Preman Sekolah Kesandung Cinta

Preman Sekolah Kesandung Cinta
bolos sekolah part 2


__ADS_3

Alfa pun mematikan rokok nya dan membuang ke tempat sampah .


''Sorry.'' ucap nya dengan berjalan meninggalkan Delta dan Teo. kemudian Alfa pun kembali menyalakan mesin motornya nya k dan meninggalkan sekolah nya .


Delta pun di buat Bingung dengan sikap teman nya satu ini, hukuman apalagi yang ia harus berikan untuk nya ''udah Teo kita keliling saja. Alfa biar urusan gue nanti pusing gue sama anak yang satu ini engga ada kapok nya,'' dan berjalan meninggalkan post satpam .


Teo pun hanya mengangguk kan kepalanya dan menurut saja apa yang di katakan oleh Delta toh dirinya juga enggan berurusan dengan Alfa .


kemudian Delta dan Teo pun kembali berkeliling saat ini berjalan ke arah rooftop sekolahnya. Delta melihat Aji dan Juno yang sedang bolos di jam pelajaran sedang merokok.


Delta hanya bisa menggeleng kan kepalanya, tatkala yang sedang bolos lagi adalah masih temannya Aji dan Juno.


''woy .... kalian berdua benar-benar rese! pusing gue di buku yang gue lihat catatan nya kebanyakan kalian berdua dan Alfa si kulkas berjalan'' Gerutunya.


''Bodo terserah lo aja Teo!'' jawab Juno dengan mengendong tas nya ia pun pergi meninggalkan nya .


''huhhh Lo juga mau bolos lagi ji?'' kini tanya Teo dengan muka kesal nya dan menuliskan nama-nama mereka .


''Alah Lo Teo engga usah banyak bacot!'' sahut nya dengan menyesap rokok nya kembali.


''Lo ji udah buruan tuh matiin tuh rokok nya dan cepat masuk ke kelas jangan bolos Mulu lo,'' kini ucap Delta dengan mencoba menasehati nya.


Delta pun benar-benar pusing melihat ke tiga sahabat nya yang sering bolos dan sering melanggar aturan di sekolah.


Entah harus memberikan hukuman apa lagi untuk membuat jera, sudah berbagi hukuman yang Delta berikan tetapi masih tidak ada perubahan ke tiga sahabat nya ini.


Aji pun kemudian dengan terburu-buru berlari ke bawah dan masuk ke dalam kelas nya ia tak jadi bolos kali ini .


Delta pun selesai berpatroli keliling sekolah ia pun kembali masuk ke ruang OSIS dan kembali menyimpan buku laporan nya di ruangan .


Kini Tiara Ivana dan Danisa di kelas melihatnya heran melihat bangku kosong Fanya entah kenapa ia tidak masuk kali ini .


''Apa Fanya lagi sakit ia ko belum datang?''dengan melihat jam di pergelangan tangan nya .


''ia engga bakalan datang lah Ivana ini udah jam tujuh lebih,lagi sakit mungkin?'' sahut nya dengan memakai bedak lagi .

__ADS_1


''Ta-pi'' ucapan nya pun terhenti oleh guru yang masuk ke kelas .


''Assalamualaikum selamat pagi semuanya,'' ucap ibu Mita selaku guru wali kelasnya .


Ibu Mita pun langsung duduk di kursinya dan mulai membuka buku materi yang akan dia jelaskan kepada murid nya.


ia pun melihat ke arah bangku kosong fanya, ''Apa Zefanya hari ini engga masuk?'' tanya nya .


''Seperti yang ibu lihat bidadari kelas kita hari ini tidak ada'' jawab Reon teman sekelas nya yang langsung dapat surakan dari teman sekelasnya .


''Huuuuh dasar ia Lo Reon tiap ada yang cantik aja langsung gercep.''


''Dasar Lo Playboy cap balsem,''ucap Rena salah satu murid di kelas nya .


kelas pun menjadi riuh berisik oleh suara murid-murid di kelas nya .


''Wajar lah, gue cowok normal emang kalian semua engga suka liat yang cantik dan Lo Ren? emang engga suku Lo sama cowok ganteng!'' sahut Reon yang membela diri nya .


''Dihh tapi engga gitu juga kali ! Reon, gue juga tau mana yang cantik dan ganteng tapi engga lebay kaya lo!'' dengan sewot nya .


''sudah-sudah kalian semuanya diam! kita kembali ke jam pelajaran nya dan kembali fokus.''


Ivana Tiara dan Danisa pun hanya tersenyum mendengar tingkah Reon teman sekelas nya kali ini .


Memang benar Fanya Lebih cantik dan menarik di mata semua orang-orang. Bukan berarti teman-teman nya tidak cantik, mungkin Fanya lebih menarik bisa di bilang termasuk daftar cewek tercantik di sekolah nya.


Kini taksi yang Fanya tumpangi telah sampai di mall. kemudian Fanya pun turun dari taksi tersebut dan memberikan dua lembar uang berwarna merah pada sang sopir.


Fanya pun masuk ke dalam dan mulai melihat-lihat setiap sudut isi mall tersebut.


''kaya nya aku harus ganti seragam sekolah nya dengan baju biasa, takut nya ada orang yang lihat aku bolos sekolah'' dengan berjalan ke arah toilet wanita.


Setelah selesai berganti baju Fanya pun masih bingung harus kemana dulu kali ini. Tempat-tempat nya pun masih terlihat sepi tidak ramai seperti biasa nya entah karena bukan hari libur.


Di lihatnya jam menunjukkan pukul setengah sembilan.

__ADS_1


Fanya pun memasuki tempat zona permainan ''Sudah lama engga main kesini'' berjalan ke arah kasir. untuk mengisi kartu yang akan ia gunakan untuk bermain di wahana permainan.


setelah selesai membayar ia pun kembali ke tempat zona permainan.


Kini Fanya pun tengah asik bermain pump it up, setelah beberapa kali bermain di wahana permainan lain nya.


Dilihat nya jam sudah menunjukkan pukul sebelas lebih dia pun menyudahi permainan nya.


''Sekarang aku kemana lagi,kalau pulang ke rumah pasti Mommy bakalan marah karena bolos sekolah.'' dengan berjalan keluar dari zona permainan.


Fanya pun memilih duduk saja di tempat makan sambil istirahat karena cape setelah puas bermain.


Fanya pun mengambil handphone nya dari tas nya dan mencoba mengaktifkan handphone nya, tak lama ada beberapa panggilan yang tak terjawab dan beberapa pesan masuk dari Mommy dan teman-temannya. Fanya pun hanya membaca saja tanpa membalas pesan tersebut.


Tak lama handphone nya pun kembali berbunyi, di lihatnya ternyata dari Alfa yang menanyakan keberadaan nya ''Ganggu Saja'' dengan menyimpan kembali hp nya ke dalam tas nya.


Sedangkan di apartemen nya Alfa kini tengah resah menunggu balasan pesan dari Fanya.


Karena dari tadi pagi Alfa tidak bertemu dengan Fanya ''Gue jadi bucin kaya gini gara-gara tuh cewek'' gumam nya dengan bolak-balik melihat handphone nya lagi.


Alfa pun mengambil rokok dari dalam saku celana nya dan mulai menyalakan korek api nya ''sialan tuh cewek, bikin gue mati penasaran dengan sikap nya'' dengan rasa kesalnya Alfa pun terus menyesap rokok nya kembali.


Sudah tiga minggu lebih Alfa mendekati Fanya, tetapi masih belum ada perubahan dengan sikap Fanya.


saat ini yang masih suka ketus dan marah-marah saat bertemu dengan nya.


''harus dengan cara apa lagi?


gue dapetin tuh cewek'' yang mulai Frustasi.


Tak lama suara bel apartemen nya pun berbunyi, Dengan rasa malas Alfa pun terpaksa berjalan ke arah pintu untuk melihat siapa yang datang ke apartemen nya.


Kemudian Alfa pun membuka dan melihat siapa yang datang ''lagi minum lo Al,dari mana aja gue cari di sekolah engga ada?'' dan langsung masuk ke dalam ''Bolos lagi Al? jam segini udah minum aja lo'' dengan merebahkan badannya di sofa.


''Berisik lo!" Alfa pun dengan melempar kan handphone nya ke arah Juno.

__ADS_1


Dengan sigap Juno pun menangkap handphone nya "Kenapa Lo Al marah-marah Mulu, kaya lagi pms aja?'' tanya Juno dengan melihat Alfa seprti orang frustasi.


Bersambung...


__ADS_2