
"Fiiraaa!"
Seketika Kira datang dengan membawa dua buah mangkuk plastik mini yang berisikan es serut yang disirami coklat. "Ini! Satu buat mu!" Ujar ceria Kira sambil memberikan semangkuk es kepal coklat. Fira pun menerimanya dengan tersenyum dan mengucapkan terimakasih kepada Kira dan Kira membalasnya dengan terkekeh. Setelah itu Kenzo langsung bertanya dengan sedikit bengong "Buat kita nya?". "Beli sendiri" Sahut Kira dengan datar dan langsung menyantap es kepal coklat nya. Kenzo pun membuat ekspresi wajah manja dan langsung diraup wajahnya dari Refta.
"Oh, ya, kau.. Mau ku anterin pulang?" Tanya Raido ke Fira. Fira pun menjawab "Oh, aku tadi udah telpon papa ku buat jemput aku, jadi.. Kau gak perlu repot-repot, Raido". "Memangnya kau gak pulang sama abang mu, Fi?" Tanya Kenzo seketika dengan sedikit heran. Setelah itu langsung lah dijawab dari Raido "Kan si Vanno lagi rapat osis, Ken". "Iya, kan tadi gua udah ada bilang, kalau si Kenam rapat osis, otomatis si Vanno juga lah!" Sahut kesal Refta.
"Selow kalian berdua! Aku nanya baik-baik! Satu lagi, aku ini pelupa, jadi maklum kan aja!"
"Enggak"
"Ok, aku diam"
Kenzo pun hanya bisa pasrah dan terdiam, membuang pandangannya dengan sedikit merasa marah dengan dua temannya itu. "Ya elah, Ken, udah maen langsung marah gitu" Ujar Refta. Kenzo pun hanya menjawab dengan singkat dan padat "Enggak". Fira dan Kira pun tertawa melihat tingkah laku mereka itu.
__ADS_1
"Oh, ya, kita.. Duluan, ya? Tadi udah nelpon buat dijemput, kan?"
"Udah, kok! Kau tenang saja"
"Ya udah, kita bertiga duluan, ya"
"Ya, hati-hati dijalan, ya!"
Setelah itu pun, Raido, Refta dan Kenzo pun pulang ke rumah mereka masing-masing.
Pukul 19:20 malam
Raido baru saja sampai dirumahnya setelah dari masjid tadi. Sesampainya di rumah, Raido langsung ke ruang makan karena ingin makan. Saat di ruang makan, di buka lah tudung saji dan tersedia beberapa lauk. Raido pun mengambil piring dan meletakkan nasi di piringnya dan setelah itu duduk di meja makan dan makan dengan beberapa lauk yang tersedia. Saat sedang asyik makan..
__ADS_1
"Mas" Panggil Zeran seketika yang memanggil Raido disaat Raido sedang asyik makan. Seketika mood Raido untuk makan sedikit rusak. Rasanya ingin marah, tapi sedang tidak ingin ribut karena kini juga sudah malam. Raido pun bertanya dengan sedikit kesal "Kenapa?". "Wey, santai wajah tuh, gua manggil baik-baik, nih" Ujar Zeran dengan rasa tidak terima melihat ekspresi abang nya itu.
"Heh! Lu! Jangan rusak mood gua lagi makan, ya, gua lempar lu pake piring nih nanti" Ancam Raido.
"Lempar, lah! Gak takut aku!"
"Lu!"
"Hah? Hah? Apa? Sini, sini, lempar lah! Tak takut aku"
"Hey, kalian"
"HAH?!"
__ADS_1
Seketika dibuat kaget lah dua beradik itu dengan kemunculan ayah mereka secara tiba-tiba. "Ayah?!" Kaget Raido. Setelah itu ayah nya pun bertanya ke dua beradik itu "Kenapa kaget gitu, kalian? Kayak gak pernah ketemu ayah bertahun-tahun". "L-Loh? Bu.. Bukannya tadi ayah ada di teras?" Tanya Zeran. "Itu kan tadi, bukan sekarang "Ujar ayah. "Iya juga, sih" Gumam Zeran sambil menggosok dagunya. Setelah itu, kembali lah Raido yang bertanya "Ayah habis dari mana?". Dijawablah dari ayahnya sambil berjalan ke meja makan "Dari kamar mandi". "Ngapain?" Tanya konyol Zeran. Raido yang mendengar pertanyaan Zeran pun menjadi jengkel dan ayah yang baru saja selesai minum menjawabnya sambil tertawa "Pake nanya" Ujar ayah berjalan meninggalkan ruang makan. "Lu ini, pake nanya lagi segala" Ujar jengkel Raido ke Zeran.