Persahabatan R

Persahabatan R
Chapter 27


__ADS_3

Beberapa menit sebelum upacara dimulai, petugas inti dari upacara latihan terlebih dahulu sebentar agar tak salah nantinya. Disaat sedang latihan, Raido sedang berbincang sebentar dengan Vanno.


"Dasi lu napa kek gitu? Berantakan banget"


"Dah hampir telat tadi, jadi asal ikat aja"


"Hee.. Ikat ulang napa, pakaian lu jadi gak rapi karena dari lu berantakan kayak gitu"


"Iya! iya!"

__ADS_1


Setelah itu, Raido membuka kancing jas seragam putih petugas dan menurunkan sedikit untuk ia memperbaiki dasi nya. Saat sedang ia membongkar dan menguraikan ikatan tali dasinya, tampak Fira yang sedang berjalan dan kelihatan akan menghampiri mereka berdua. Raido pun terdiam memandangi Fira. Vanno yang melihat Raido terdiam seperti itu menjadi heran dan bertanya-tanya, ntah apa yang membuat nya seperti ini. "Mas Vanno" Ujar Fira yang menghampiri mereka berdua. "Huh? Fira? Kenapa?" Tanya Vanno. "Kau.. Ada topi lebih, gak?"


"Enggak ada, memang nya kenapa, dek? Kau gak bawa topi?"


"Topi ku hilang"


Sesampainya di kelas 10. 1, Raido masuk ke kelasnya dan lekas mengambil topinya yang berada di dalam tasnya dan Fira menunggu di depan kelas. Tak lama setelah itu, Raido keluar dari kelasnya dengan membawa topinya "Ini, topinya". Diberikan lah topi tersebut ke Fira. Fira pun merasa lega setelah mendapatkan topinya karena ia bisa lolos dari razia perlengkapan nanti. "Huf.. Alhamdulillah.. Makasih ya, Raido! Topinya aku pinjem dulu, ya" Ujar Fira sambil memakai topinya. "Hehe, iya, pakai aja dulu" Jawab Raido dengan terkekeh. Setelah memakai topinya, Fira terdiam sejenak memandangi dasi Raido yang berantakan. Raido yang baru saja selesai memakai peci nya pun kebingungan melihat Fira yang terdiam begitu. Tak lama setelah itu, Fira sedikit mendekat ke Raido dan ia pun memperbaiki dan mengikat dasi Raido dengan benar dan rapi. Raido pun hanya bisa terdiam kaget, wajahnya memerah, jantung nya terasa berdetak dengan kencang dan cepat. Mungkin dia memang diam saat Fira memakaikannya dasi, tetapi didalam hatinya Raido sedang DJ.


"Kau ini gak bisa pakai dasi atau gimana?" Tanya Fira dengan sedikit jengkel sambil mengikat dasinya Raido. Raido pun menjawabnya dengan gugup dan terkekeh "Hehehe, ta-tadi gak keburu, soalnya takut terlambat, jadi.. Asal ikat aja tadi, hehe!". Fira pun membalasnya dengan tertawa dengan senyuman nya yang manis. Hal tersebut semakin membuat Raido gugup hingga salting. Wajahnya semakin memerah dan jantung berdetak dengan kencang dan cepat. Tak lama setelah itu, Fira pun selesai mengikat dasinya Raido. Hasilnya rapi dan bagus.

__ADS_1


"Ma-Makasih, ya. Kau.. Ikatnya sangat rapi"


"Hehehe, terimakasih juga"


"Woi, Raido"


Seketika salah satu teman sekelas Raido datang menghampiri mereka. "Masih pagi dah mau ngebucin, bentar lagi bel, kita dah disuruh buat langsung susun barisan" Ujar temannya. "Mulut lu itu! Ee.. Fira, aku.. Duluan ya" Ujar Raido yang sempat memarahi temannya sebentar dan setelah itu berpamitan dengan Fira. Fira pun menjawabnya dengan singkat dan tersenyum "Ya". Setelah itu Raido dan temannya tersebut lekas pergi ke lapangan.


...***...

__ADS_1


__ADS_2