Pesan Singkat Kakak Kelas

Pesan Singkat Kakak Kelas
HOROR


__ADS_3

"Huufftt.. Tuhan, ini sangat menyiksakuu" (Lanjut Izzan sambil mengusap wajahnya dengan kasar)


Karena hasratnya sudah sangat tidak tertahankan, akhirnya Izzan pun memutuskan untuk bermain solo. Dan setelah selesai mencapai pelepasannya, Izzan menahan lenguhannya dengan menggigit bibir bagian bawahnya. Karena dia takut kalau Zahra dapat mendengar aktifitas solonya itu


Izzan pun kini sudah keluar dari kamar mandi, dia mendapati istri cantiknya itu tengah tertidur dengan pulasnya. Izzan pun menghela nafas panjang sembari mengusap pelan wajahnya, bagaimana tidak? seharusnya malam ini dia bisa melalui malam panjangnya sebagai pengantin baru. Tetapi, sepertinya Tuhan ingin dia berpuasa sampai istrinya benar-benar siap untuk melayaninya


"aku harus bisa menahannya. yaa, haruss!" gumam Izzan dalam hati sambil berjalan kearah ranjang


Izzan menarik pelan tubuh Zahra kedalam dekapannya, dia menciumi aroma tengkuk leher Zahra. Entahlah, bagi Izzan aroma tubuh istrinya itu sudah menjadi candunya. Dan kini, dia pun menyusul istri cantiknya yang sudah lebih dulu masuk ke alam mimpi


☘☘☘


Tidak terasa waktupun kini berganti pagi. Matahari kian memancarkan sinarnya dari timur yang diiringi dengan indahnya kicauan burung-burung, membuat dua insan yang tengah tertidur pulas kini menjadi terjaga


Zahra merasakan pinggangnya terasa berat, dan dengan pelan dia mulai membuka kedua matanya. Dan betapa terkejutnya dia mendapati ada tangan kekar yang melingkar di pinggang rampingnya itu, Zahra menoleh kebelakang. Dan....


Cuppp


Zahra mengedip-ngedipkan matanya berkali-kali ketika bibirnya dicium sekilas oleh suaminya. Pipinya menjadi sangat memerah pagi itu, dia pun tanpa sadar sudah menarik ujung bibirnya memberi senyum simpul


"Pagii..." (Sapa Izzan dengan suara khas bangun tidurnya, yang tentunya sangat seksi untuk didengar. Ditambah dengan senyum manisnya)

__ADS_1


"Pagi jugaa.. oyaa hari ini mau pulang kerumah papa dulu atau abah dulu Zan?" (Ucap Zahra membalas sapa suaminya dan sekaligus bertanya)


"Eemm.. terserah kamu saja sayang" (Jawab Izzan yang terus menatap hangat pada Zahra)


Zahra hanya mengangguk mengiyakan perkataan suaminya, lalu dia melirik kearah jam dinding


"Sudah jam 7 kurang Zan, mau bersiap sekarang?" (Tanya Zahra bernada lembut)


"Tumben dia bicaranya lembut begini?" gumam Izzan dalam hati sambil mengangkat satu alisnya bingung


"Izzan?" (Panggil Zahra yang membuat Izzan tersadar dari lamunan singkatnya)


"Aahh iyaa sayang, eemm kita pergi sarapan dulu. Setelah itu baru kita bersiap pulang" (Ucap Izzan sembari tangannya menyibakkan rambut panjang nan hitam istrinya)


"Eemm kita pesan saja ya, aku tidak ingin kamu kelelahan" (Jawab Izzan yang membuat Zahra tersenyum, karena memang benar adanya. Zahra merasa sangat lelah sekali)


"Kalau begitu kita mandi dulu saja. Mau mandi duluan..?" (Tanya Zahra yang disambut seringai jahil Izzan)


"Bagaimana kalau kita mandi bersama sayang? heemm?" (Ucap Izzan berbalik tanya sembari mengulum bibirnya sendiri)


"Hisshh dasar otak mesum!" (Sarkas Zahra sambil menyibakkan selimutnya dan berlari kedalam kamar mandi. Sementara suaminya itu malah terkekeh senang melihatnya)

__ADS_1


"Lihat saja sayang, nanti kamu sendiri yang akan ketagihan mandi bersama dengan ku. Hahaha" (Ucap Izzan yang sengaja mengeraskan suaranya agar didengar oleh Zahra)


"What the hell?!! Oh Tuhann.. baru saja aku berprasangka baik padanya, ehhh dianya sudah berpikiran mesum begitu. Apa semua pria begitu ya?? hiiii, horor banget" (Gerutu Zahra yang bergidik ngeri sendiri)


Sesaat setelah Zahra menggerutui Izzan, Zahra dibuat kaget dengan Izzan yang mengetuk pintu kamar mandi


Tok tok tok


"Sudahlah sayangg.. jangan memikirkan aku teruuss, 3 hari lagi aku harus ke Portugal karena ada beberapa perusahaan lain yang ingin menginvestasikan dana untuk perusahaanku yang ada disana. Nanti kalau kamu terus memikirkanku seperti ituu, aku tidak bisa bertanggung jawab loh" (Ucap Izzan sembari terkekeh jahil)


"Tinggi sekali ya percaya dirimu itu" (Tukas Zahra dengan nada tidak suka)


"Yaa yaa.. percaya diri itu Bagus bukaann? oyaa, aku beri tau ya. Suami mu ini adalah idola para wanita, kau tau? bahkan para model terkenal saja rela memberikan tubuhnya cuma-cuma untukku sayang" (Ucap Izzan lagi, yang kini membuat Zahra merasa panas mendengarnya)


Dan karena sudah terpancing dengan perkataan Izzan, Zahra pun membuka pintu kamar mandi dengan keadaan tanpa sehelai benang apapun


Cekkleekk


"Ohh ya Tuhan, tubuhnya Indah sekali... Astaga! i-itu? apa ini mimpi?" gumam Izzan dalam hati sembari menyubit tangannya sendiri guna membuktikan apa yang dilihatnya itu nyata


"Ssstt awww!!" (Pekik Izzan sambil mengelus-ngelus kasar tangannya yang tadi dia cubit. Dan karena mendapati hal yang dia lihat itu nyata, kini Izzan sudah tidak bisa menahan dirinya lagi)

__ADS_1


Tanpa berfikir panjang, Izzan langsung menyergap tubuh istrinya. Dia mengunci tubuh Indah Zahra didinding, dan dengan cepat dia mencium bibir istrinya itu. Ganas, sangat ganas


__ADS_2