Pesan Singkat Kakak Kelas

Pesan Singkat Kakak Kelas
BERTEMU


__ADS_3

"Ckk.. awas saja, akan ku balas ejekannya nanti! " (Gerutu Zahra yang merasa kesal karena terus diejek oleh kakak kelasnya itu)


***


Setelah membersihkan dirinya dan juga mengisi perutnya, Kini Zahra sudah bersiap pergi ke mall bersama ibu dan kedua kakak perempuannya. Mereka pergi diantarkan oleh sopir keluarganya, pak Urip


Dan dalam waktu kurang lebih dari satu setengah jam, mereka sudah berada didepan mall besar yang ada dikotanya itu


"Nak, kamu dan kak Fatimah ke lantai atas ya.. kamu pilihlah baju yang kamu sukai, dan ini kartu ATMnya " (Ucap ummi Marwah sambil memberikan salah satu kartu ATMnya pada Zahra)


"Baik ummi, kalau begitu Zahra naik keatas dulu. Ummi dan kak Mujnah hati-hati yaa..." (Ucap Zahra mengingatkan ibunya)


"Iyaa sayaang.. kalian juga hati-hati yaa" (Balas ummi Marwah pada kedua putrinya)


Zahra dan Fatimah pun mengangguk mengiyakan, lalu mereka berempat berpisah. Ummi Marwah dan Mujnah mencari cemilan-cemilan dan bahan-bahan makanan dilantai bawah, sedangkan Zahra dan Fatimah membeli baju yang akan dikenakannya nanti malam guna menyambut kedatangan pria yang dijodohkan dengannya itu


Ketika sedang melihat-lihat baju, Zahra tidak sengaja menabrak seorang pria. Dan perawakan Zahra yang berbadan mungil itupun langsung saja tersungkur ke lantai. Sementara yang ditabraknya masih berdiri tegap sambil memasukkan kedua tangannya disaku celananya, lalu dia mengulurkan satu tangannya pada Zahra

__ADS_1


"Ayo, bangunlah. Kau tak apa?" (Tanya pria itu)


"Yaa.. aku baik-baik saja, terimakasih Zan" (Jawab Zahra menolak lembut uluran tangan dari Izzan itu)


Ya, ternyata pria yang tidak sengaja Zahra tabrak adalah Izzan. Dan Izzan hanya mengangguk juga tersenyum mendengar ucapan terimakasih dari Zahra yang terdengar sangat hangat


"Kamu bersama siapa kesini?" (Tanya Izzan berbasa-basi)


"Aku kesini bersama ibu, dan kedua kakakku Zan" (Jawab Zahra sambil menunduk)


"Hemm, baiklah.. tapii dimana ibu dan kedua kakakmu Ra?" (Tanya Izzan lagi sambil menoleh ke kanan ke kiri mencari keberadaan ibu dan kedua kakak Zahra)


Dan Izzan tampak hanya menganggukkan kepalanya. Lalu terdengar suara deringan telepon diponselnya, yang ternyata itu adalah panggilan dari ayahnya


"Hallo pa, apakah papa sudah selesai belanjanya?" (Tanya Izzan pada papanya)


"Iya nak, papa sudah selesai. papa sudah memilihkanmu baju yang nantinya kamu pakai kerumah teman papa" (Jawab papa Irfan)

__ADS_1


"Yasudah tunggu disana pa, aku segera kesana" (Ucap Izzan pada papanya sambil menatap Zahra yang juga menatapnya)


"Iyaa nak, papa tutup telfonnya" (Balas papanya yang langsung mengakhiri panggilan)


"Ekhhemm, Zahra.. eemm maaf aku tidak bisa menemanimu disini. Kamu tak apa sendiri disini sampai kakakmu kembali?" (Tanya Izzan yang menatap dalam mata Zahra)


"Of course, I was alone before you came right?"


Tentu saja, aku juga sendiri sebelum kamu datang tadi kan? (Ucap Zahra yang bertanya kembali pada Izzan)


"Ooh my god, i'm forget about it. Okeyy, then i'll go first"


Oh ya Tuhan, aku lupa itu. Okeyy, kalau begitu aku pergi dulu (Ucap Izzan sambil tersenyum dan melangkahkan kakinya pergi dari hadapan Zahra, beberapa kali Izzan menoleh kebelakang melihat Zahra yang melanjutkan melihat-lihat baju)


"Sangat cantik" gumam Izzan dalam hati ketika menoleh ke arah Zahra


***

__ADS_1


Hingga sudah menghabiskan waktu kurang lebih 3 jam didalam mall dan mendapat yang mereka butuhkan. Akhirnya Zahra, ibu, dan kedua kakaknya pun memutuskan untuk pulang


Lalu, sesampainya dirumah Zahra langsung membantu para ART dirumahnya untuk menyusun hidangan makanan. Dan setelah selesai membantu menyusun hidangan-hidangan makanan itupun, Zahra masuk kedalam kamarnya untuk mandi dan menyiapkan dirinya guna menyambut teman lama ayahnya serta putranya


__ADS_2