
Memasuki bulan Juli, aku sudah diliburkan dari pekerjaan.
Bete sih soalnya gak ada aktivitas dan pemasukan juga.
Tapi semua kejenuhan yang aku rasakan selama libur, terbayar oleh tingkah laku mereka.
Apa kalian pernah mendengar 1 bunga 4 kumbang?
Ya, itu poisisiku sekarang.
Kami mempunyai gank yaitu 1 bunga 4 kumbang.
Bahkan Joko yang pinter ngelukis, sempet sempetnya ngelukis tulisan itu di tembok kamarnya.
"Lagi ngapain?"
Tanyaku yang sudah berdiri di balik pintu.
"Diem.... diem.... gue lagi ngelukis"
Kata joko yang memang sedang Fokus dengan karyanya.
"Jiah so fokus lo"
Kataku dengan mengusap wajah joko.
Aku melangkah dan duduk di kasur joko.
Tidak ada ketegangan atau rasa gaenak diantara kami. Kami seliweran masuk kamar 7, 8 dan 9.
"Lagi ngelukis apaan ko?"
"Satu bunga empat kumbang"
Jawabnya tanpa menoleh
"Bunga ****** yah"
"Lo mau emang jadi bunga ******?"
"Bunga ****** kan bukan maksudnya bunga yang udah jadi ******. Bunga ****** itu bunga yang jarang di temukan. Bahasa latinnya Raflesia Arnoldi"
Aku menjelaskan
"Iya sama kaya lo. Cewe yang jarang ditemuin"
"Huuuuuu"
Aku menjitak kepalanya pelan
"Eh kopi siapa nih"
Tanyaku sambil mengambil gelas berisi kopi.
"Itu kopi gueeee"
"Yaelah, gue minum yah"
"Bodo ah gue lagi fokus"
Lagi asyiknya nyeruput kopi, tiba tiba ojak datang membawa Aquarium dengan keresek hitam.
"Taraaaaaaa, punya mainan baru gua"
Kata ojak yang datang datang udah nyengir lebar.
Kepalanya masih memakai helm.
"Aquarium buat apa jak?"
Tanya ku
"Buat lo, lo berendam dalem aquarium ini. Jadi mermed ntar"
"Gilaaaaaaa"
Kataku. Lalu ojak masuk membawa Aquarium itu.
Dia mulai menyimpannya dengan posisi yang pas.
Dalam keresek hitam itu rupanya berisi ikan dan peralatan aquarium lainnya.
Joko masih diam dan fokus dengan lukisannya.
"Ikan apa tuh jak?"
"Ini ikan koi"
__ADS_1
"Ojak itu kalo punya hobby gak lama, paling sebulan"
Timpal joko
"Gak mungkin, hobby gue yang ini bakalan berjalan lama. Soalnya ikan koi adalah ikan keberuntungan"
"Kuping gue taruhannya kalo hobby lu lama"
"Lukisan itu gue hapus kalo hobby gue sebulan"
"Hapus aja, ini spidol permanen kok"
Joko dan ojak saling debat.
Debat yang tidak bermutu menurutku.
"Gue beli ikan koi 12 biji. Sesuai tanggal lahir gue tanggal 12 bulan 12"
"Lah emangnya ngaruh?"
Tanyaku.
Aku mendekati ikan koi itu dan mengangkat plastiknya.
Aku perhatikan ikan itu dengan diangkat lalu diterawang.
"Jak, ini ikannya mati jak"
Kataku
"Why? what?"
Ojak mulai sibuk dan meneliti ikan di plastik itu.
"Ah buset dah tuh penjualnya nipu gua"
"Lu nya aja yang gak teliti"
Kataku sambil menurunkan plastik itu.
Ojak memfoto ikan itu dan mengirimkannya ke penjual tadi.
Setelah itu dia mulai menghias aquariumnya dengan hiasan khusus berupa tanaman dan batu batu putih.
Aku perhatikan di dalam kamar ada 2 kegiatan yang berbeda.
Yang satu melukis
Akupun dikagetkan dengan suara telfon, dan itu marcel.
"Halo"
"Ya hallo"
Jawabku
"Kell aku kesana yah?"
"Oh boleh"
"Ada siapa aja disana?"
"Ada joko sama ojak"
"Yaudah aku otw yah"
"Okehh"
Marcelpun menutup telfonnya.
"Siapa kell?"
Tanya joko
"Marcel"
"Heleh biasanya kalo mau kesini dia nelfon gue dulu, sekarang jadi nelfon lu"
Ojak komentar
"Jadi lo cemburu?"
"Whattt?"
Sebenernya udah sebel denger kata WHAT nya si ojak.
1 jam kemudian marcel pun datang.
__ADS_1
Dia membawa kantong plastik yang gatau isinya apa.
"Wihh marcelll baru nongoooll"
Kata joko.
"Nih ada makanan"
Marcel menyodorkan makanan itu ke arah kami.
Ojak cepet cepet membuka bungkus makanan itu.
"Ini buat kamu kel"
Marcel memberikan 1 makanan berbeda
"Thanks yah cel"
Marcel pun mengangguk dan membuka helmnya.
"Ciieee, ke kelli mah special. Kalo ke kita original"
Ojak mencibir.
Aku dan marcel tertawa.
Lalu akupun keluar dan duduk di teras balkon.
Marcel ikut duduk di balkon.
"Ayo makan, kamu belum makan kan?"
"Belum"
"Yaudah makan dulu gih"
Akupun membuka bungkus makanan itu. Dan isinya 1 paket MCD.
"Aku makan yah"
"Yaudah makan"
Marcel menatap mataku sejenak. Akupun memalingkan pandangan itu.
Pandangan yang cukup mengganggu.
"Kamu gak makan cel?"
"Aku udah makan kok tadi. Oh ya sorry ya kell kemaren aku gak ada kabar, aku sibuk banget nih di kerjaan. Meeting zoom terus"
"Santai aja lagi cel"
"Ada lowongan kerja juga tuh di O*po"
"Serius?"
Tanyaku. Aku mulai tertarik dengan lowongan kerja itu, soalnya kerjaanku yang sekarang memang sudah tidak menjanjikan.
"Iya, kalo kamu mau siapin lamarannya. Udah gitu kirim online. Nanti aku kirim ke kamu emailnya"
"Oh yaudah cell"
Aku dan marcel masih menikmati obrolan seputar dunia pekerjaan.
Aku juga cerita ke marcel kalo aku diliburkan selama 2 minggu.
Sore ini tidak ada yang berkesan, tapi lebih ke seneng aja bisa kumpul bareng mereka.
Suatu hal unik yang baru aku dapatkan selama ngekos disini.
Aniway meskipun aku ceweknya sendiri di sini, tapi aku gak pernah ngerasain yang namanya di kurang ajarin sama mereka.
Mereka semua menjagaku dan gak ada yang berani macam macam.
Itu alasannya aku percaya sama mereka..
Kalau malam jum'at aku suka nginap di kamar yudi, kalau enggak dikamar joko.
Mereka semua tau kalau aku itu orangnya memang penakut.
Ya begitulah, kami saling melengkapi satu sama lain karena kami juga memang sama sama perantau.
Kerasnya kehidupan dijakarta memang sudah kami rasakan.
Aku menikmati setiap momen di kosan ini.
Aku juga tau, seiring berjalannya waktu kami semua akan berumah tangga dengan pasangan masing masing, dan mereka juga akan satu persatu meninggalkan kosan ini.
__ADS_1
Kosan lantai 3 yang penghuninya paling menjengkelkan!!
Hahha.....