Persahabatan R

Persahabatan R
Chapter 15


__ADS_3

Sesampainya di perumahan tempat mereka tinggal, mereka berdua pulang ke rumah masing-masing dan setelah itu ketemuan kembali di rumah Raido.


"Assalamualaikum!"


"Waalaikumsalam!"


"BEH?!"


Baru saja melepas helmnya dan mengucapkan salam, seketika langsung dibalas dari Jekta yang membuat Raido kaget. "Lah?! Kagak kerja lu mas?!" Tanya Raido yang masih dalam keadaan kaget karena melihat Jekta sudah pulang. Seharusnya jam segini, Jekta masih bekerja. Jekta memiliki bisnis sebuah cafe yang lumayan laris setiap harinya. "Kagak kerja kagak kerja, liat pake mata, gua cuman pulang bentar kesini" Sahut Jekta. Raido pun bertanya dan duduk di motor nya "Ada apa?". Jekta pun mulai menatap tajam dan serius Raido. Raido yang ditatap seperti itu pun mulai berkeringat. "Ke..Kenapa, mas?" Tanya Raido yang sudah ketakutan dan ragu.


"Kau tadi kaburkan, dari razia bareng temen mu?"


"Hah?"


Keringat Raido pun bercucuran dan berusaha untuk tetap santai dan menjawab pertanyaan dari Jekta dengan tenang.

__ADS_1


"Tapi.. Tadi aku ke sekolah bareng temen ku lewat jalan lain karena.. Udah dapat kabar dulu sebelum pergi kalau ada razia"


"Kagak usah bohong, Raido. Udah bener-bener yang dua orang kabur dari razia tadi itu kau sama Refta"


"Kagak ada, mas!"


"Jangan bohong, Raido! Temenku lihat pake kepala mata mereka sendiri!"


"Ya udah! Ya udah!"


Raido pergi memasuki rumahnya dan tidak lupa menemui nenek dan tantenya yang sedang santai di ruang tengah sambil menonton film di televisi. Setelah itu Raido pergi ke kamar Zeran. "Ran, lu mau ik-" Seketika terhenti bicara nya Raido saat dia membuka pintu kamar adiknya dan melihat ke dalam kamar adiknya, adiknya tidak ada. "Lah? Kemana lagi nih bocah?" Gumam Raido yang melihat ke sekeliling isi kamar Zeran. Melihat Raido yang terdiam kebingungan melihat sekeliling isi kamar Zeran, ibunya pun menghampiri Raido sambil membawa sepiring kentang goreng "Raido udah pulang?". Perhatian Raido pun teralihkan ke ibunya dan ia pun mencium tangan ibunya.


"Udah selesai latihan nya?"


"Heheh! Udah, bund! Oh, ya, bund, Zeran mana?"

__ADS_1


"Hm? Oh, Zeran. Dia ada di kamar kamu, lagi nonton. Oh, ya, bunda juga ada goreng kentang buat kamu juga, berbagi dengan Zeran, ya"


Setelah itu ibunya pergi ke ruang tengah untuk menikmati kentang goreng bersama tante dan nenek sambil menonton acara film di televisi dan Raido pergi menghampiri Zeran di kamarnya.


*Brak!!


"HAH?!" Zeran pun kaget karena abangnya tiba-tiba memasuki dan membuka pintu kamarnya dengan kasar.


"MAS! BISA KETUK DULU GAK SIH KALO MAU MASUK?!"


"Suka-suka gua lah! Kamar-kamar gua"


"Eee.. Iya juga sih"


...-------...

__ADS_1


__ADS_2