Persahabatan R

Persahabatan R
Chapter 9


__ADS_3

"Assalamualaikum..!"


"Waalaikumsalam! Tunggu bentar!" Teriak lembut Refta dari dalam rumah. Tak lama keluar lah Refta dari rumahnya. "Eh, Rai! Ada apa?" Tanya Refta. "Ehe, sebelumnya gua lagi ganggu gak nih?" Tanya Raido.


"Ahaha! Enggak kok! Jadi, ada apa?"


"Ya.. Gini, gua ada di ajak kakak sepupu gua untuk.. Nobar film horor di bioskop, lu mau ikut?"


"Hah?? Sungguh?! lu ngajak gua?!"


"Ya, kenapa?"


"Ya.. Gua takut jadi merepotkan nantinya.."


"Oww.. Ayo lah! Jangan seperti itu!" Ujar Raido sambil menepuk bahu Refta. "Kita ini dah lama dekat, jangan kayak baru dekat. Lu juga sahabat dekat gua yang udah gua anggap kayak keluarga gua sendiri" Lanjut Raido. Refta pun tersenyum tipis dan berkata "Ok lah kalau gitu, gua bersiap-siap dulu".


"Si Runsa di ajak juga ya"


"Gapapa?"


"Gapapa"


"Ok"


"Ok deh! Kalau gitu gua tunggu di rumah ya! Gua mau siap-siap dulu!"


"Sip!"


Raido pun pulang kembali ke rumah nya untuk bersiap-siap. Raido malam ini akan memakai baju kaos hitam dengan kemeja kotak-kotak tidak dikancing dan lengan bajunya digulung hingga siku-siku. Beberapa menit berlalu, semuanya sudah siap bahkan Refta dan adiknya juga sudah tiba di rumah Raido. Rombongan kali ini yang pegi remaja-remaja dan anak-anak, karena memang kakak sepupunya Raido sengaja mengajak adik-adik sepupunya untuk jalan-jalan malam ini.


"Semuanya dah siap kan?"

__ADS_1


"Sudah!"


"Yo dah, kita berangkat!"


"AYO!!" Sorak serempak semangat mereka semua karena akan jalan-jalan malam ini. Tidak hanya akan ke bioskop untuk menonton, mereka juga akan berkeliling ke mall. Kebetulan adik Raido dan Refta ingin membeli manga disana.


1 Setengah Jam berlalu, akhirnya mereka tiba di bioskop. Film yang akan mereka tonton adalah film yang bergenre kan horor. Mereka sangat menikmati film horor tersebut selama 1 jam lebih dengan ada beberapa scene yang menakutkan seperti jumpscare. Selesai nya film, mereka pun mampir sebentar di sebuah tempat makan untuk mengisi perut karena lapar. Selesai dari makan, mereka pun pulang.


Di halaman sekitaran depan rumah Raido, Refta berjalan ingin pulang sambil menggendong adiknya, Runsa. Seketika..


"Refta!"


Refta pun menoleh ke belakang dan ternyata Raido lah yang memanggilnya dan menghampirinya.


"Lu udah mau pulang?"


"Ya, memang nya ada apa?"


"Nginep di rumah gua yuk, malam ini, kita nobar!"


"Ok! Gua tunggu di teras rumah gua, ya"


"Beres deh!"


Refta pun pulang ke rumahnya dulu sebentar untuk mengantar adiknya dan meminta izin untuk menginap di rumah Raido satu malam ini. Orang tua Refta pun mengizinkannya. Setelah meminta izin dan mengantarkan adiknya, Refta pun pergi ke rumah Raido.


"Assalamualaikum- HEH?!"


Baru saja Refta masuk ke teras rumah Raido, seketika dirinya sudah disambut dengan Raido yang memakai topeng hantu yang menyeramkan yang akhirnya membuat Refta kaget.


"Ahahahahaha! Kaget ya?"

__ADS_1


"Rai, sumpah, baru aja tadi nonton horor, lu kagetin lagi pakai topeng yang kek beginian. Kagak bisa tidur nanti gua!"


"Udah ah! Sans aja, lagian, kalau lu lihat hantu juga lu pasti bakal hajar hantu itu secara refleks"


"Serah lu ah."


"Udah, yok masuk! Kita bikin mie samyang buat makan sambil nobar nanti!"


Mereka berdua pun pergi ke dapur rumah Raido untuk membuat mie samyang. "Rai, minumnya minum apaan kita?" Tanya Refta yang sedang melihat ke isi kulkas. Raido pun menjawab sambil membuka bungkusan mie "Ada susu gak di situ?"


"Ada"


"Susu pisang?"


"Iya"


"Ada berapa botol di situ?"


"Empat botol"


"Ambil dua botol aja, Ref. Lu pindahin ke gelas, pake es batu juga"


"Ok!"


Refta pun mengambil dua gelas dari rak gelas dan memindahkan dua botol susu pisang tersebut ke dua gelas yang sudah ia ambil. Tak lupa juga diletakkan dengan es batu juga. Disisi lain, Raido sedang menunggu air mendidih untuk merebus mie nya. Tak lama setelah itu, air pun mendidih, Raido mencelupkan kedua mie tersebut ke dalam air rebusan tersebut. Dua minuman susu pisang juga sudah selesai di sajikan dari Refta. "Rai, gua minta kiko nya satu, ya" Ujar Refta yang mengambil satu kiko dan menutup kulkasnya. "Ya, ambil aja" Jawab Raido. "Eh, ambilin gua satu juga dong, kikonya" Lanjut Raido. Refta pun mengambil satu lagi kiko dari dalam kulkas dan memberikannya ke Raido.


"Makasih, ya"


"Ya"


Mereka berdua pun menunggu mie tersebut matang sambil menikmati kiko. Tetapi, saat sedang menunggu mie nya matang dan menikmati kiko...

__ADS_1


*Brug!!


"?!" Mereka berdua kaget sontak melihat ke sekitar.


__ADS_2