Pesan Singkat Kakak Kelas

Pesan Singkat Kakak Kelas
JADI DIA


__ADS_3

"Heii kamuu! kemarilah, tolong ambilkan arsipan-arsipan yang akan saya jelaskan pada rapat siang ini dikantor guru. tepatnyaa dimeja Pak Irfan" (Perintah pria remaja itu pada Zahra yang sedang menatap tajam ke arahnya)


"haahh? saya? kenapa harus saya?" (Tanya Zahra dengan terus menatap tajam kepada pria remaja itu)


"Baiklah kalau kamu tidak mau. Mudah saja, saya akan menurunkan jabatanmu didivisi yang kamu pimpin itu" (Ucap pria itu seolah mengancam Zahra, membuat Zahra mengepalkan tangannya)


"memangnya, siapa kamu! main suruh suruh saja!" (Sahut Zahra dengan ketus)


"Aku adalah anak pemimpin yayasan ini, aku Abdul Izzan Mufallah kelas XII AKSELERASI" (Ucap pria itu sambil menekan kata 'XII AKSELERASI')


Dan semua yang ada diruangan itu kaget, ternyata pria tampan dan tegap itu anak pemimpin yayasan sekolah mereka tak terkecuali Zahra


"Ohh jadi dia anak Pak Irfan. ciihh! mentang-mentang dia anak pemilik yayasan, gayanya itu loh sok iya banget dehh!" gumam Zahra dalam hati sambil menatap Izzan dengan tatapan tak suka


"Hei! kenapa kamu diam? cepat ambilkan arsipanku" (Ucap Izzan pada Zahra, yang membuat Zahra tersentak)


"I-iyaa iyaa! dasar pria jalangkung, datang ga diundang dan asal main suruh" gumam Zahra yang samar-samar didengar Izzan

__ADS_1


"Apa kamu bilang? jalangkung? siapa yang jalangkung?" (Tanya Izzan yang menatap Zahra dengan gemas karena melihat bibir Zahra yang sedari tadi komat kamit)


"haahh syukurlah dia tidak tau kalau aku sedang membicarakannya" gumam Zahra sambil menghela nafas


"Tidak, aku hanya mengingat tugas dramaku nanti tentang jalangkung" (Jawab Zahra sembarang membuat Izzan membulatkan matanya)


"Benar-benar gadis aneh! tema drama yang lain saja banyak, kenapa dia memilih tema horor sihh? mana jalangkung lagi" Izzan bergumam dalam hatinya


"Yasudah saya kekantor dulu, permisi!" (Pamit Zahra dengan ketus)


Izzan menganggukkan kepalanya, lalu dipandangnya punggung Zahra yang berlalu pergi meninggalkan ruang rapat.


"Kak Arya! kenapa kakak terlihat lemas dan murung seperti itu?" (Tanya Zahra pada Arya dan yang ditanya itu menatap Zahra dengan wajah yang sudah bersemangat)


"Ehh Zahra! Kamu ngapain disini? bukannya sekarang sudah dimulai rapatnya?" (Tanya Arya yang menatap wajah cantik Zahra)


"Cantiknya ciptaanMu Tuhan" gumam Arya dalam hati sambil tersenyum, senyuman Arya itu membuat Zahra heran

__ADS_1


"Lohh? tadi kakak lemas dan murung, kenapa sekarang jadi senyam-senyum?" (Tanya Zahra menatap penuh tanda tanya pada Arya, membuat Arya tersentak dari lamunannya)


"Ehh! ee-eee.. ga Zahra! kakak cuma kecewa aja pada Pak Irfan. Pak Irfan mencabut jabatan kakak, dan beliau gantikan dengan anaknya" (Jawab Arya dengan wajah yang murung kembali)


"Tapi kenapa kakak harus digantikan kak? bukannya kinerja kakak selama menjadi Ketua Osis ini sangatlah baik? progja kakak pun banyak yang berhasil untuk memajukan sekolah kita ini kan?" (Tanya Zahra pada Arya yang masih memasang wajah murungnya)


"Pak Irfan bilang pada kakak, kalau beliau ingin anaknya belajar menjadi pemimpin ra" (Jawab Arya dengan menundukkan kepalanya)


"Ohh.. jadii ternyata itu alasannya kenapa kamu menggantikan kak arya sebagai Ketua Osis ini" gumam Zahra dalam hati sambil menganggukkan kepalanya


"Aahh sudahlah! mungkin ini memang aku harus berhenti menjadi Ketua Osis. Dan mungkin aku akan gagal mendapat beasiswa disalah satu universitas yang mengadakan beasiswa untuk siswa-siswi yang menjadi Ketua Osis" (Ucap Arya bernada kecewa)


________________________________________________


Guyss, soal beasiswa yang dimaksud Arya itu memang benar adanya yaa. Karna didaerah author ada beberapa universitas yang memberikan beasiswa terhadap para Ketua Osis 🙏


________________________________________________

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2