Pesan Singkat Kakak Kelas

Pesan Singkat Kakak Kelas
DALANG DARI VIDEO PANAS ZAHRA


__ADS_3

"Kakak tidak perlu khawatir, aku akan mencari tau siapa dalang dari semua ini. Aku yakin, pasti ada seseorang yang tidak suka melihat kebahagiaanku" (Tukas Izzan sambil mengepalkan kedua tangannya)


"Tunggu tunggu. Apa mungkin ini perbuatan musuhmu Zan?" (Tanya Hafidz mencoba mengira-ngira)


"Tidak kak, aku merasa sama sekali tidak mempunyai musuh. Tapi aku yakin, kalau ini ada hubungannya dengan masalalu ku kak" (Jawab Izzan sambil menerka-nerka siapa pelaku itu)


"Masalalu? apa kamu mencurigai seseorang di masa lalumu Zan?" (Tanya Hafidz)


"Iya kak, aku harus memberitahu Zahra. Karena kalau dia sampai tau dari orang lain, aku takut dia akan hilang kendali atau bahkan dia akan mengumpat dirinya sendiri" (Jawab Izzan dengan mantap)


"Baiklah, aku dan Hafidz percayakan hal ini padamu. Kalau kamu butuh sesuatu, temui saja kami" (Ucap Aziz, yang dibalas anggukan kepala oleh Izzan)


"Aku dan kak Aziz masuk kedalam dulu ya Zan. Ingat, kalau kamu butuh bantuan bilang saja pada kami" (Ucap Hafidz mengingatkan)


"Iya kak, terimakasih" (Sahut Izzan sambil tersenyum, dan dibalas anggukkan kepala serta senyuman tipis dari kedua kakak iparnya)


Lalu setelah Aziz dan Hafidz pergi dari taman belakang, tampak Izzan menghubungi salah satu anak buahnya yang sudah bekerja tiga tahun belakangan ini dengan Izzan


"Hallo" (Ucap Izzan)


"Hallo bos, ada tugas penting untukku?" (Sahut anak buah Izzan itu)

__ADS_1


"Apa kau sudah lihat video yang aku kirim?" (Tanya Izzan bernada dingin)


"Sudah bos, saya sudah melihatnya. Lalu apa tugas saya kali ini bos?" (Tanya Justin, yang tak lain adalah anak buah dari Izzan)


"Wanita yang ada di video itu adalah istriku. Dan kau tau kan kalau video itu hanyalah rekayasa? jadi aku mau kau cari pemeran wanita yang asli, dan buat dia mengaku pada publik kalau dialah pemeran yang sebenarnya. Dan kau juga harus menangkap dalang dari kejadian ini. Ingat! jangan sampai penyelidikanmu membahayakan nyawa istriku ataupun keluargaku" (Titah Izzan panjang lebar dan diakhiri dengan nada mengancam)


"Baik bos, saya janji tidak akan mengecewakan bos" (Tukas Justin)


"Bagus" (Sahut Izzan langsung mematikan sambungan telepon)


☘☘☘


"Hahahaha. Aku yakin, saat ini pernikahan mu sudah hancur berantakan Izzan. Kamu menolakku dan mencampakkan ku bukan? sekarang lihat ini, ini balasan yang adil untukmu. Lagipula, apasih yang kamu sukai dari istrimu itu. Aku akui, mungkin dia lebih cantik dariku.. tapi soal ranjang, aku bisa membuatmu puas bahkan sangat puasss" (Ucap Naya seorang diri, sambil menggenggam segelas wine)


Saat Naya sedang asik merayakan kemenangannya dengan wine nya, seorang anak buahnya tiba-tiba saja datang dari arah belakang


"Nona" (Panggil anak buahnya itu)


"Heemm" (Jawab Naya tanpa menoleh)


"Ada yang ingin saya sampaikan Nona" (Ucap anak buah Naya, yang membuat Naya seketika menoleh kearahnya dan mengangkat satu alisnya)

__ADS_1


"Katakanlah!" (Titah Naya bernada dingin)


"Maaf Nona.. ketika saya sedang mengecek kemajuan video itu, video itu sudah beralih menjadi rekaman aslinya. Jadi-" (Ucap anak buah Naya, dan langsung saja perkataannya dipotong oleh Naya)


"Berarti maksudmu, ada orang yang sudah mengubah videonya jadi video yang aslinya? Dan wanita sialan itu bebas dari berita skandal ini?!" (Tanya Naya bernada tinggi dan kini sudah bangkit dari duduknya)


"I-iya Nona" (Jawab anak buah Naya dengan gugup. Karena dia memang terpaksa menerima tugas menjijikkan dari Naya itu, hanya demi mendapatkan biaya untuk pengobatan ibunya yang sedang sakit)


"BRENGSEK!!! dan kauu!! Kenapa kau bisa sangat ceroboh seperti ini HAHHH!!" (Pekik Naya sembari melempar gelasnya yang berisi wine itu kelantai)


Pranggg


"Ini tidak bisa dibiarkan, kalau sampai dia tau akulah dalang dari semua ini.. dia pasti tidak akan membiarkanku hidup. Akkhh siaall!!" (Lanjut Naya lagi yang merasa dirinya sekarang sudah tidak aman, dia merasa sudah bermain api dengan orang yang salah)


"La-lalu bagaimana dengan biaya pengobatan ibu saya Nona?" (Tanya anak buah Naya, yang membuat Naya memakainya habis-habisan)


"Dasar bodohh! pencundang!! Apa kamu fikir tugasmu ini membuatku senang? puasss? Haahhh?! . Ingat! aku tidak akan memberikan sepeser uang pun padamu Bodohh. Pergi!" (Ucap Naya, dan anak buahnya yang mendapati janji palsu dari Naya tampak mengepalkan tangannya. Dalam hatinya, dia terus mengumpat Naya. Dan dia akan membalaskan perbuatan bejat Naya itu padanya)


"Dasar wanita ******!! Tunggu pembalasanku" gumamnya sambil menatap nyala pada Naya. Kemudian, dia berlalu pergi meninggalkan Naya


"Siaall, siaall, SIALL!! kenapa dia bisa mengatasi hal ini dengan cepat sihh. Death Me" (Gerutu Naya sembari mengacak-acak rambutnya)

__ADS_1


__ADS_2