Persahabatan R

Persahabatan R
Chapter 31


__ADS_3

"Oh, ya, yang lu tadi manggil gua terus nyamperin kesini, ada apa?" Tanya Raido. "Enggak, gak jadi" Jawab Zeran dengan santai dan langsung meninggalkan ruang makan. Terbelalak lah mata Raido dengan kesal. Berdirilah dia dan keluar lah kata-kata mutiara nya "WAH BANGSAT LU!".


...***...


Beberapa menit berlalu, Raido sudah selesai makan dan langsung mencuci piringnya. Setelah selesai mencuci piringnya, Raido pergi ke kamarnya dan mengganti bajunya. Selesai nya ia berganti baju, ia pun mengambil handphone dan menghempaskan tubuhnya ke kasur dan memainkan handphone nya. Saat di buka handphone nya, terdapat notifikasi pesan WhatsApp dari Refta.




__ADS_1


Dimatikan nya lah handphone dan di letakkan di kantong celananya. Setelah itu ia mengambil dan memakai hoodie nya, mengambil kunci motornya dan tak lupa membawa dompet. Sebelum ia pergi, Raido berpamitan dulu dengan orang-orang yang berada di rumahnya, kecuali Zeran. Firasat yang tak enak selalu tiba jika berpamitan dengan Zeran. Kali ini, Raido pergi diam-diam tanpa sepengetahuan Zeran. Tapi, seketika..


"Mau kemana lu?" Tanya Zeran yang melihat sang abang nya sudah mengeluarkan motornya. Raido pun terdiam dan bernafas pasrah. "Mau ke rumah temen, minjem buku" Jelas tenang Raido.


"Pinjem buku apa?"


"BUKAN URUSAN ELO!"


Raido yang sudah kesal pun memakai helm nya dengan kasar dan setelah itu pergi dengan mengendarai motor nya. Zeran pun hanya terdiam dengan ekspresi shock dan mata terbelalak saat abang nya membentak. "Gua sumpahin tengah jalan mogok lu" Gumam Zeran sambil melihat ke luar.


Beberapa menit setelah itu, mereka pun tiba di pet shop. Mereka memarkirkan motor mereka dulu dan setelah itu pun memasuki pet shop dan berkeliling di bagian keperluan kucing sambil melihat-lihat yang mana kah yang akan mereka beli.

__ADS_1


"Hey, ngomong-ngomong, kucing ini umurnya berapa?" Tanya Raido sambil berjalan. Refta yang sedang berjalan juga seketika berfikir keras dan setelah itu menjawab "Cara ngitung umur kucing gimana, sih?". Raido pun terdiam jengkel.


"Gua kira lu tahu"


"Lu tahu?"


"Tempe, sih"


"Bukan itu yang gua maksud! Maksud gua, lu tahu cara ngitung umur kucing?"


"Tengok YouTube"

__ADS_1


"Gak membantu lu"


Akhirnya pun mereka berdua pasrah. "Jadi, gimana?" Tanya Refta. Dijawablah dari Raido "Ya cari lah, kita cari makanan nya dulu, yang whiskas boleh, yang ikan itu, yang sereal juga ada, kan?". Refta pun menjawabnya dengan mengangguk-angguk. Setelah berjalan berkeliling sambil berbincang-bincang, mereka pun menemukan bagian makanan kucing. Disitu, mereka melihat-lihat berbagai makanan kucing dan memilih untuk dibeli untuk makanan anak kucing tersebut. Tidak lupa mereka juga mencari tanah untuk anak kucing nya, tempat tidur kucing, dan mainan untuk kucing.


__ADS_2