
Pukul 17:16
__ADS_1
"Assalamualaikum! Refta!"
__ADS_1
"Tunggu bentar!"
__ADS_1
"Heeh.. Anak kucing!" Seru mereka berlima yang lucu dan gemes melihat anak kucing tersebut. Anak kucing tersebut memiliki warna belang yaitu, kucing, putih dan coklat dan dengan mata hitam mungilnya. Mereka berlima pun jongkok dan memainkan anak kucing tersebut. Mengelus-ngelusnya, bahkan menggelitiknya. "Saha atuh yang punya nih anak kucing?" Tanya Zeran. Setelah itu dijawab lah dari Raido yang sedang mengelus anak kucing tersebut "Lu aja kagak tahu, apalagi kita". "Kasih nama siapa nih?" Tanya Refta sambil mengelus anak kucing tersebut. "Usman Abdul Jalil Sisha" Ujar Raido. Seketika Jekta, Sohan, Refta dan Zeran terdiam dan menatap ke arah Raido. Mereka berempat seketika teringat dengan salah satu video yang dimana seseorang ada menamai kucingnya seperti itu. "What the ****?" Ujar Refta yang masih menatap sahabat nya itu. Zeran pun sedikit merasa lucu teringat video itu, setelah itu ia melihat ke arah belakang mereka dan ekspresi wajahnya Zeran yang awalnya biasa-biasa saja, menjadi panik hingga keringat dingin. Zeran jongkok tepat di disampingnya Sohan tetapi menghadap ke samping juga. Sohan yang jongkok di sebelahnya menyadari ekspresi Zeran pun, mulai heran dan bertanya "Napa lu? Kok ekspresi lu gitu amat?". "Mending lu tengok tuh, di belakang lu" Ujar Zeran dengan datar dan panik.
__ADS_1
Sohan sempat kebingungan dan akhirnya menoleh lah ia kebelakang dan saat dilihat ke belakang.. "?! Wo-Woy! Woy!" Pekik Sohan sambil menepuk-nepuk pundak Jekta. Jekta pun kesal karena Sohan menepuk-nepuk pundak nya dengan kuat yang membuat pundaknya sendiri menjadi sedikit kesakitan dan akhirnya menghentikan tangan Sohan untuk menepuk-nepuk pundaknya. Setelah itu Jekta pun bertanya dengan begitu kesalnya ke Sohan "Kenapa sih?!". "Itu!" Pekik cempreng Sohan yang sudah ikutan panik. Alhasil dilihat lah kebelakang dari Jekta yang disusul juga dari Raido dan Refta karena penasaran. Ternyata, saat di lihat dari mereka kebelakang..
__ADS_1