
Saat sudah mencuci piring nya, ia pun kembali ke kamarnya dan bersantai sambil memainkan handphone nya.
Pukul 10:05 , bunda nya menghampirinya di kamar dan bilang "Raido, mau ikut bunda gak??"
"Uh? Kemana?"
"Ya, Biasa, belanja, sekalian jalan-jalan, Jekta juga ikut"
"Ya udah deh, Raido siap-siap dulu kalo gitu"
"Cepetan ya"
"Iyaa" Jawab Raido. Raido pun beranjak dari tempat tidur nya dan mengcharsing handphone nya. Ia mengambil baju nya dan mengganti dengan baju yang akan ia pakai untuk pergi. Tepat dengan 1 menit setelah itu, Raido pun sudah siap dan menghampiri yang lain di halaman depan rumah mereka. Yang akan ikut pergi adalah Raido, Jekta, tantenya dan ibunya. Selang beberapa menit setelah itu Grab yang di pesan dari Jekta pun tiba dan mereka segera berangkat ke stasiun kereta.
kurang lebih 12 menit, mereka pun tiba di stasiun Tanggerang dan segera pergi masuk ke stasiun. Saat masuk ke stasiun...
"Kereta dengan tujuan kita baru aja berangkat.."
"HAH?! BENERAN?!" Jawab Raido yang kaget. "Bentar dulu ya, ibu tanyain sama satpam nya". Ibu nya Raido pun pergi bertanya dengan satpam yang berada di situ.
"Ya bu, keretanya baru aja udah jalan tadi" Ujar satpam nya. "Ohh.. Ya udah, makasih ya pak" Jawab ibunya Raido. Setelah itu, ibunya Raido pun menghampiri mereka lagi dan berkata "Ya, baru aja kereta yang harus nya kita naiki udah jalan". Raido yang mengetahui pun hanya bisa terdiam pasrah dan berkata "Huhu.. Kira-kira bakal lama gak..". Jekta pun menjawab "Sabar aja, mungkin gak akan terlalu lama juga". Akhirnya pun mereka menunggu sejenak dengan duduk. Jekta dan Raido duduk sambil sibuk dengan handphone mereka masing-masing dan seketika Raido berkata kepada Jekta "Bang"
"Uh? Kenapa?"
"Perasaan ku.. gak enak bah..."
__ADS_1
"Hah? Kenapa memang nya? Ada yang kau lupakan??"
"Enggak, bukan itu.."
"Jadi??"
*Twitt!!
"HAH?!!" Teriak Jekta dan Raido secara serentak. Seketika handphone Raido menerima telpon dari ayah nya secara tiba-tiba yang membuat mereka berdua kaget. Raido bahkan sampai melempar handphone nya ke atas, tapi untung nya berhasil ia tangkap lagi. Setelah itu Raido pun mengangkat telponnya.
"Assalamualaikum, yah"
"Waalaikumsalam, Rai. Raido, kalian udah nyampe?"
"Ohh.."
"Yang lain udah pergi berenang ya, yah?"
"Iya, baru aja pergi"
"Ayah gak ikut?"
"Enggak, di rumah aja"
"Di rumah ada siapa aja selain ayah sama nenek?"
__ADS_1
"Ada tante Jul sama om Sepka dengan anak-anaknya"
"Ohh.. Zeran ikut atau enggak, ayah?"
"Bilangnya sih, katanya dia nyusul, tergantung juga kalau kerja kelompok nya cepat selesai"
"Ohh.."
"Yo dah deh ya, Rai, ayah matiin telpon nya"
"Oh, iya, yah"
*Twit!
Secara bersamaan pun, Raido dan ayahnya mematikan telpon nya. "Ayah ya?" Tanya bang Jekta. Raido pun menjawab "Hooh, ayah nanya udah nyampe mana, ya.. ku jawab kita baru aja nyampe stasiun kereta. Katanya di rumah, lagi ada tante Jul sama om Sepka dengan anak-anaknya". "Ohh.." Jawab Jekta. Tak lama kemudian..
*Kruukkk~
Jekta yang mendengar suara itu yang berasal dari samping nya terdiam dan menoleh ke sebelah nya. Raido pun hanya bisa diam dengan rasa malu. "Kau lapar, Rai?" Tanya Jekta. Raido pun yang masih merasa malu dengan kejadian tadi hanya bisa mengangguk kepalanya dengan pelan. "Bilang aja atuh, jangan malu-malu" Jawab Jekta. Tak lama setelah itu bunda nya Raido pun melanjutkan "Raido kenapa? Lapar?". "Ya, bund" Jawab Raido. "Gak jajan aja dulu?" Tanya tantenya. "Perasaan tadi dah makan nasi lauk ayam semur kecap deh.." Ujar bunda Raido. "Memang iya, tapi gak tahu kenapa lapar lagi"
"Perasaan dah dua kali tambah makan deh tadi lu"
"SEMBARANG LU MAS!"
Jekta pun membalasnya dengan tertawa.
__ADS_1