
Ternyata yang mereka lihat yang baru saja berjalan memasuki Gramedia adalah Fira Kiranto dan Vanno Kiranto, mereka berdua merupakan kakak beradik yang bersekolah di sekolah yang sama dengan Raido, Refta dan Sohan. Vanno duduk di kelas 2 SMA sedangkan Fira di kelas 1 SMA. Vanno juga merupakan teman satu geng mereka dan Fira juga berteman dengan mereka. Vanno juga merupakan ketua osis di sekolah mereka. Banyak yang mengira Raido dan Fira pacaran, aslinya tidak karena mereka berdua juga memang dekat dan cocok. Itu yang membuat satu sekolah ship couple mereka.
Sohan dan Refta terdiam membeku dengan ekspresi menganga dan Raido yang terdiam menatap Fira. Zeran dan Runsa pun kebingungan kenapa mereka bertiga membuat ekspresi seperti itu. "Kenapa, mas?" Tanya Zeran ke mereka bertiga yang masih terdiam membeku menatap Fira dan Vanno. Tak lama setelah itu, menyadari jika ada temannya yang sedang menatapinya, Vanno pun menyapa mereka "We!". "We!" Jawab Sohan, Raido dan Refta dengan serempak dan seketika yang membuat orang sekitar mereka kaget. Zeran menatap heran dan jengkel mereka bertiga sedangkan Runsa hanya menatap polos.
"Rai! Pacarmu!"
"Dah ku bilang kita kagak pacaran!" Pekik Raido sambil menyenggol pelan kaki Refta. Setelah itu Vanno dan Fira pun menghampiri mereka. "Yo! Rombongan, ya?" Tanya Vanno yang menghampiri mereka dan disusul juga oleh Fira di belakangnya.
__ADS_1
"Hehe, ya, kalian, berdua aja?"
"Hooh, biasalah, yang di sebelah gua, mau keringin dompet gua"
"Bilang apa barusan?"
"Enggak" Jawab Vanno dengan singkat sambil membuang pandangannya dan memegang lehernya. Sohan, Raido dan Refta hanya menahan tawa mereka. "Cari apa, Ra?" Tanya Raido. Fira pun menjawab "Mau cari buku novel di sebelah sana, tapi nemenin abang ku dulu nyari manga nya dia". "Ya udah, aku temenin nyari novelnya sekarang, mau?" Tawar Raido. "MODUS NJING!" Teriak Sohan, Vanno dan Refta dengan serempak ke Raido dan Zeran dengan Refleks menutup kedua telinga Runsa.
__ADS_1
"Kau tidak perlu untuk mengetahuinya"
"Apaan sih cok! Apa salahnya nemenin dia cari novelnya?!" Sahut Raido. Vanno pun menjawab "Gua bisa temenin dia nanti!".
"Kelamaan ntar!"
"Memangnya masalah buat kau?"
__ADS_1
Raido pun terdiam karena merasa sudah tercounter dan Vanno tersenyum-senyum dengan senyuman Pepsodent nya. Setelah itu Fira berbicara dan memberi saran serta bertanya ke abangnya "Gini aja, deh, aku sekarang langsung cari buku novel ku ditemenin sama Raido aja, gak apa-apa, kan, Mas?". Terbelalak lah mata Vanno menatap adiknya sekejap dan setelah itu menatap ke Raido. Raido dengan sok polos nya tak mengerti dan teleng. "Boleh, kan, Mas?" Tanya sekali lagi dari Fira untuk memastikan apakah abangnya membolehkannya untuk mencari novelnya bersama Raido. "Hm, ya udah deh, gak apa-apa, ntar pokoknya kalau kita dah pada udah langsung kumpul depan pintu masuk" Jawab Vanno yang akhirnya mengizinkan. Lagian, Vanno mengenal Raido dan juga ingin mendukung ship couple mereka berdua. Disisi lain juga, Vanno bersyukur karena dompet nya tak jadi kering dan kosong karena ulah adiknya itu dan selamat berkat Raido. Setelah itu Raido dan Fira pergi ke bagian koleksi buku novel untuk mencari novel. Awalnya Raido ingin mengajak Zeran, tapi Zeran tidak mau dan akhirnya ikut dengan Sohan. Begitu juga dengan Runsa dan Vanno.
...***...