Pernikahan Mendadak Dengan CEO

Pernikahan Mendadak Dengan CEO
Menyiapkan Pakaian Tuan Muda


__ADS_3

Tuan muda Joon Woo bangun dari kasur, tangannya langsung memegang pundak Akemi dan berdiri dari Kasur . Kamu tunggu sini , jangan keluar dari kamar saya dan siapkan pakaianku kata tuan muda Joon Woo pada Akemi sambil berlalu ke kamar mandi .


Akemi langsung merapikan tempat tidur tuan muda Joon Woo . Setelah selesai , ia langsung melangkah ke ruang baju tuan muda . Akemi menggeserkan salah satu pintu di ruang itu dan ternyata pintu yang di gerser Akemi tadi , ruang kerja Tuan muda Joon Woo . Mungkin pintu itu ruang baju nya gumam Akemi . Akemi pun melangkah ke arah pintu satunya lagi , ternyata benar itu ruang baju tuan muda Joon Woo . Ya tuhaaan ,,. Gila , Ini pakaian tuan muda Joon Woo semuanya gumam Akemi . Akemi melangkahkan kakinya masuk ke dalam ruangan baju tuan muda , ia langsung mencari lemari kameja kerja tuan muda . Setelah ia temukan , Akemi langsung meraih kameja berwarna putih dan lanjut mengambil celana tuan muda . Ia letakkan kameja putih dan celana di atas bangku panjang . Ia melangkah lagi mencari kaos kaki , malah laci yang ia tarik celana boxer tuan muda Joon Woo . Akemi langsung raih celana boxer dan lanjut menarik satu persatu laci mencari kaos kaki tuan muda . Di sini di kau , dari tadi saya cari ,,. gumam Akemi setelah menemukan kaos kaki tuan muda . Akemi melangkah ke bangku panjang dan meletakkan celana boxer di atas kameja dan kaos kaki di pinggir baju .


Tiba lama kemudian ,Tuan muda pun masuk ke ruang baju masih mengenakan handuk yang di lilit di pinggang . Akemi kaget melihat dada tuan muda yang bidang dan kulit yang putih kemerahan . Ini baru pertama kali Akemi melihat lawan jenis tidak mengenakan pakaian di hadapannya . Mana pakaian saya ? tanya tuan muda sama Akemi . Akemi kaget ,,, di situ jawab Akemi sambil menunjukkan jarinya ke arah bangku panjang . Tuan muda pun langsung melangkah ke arah bangku panjang , Ia meraih celana boxer dan memakainya . Lanjut meraih kameja yang sudah di siapkan Akemi . Saat tuan muda mau memakai kameja, tanpa sengaja ia bersuara , aaarrrggg .


Bola mata Akemi langsung mengarah ke tuan muda Joon Woo . Kelihatan jelas pundak sekitar lengan atas tuan muda Joon Woo lebam membiru . Akemi langsung berjalan menghampiri tuan muda Joon Woo . Lengan tuan muda kenapa ??? sambil memegang lebam di lengan atas tuan muda , Tanya Akemi pada tuan muda Joon Woo . "Memangnya kamu sudah pikun dengan kejadian tadi malam" kata tuan muda Joon Woo dengan nada kesal .


Apaaa ??? ucap Akemi kageeet .

__ADS_1


Maaf ,,, saya kirain tuan muda maling sambil mengusap tanda lebam pada lengan tuan muda .


Akemi memukul tuan muda tadi malam cukup keras menggunakan botol kaca bekas air mineral ia minum .


Sini saya bantu tuan muda pakaikan kamejanya ucap Akemi sambil menarik lengan tuan muda , sekarang mereka saling berhadapan . Akemi langsung membantu memakaikan baju dan lanjut mengancing satu persatu kancing kameja tuan muda . Setelah selesai memakaikan tuan muda kameja, ia meraih celana tuan muda . Kalau celana bisa pakai sendiri kah ? Tanya Akemi . Tuan muda Joon Woo langsung meraih celana yang di pegang Akemi tanpa menjawab pertanyaan dari Akemi . Akemi lanjut berjalan ke arah lemari jas yang tersusun rapi di dalam lemari . Setelah tuan muda selesai mengenakan celana, tuan muda langsung ke arah lemari gasper yang tersusun rapi , Tuan muda Joon Woo langsung meraih salah satu dari gesper tersebut .


Suasana di ruang baju menjadi hening seketika ,,,.


Tiba tiba tuan muda Joon Woo bersuara . Kamu masuk kuliah Kapan ? Tanya Tuan muda Joon Woo pada Akemi . "Besok " jawab Akemi singkat dan padat .

__ADS_1


Duduk ucap Akemi sambil menarik lengan tuan muda Joon Woo . Tuan muda Joon Woo pun melabuhkan patatnya di bangku Panjang . Akemi meraih kaos kaki yang ada di bangku panjang dan langsung duduk di lantai membantu tuan muda memakai kaos kaki . Tuan muda melirik ke arah Akemi .


Akemi ,,. Mulai hari ini kamu harus bekerja di kantor saya , dan besok besok setelah selesai kuliah langsung ke kantor . Tinggal di sini tidak gratis kata tuan muda Joon Woo pada Akemi . Nanti sekretaris saya akan beri alamat kantornya pada kamu ,,.. kamu berangkat ke kantor hari ini jam 09.00 pagi saja kata tuan muda Joon Woo . "Baik lah , " jawab Akemi singkat .


Ni perempuan kenapa tidak protes i - ya saat saya suruh dia kerja ,,, gumam Tuan muda Joon Woo .


Tuan muda bangun dari duduknya ,melangkah keluar dari ruang baju ke meja rias yang ada di ruang tidur tanpa sengaja melirik ke arah ranjang yang sudah rapi . Tuan muda mengambil botol berwarna hitam lalu menyemprotkan ke arah rambut nya dan langsung menyisir rambutnya , tak lupa Tuan muda Joon Woo menyemprotkan minyak wangi di tubuhnya .


Di ruang baju ,,,… Akemi meraih salah satu jam tangan tuan muda yang ada di lemari kaca , meraih sepatu di rak sepatu serta meraih jas yang ia letakkan tadi di atas bangku panjang . Dan bergegas keluar dari ruang baju ke ruang tidur . Sambil di tangannya memegang jas , sepatu dan jam , Ia menghampiri tuan muda Joon Woo . "Ini jam nya " kata Akemi pada tuan muda Joon Woo . Tuan muda langsung meraih jam yang di berikan Akemi dan memakainya di tangan kiri Sambil berjalan meraih telefon genggamnya di atas meja pinggir kasur . Akemi meletakkan sepatu di lantai dan Tuan muda Joon Woo langsung memakainya sambil melihat Email dan Whatsapp yang masuk di telefon genggamnya. Tanpa ada kata yang keluar dari mulut Tuan muda , ia langsung keluar dari Kamarnya berjalan ke arah ruang makan . Akemi bergegas keluar sambil di lengannya membawa jas tuan muda Joon Woo .

__ADS_1


__ADS_2