Pernikahan Mendadak Dengan CEO

Pernikahan Mendadak Dengan CEO
Menuju Ke Korea


__ADS_3

Akemi terjaga dari tidurnya karena ada yang menindihnya , Kaget saat matanya terbuka tuan muda Joon Woo sedang memeluk . Astaga ia kan tidak memakai pakaian gumam Akemi rasa takut menghantuinya . Perlahan menggeserkan tangan tuan muda Joon Woo .


Tiba tiba tuan muda bersuara … jangan bergerak ucap tuan muda Joon Woo. Akemi dapat rasakan dada tuan muda Joon Woo menempel setengah tubuhnya dan merasakan tetesan air di atas bahunya . Akemi langsung mengarahkan wajahnya melihat wajah tuan muda Joon Woo , tuan muda Joon Woo kenapa menangis ? tanya Akemi Kaget . Tuan muda Joon Woo hanya menggelengkan kepalanya , temani saya tidur sebentar saja ucap tuan muda Joon Woo pada Akemi . Mau tidak mau dengan terpaksa Akemi mengikuti , lagian pula Tuan muda Joon Woo juga sangat terpukul setelah ke hilangan nenek Chung Cha .


Tidak sampai setengah jam Akemi tertidur lagi sambil memeluk lengan tuan muda Joon Woon . Mungkin pengaruh obat yang di minum Akemi . Tuan muda Joon Woo perlahan duduk dan melirik ke Akemi yang lagi tidur . Aku dari tadi tidak bisa tidur , dia malah bisa bisanya berani tidur pules . Bola mata tuan muda Joon Woo langsung tertuju ke arah dalam selimut , ia langsung menelan salivanya . Langsung Tuan muda Joon Woo buru buru bangun dari Kasur dan melangkah ke kamar mandi .


Tidak lama di kamar mandi , tuan muda Joon Woo langsung mengenakan kameja yang terkena air teh tadi . Ia keluar sebentar meminta pelayannya mengambilkan koper pakaiannya dan Akemi . Kembali masuk lagi berjalan ke arahh kulkas yang tidak jauh darinya , mengambil air mineral dan langsung meminumnya . Tuan muda Joon Woo melihat Akemi sedang mengeliat tubuhnya yang masih di atas ranjang , ia langsung melangkah menghampiri Akemi sambil membawa air mineral bekas ia minum tadi . Mau minum ? tawar tuan muda Joon Woo . Akemi hanya menganggukkan kepalanya, tuan muda Joon Woo memberi sisa mineral nya di tangannya pada Akemi . Akemi duduk dari tubuh perlahan sembil memegang selimut di dadanya dan langsung meraih air mineral dari tuan muda . Tadi saya sudah minta pelayan mengantar koper kata tuan muda . Akemi yang sedang menguk air mineral hanya mengangguk kepala .


Setelah habis air mineral , Lin memberanikan minta tolong pada tuan muda Joon Woo. Maaf Tuan muda , boleh ambilkan saya kimono kah ? tanya Akemi . tuan muda Joon Woo hanya diam sambil melangkah ke lemari , ia langsung meraih kimononya dan melemparkan ke Akemi . Baru kali ini Aku di suruh gumam tuan muda . Akemi buru buru memakai kimononya ,membelakangi tuan muda Joon Woo . Tuan muda Joon Woo hanya tersenyum melihatnya .

__ADS_1


Tidak lama kemudian pelayan mengantar koper tuan muda Joon Woo dan Akemi ..


Setelah pelayan keluar , Akemi langsung membuka koper tuan muda Joon Woo . Setelah berhasil terbuka kopernya langsung mengambil boxer , kameja putih , jas hitam dan celana hitam . Akemi menghampiri Tuan muda Jiem yang sedang duduk di sofa . Tukar sekarang i-ya celananya ucap Lin . Tuan muda Joon Woo lagi lagi hanya mengangguk kepalanya . Lin menyerahkan celana warna hitam dan boxer , tuan muda langsung meraih dan berdiri menukarkannya . Akemi langsung menjauh dan membelakangi tuan muda Joon . Setelah tuan muda Jiem selesai memakai boxer dan celana . Kameja saya ucap tuan muda . Lin mengambil kameja berwarna putih tuan muda Joon Woo dan bersuara .. tangannya masih sakit kah tuan muda ? . Masih jawab tuan muda Joon Woo . Akemi mencari tas ranselnya . Kamu cari apa ? tanya tuan muda Joon Woo. Tas ransel saya tuan muda , salepnya ada di dalam tas ucap Akemi . Tas ransel kamu ada di luar . Setelah Lin mendengar tas ranselnya ada di luar , ia langsung melangkah ke arah pintu . Hey … kamu mau kemana ? tanya tuan muda pada Akemi . Mau keluar sebentar ambil tas ucap Akemi . Keluar mau pakai kimono ? kamu mau di lihat sama pengawal pribadi saya dan sekretaris nenek Chung Cha yang ada di luar apa ? ucap tuan muda dengan nada marah . Tidak usah pakai salep ucap tuan muda dengan nada marah . Akemi langsung membalikkan arahh ke tuan muda Joon Woo sambil melihat kimono yang ia pakai , astaga kimono tembus pandang gumam Akemi dengan wajah memerah . Buruan bantu saya pakaikan kamejanya , kenapa dengan wajah kamu ? Tanya tuan muda Joon Woo santai . Kenapa beri saya kimono ini tanya Akemi sambil menunduk kepala . Kamu minta kimono saya ambilkan lah , saya juga tidak tau itu kimono tembus pandang ucap tuan muda Joon Woo. Lin langsung meraih kameja berwarna putih dan memakainya ke tubuh tuan muda Joon Woo . Tuan muda Joon Woo melirik wajah Akemi yang sedang mengancing kancing kamejanya satu persatu, jari jemari Akemi yang halus mengena dada tuan muda Joon Woo . ia menelan salivanya melihat tubuh Lin yang terbungkus kimono dan belahan gunuung kembar milik Lin terlihat jelas . Lin Belum selesai mengancing Kancing kameja sampai atas , tuan muda langsung duduk dengan wajah dingin dan datar .



Kamu sana bersiap , kalau ada yang masuk ke kamar melihat kamu pakai kimono seperti ini gimana ucap tuan muda pada Akemi .


Wajah Akemi memerah menahan malu langsung menunduk kepalanya . Ia langsung membuka kopernya dan meraih paper bag yang di dalam paper bag ada blouse hitam yang di beliin tuan muda Joon Woo sebelum berangkat ke bandara tadi . Akemi langsung bergegas melangkah ke kamar mandi untuk menukar bajunya .

__ADS_1


Akemi keluar dari kamar mandi berjalan ke arah tuan muda , maaf tuan muda … bisa minta tolong resleting blousenya , Tangan saya tidak sampai ucap Akemi . Tuan muda Joon Woo bangun dari duduknya dan membantu resleting blouse Akemi . Lagi dan lagi tuan muda Joon Woo menelan saliva nya melihat lengkuk tubuh Lin dan kemulusan kulit Akemi . Setelah selesai …Tuan muda Joon Woo langsung memeluk Akemi dari belakang , tangan tuan muda Joon Woo melingkar ke pinggang Akemi . Bibiir tuan muda di tempelkan ke pundak Akemi , Akemi kaget .,,


Sebentar , saya ingin memeluk kamu sebentar saja ucap tuan muda Joon . Detak jantung Akemi tiba tiba berdegup kencang sensasinya dapat di rasakan hingga leher . ada apa denganku ? gumam Akemi .


Akemi perlahan membalikkan tubuhnya ke berhadapan dengan tuan muda Joon Woo . Tuan muda kenapa tanya Akemi menatap wajah tuan muda Joon Woo .


Akemi , jika di luar jaga pakaian dan sikap kamu . Jangan sampai lelaki hidung belang mengincar mu . Kalau terjadi sesuatu atau kamu buat masalah , saya yang akan report karena nenek sudah beri saya tanggungjawab sepenuhnya menjaga kamu dan kamu juga berhak memilih pasangan hidupmu . Nanti jika kamu sudah ingin hidup bersama pasanganmu jangan segan segan beritahu saya , agar saya bisa mengurus perceraian ucap tuan muda Joon Woo sambil menundukkan kepalanya .


Akemi tidak bicara apa apa … dia kaget mendengar ucapan tuan muda Joon Woo barusan .

__ADS_1


__ADS_2