
Tania sudah siap untuk pergi ke kampus dengan outfit yang sangat sederhana
Setalah selesai ia menghampiri sang ibu yang sedang duduk di sofa.
"Nia berangkat mah" pamit tania sambil mencium punggung tangan Afifa, pukul sudah menunjukkan angka delapan yang sudah pasti sang papah nya itu telah berangkat kerja.
"Hati hati ya"
"Siapp"
Tania langsung melesat menuju parkir motor kesayangan nya itu, walaupun ada sedikit lecet di body nya tetap saja tidak mengurangi ketampanan dari motornya ini.
"Siap menempuh satu hari ini fu?" ujar tania mengajak ngobrol motornya itu yang ia beri nama fufu
Setelah berucap begitu tania langsung melajukan motornya menuju kampus dengan kecepatan di normal namun ketika ingin berbelok ada segerombolan motor ninja lewat membuat tania menekan rem mendadak dan yang sial nya saat motor ninja berwarna biru itu lewat dan melewati genangan air sehingga muncrat ke tania.
"Anj***ing lo!" pekik tania kesal ia membuka helm nya.
Lihat! sekarang baju nya kotor karena terkena genangan air itu, karena emosi tania memakai kembali helm nya dan mengikuti gerombolan motor itu, kalo ke kampus dengan pakaian begini ia akan di cercah abis abisan sama seniornya dan juga temen temen nya.
Segerombolan itu ternyata berhenti di sebuah markas yang lumayan besar, tanpa pikir panjang tania langsung mengejar seseorang yang menyebabkan baju nya ini kotor.
"Bren***gsek!!!" Tania menarik ujung baju cowo tersebut, sekarang semua atensi mereka menatap ke arah tania yang sangat berani menarik baju seorang...
Cowo itu membuka helm nya lalu membalikkan badan menatap perempuan yang menarik bajunya itu dengan tatapan elang
Yaa seorang itu adalah Tomi Ergio Sanjaya.
Tomi langsung menepis kasar tangan tania dari baju nya "Lo ngikutin gue?" tanya tomi dingin namun mengintimidasi membuat siapa pun takut sekarang berhadapan dengan cowo itu, tetapi tidak untuk tania ia malah menatap dengan penuh kesal.
"Najis! Lo enggak liat? baju gue kotor karena lo!!" ujar tania kesal.
"Untung cuma baju yang gue noda in, gimana kalo diri lo juga gue noda in? biar sama sama kotor" ucap tomi datar namun menusuk
"Bre**ngsek, Bukan nya minta maaf lo malah ngelecehin gue!!!!!!" Teriak tania kencang.
"Ribet!" Tomi berbalik arah tidak menghiraukan tania lalu menatap teman teman nya "Kalian bawa ke hotel aja lah tuh cewe, lo bikin dia sampai enggak bisa jalan juga gapapa"
Ucapan tomi sepenuhnya masih bisa terdengar oleh tania, bukan nya takut tania malah menerobos masuk seolah ia mau mendengar kata maaf dari cowo sombong itu!!.
"Minta maaf cepet!!"
Tomi terlonjak kaget karena kehadiran tania yang tiba tiba padahal tadi dia sudah mengancam.
"Apalagi sih?" geram tomi
__ADS_1
"Minta maaf!!"
"Enggak"
"Kok lo batu sih" tania mendekati tomi lalu memukuli lengan tomi bertubi tubi sontak temen temen Tomi yang melihat itu di buat menganga oleh cewe itu, satu penghargaan karena telah berhasil menyentuh bahkan memarahi bos nya itu.
Tomi mendorong tania hingga terjatuh ke lantai setelah terlepas dari serangan cewe aneh tersebut tomi segera duduk di sofa.
Melihat tidak di tolongin tania mengerutu dengan wajah di tekuk.
"Sini" ada satu cowo yang menjulurkan tangan nya untuk membantu tania berdiri dengan senang hati tania menerima juluran tangan itu lalu berdiri sempurna "Makasih ya" ucap tania sopan sambil tersenyum tipis menatap cowo itu.
"Sama-sama, gue kenny"
"Hah? oh gue tania"
Tomi yang melihat itu menghembuskan nafas panjang "Bawa keluar ken"
"Minta maaf dulu setelah itu gue keluar"
"Minta maaf dulu aja, jay" ucap Joshua mendapatkan gelengan dari tomi
"Gue enggak punya salah apa apa"
"Dih? lupa lo kemarin udah buat gue jatuh dari motor dan sekarang lo buat baju gue kotor, harus nya sekarang gue ke kampus!" jelas tania dengan nada emosi.
"Lah salah lo semua"
"Ya emang lo salah"
"Anj***ing, jelas jelas lo yang salah!"
"Pergi enggak!"
"Enggak mau!"
Tomi menghampiri tania lalu menarik tangan gadis itu untuk keluar dari markas dengan kasar sehingga tania merintih kesakitan.
"Pergi"
"Enggak!"
"Mau lo apasih sebenarnya?"
"Gue mau lo akuin kesalahan lo dan minta maaf"
"Enggak akan"
Tomi mendorong dorong tubuh tania supaya pergi "Minta maaf dulu, ih"
__ADS_1
"Yaudah iya, maaf. Puas?" ujar tomi lalu ia menutup mulutnya dengan telapak tangan astaga barusan gue?! memalukan memang, tania yang puas hanya tersenyum tipis lalu berjalan ke arah motor nya
"Nah, haha puas banget sih"
...---...
Tomi sudah duduk di sofa markas sambil menatap kosong ke arah dinding, dirinya tadi kenapa? mengapa ia bisa seperti terhipnotis dengan gadis itu.
"Yang tadi cantik" tutur kenny
"Biasa aja" ucap tomi seadanya
"Huh, masa nyokap gue mau jodohin gue sih?" ucap tomi membuka topik
"Hah? seriusan, Alhamdulillah sih gue" ucap Joshua senang
"Lah kok?"
"Bagus lah kalo nyokap lo turun tangan, soalnya gue takut lo homo" jujur Joshua membuat tomi melotot
"Kurang ajar"
"Bisa jadi sih tom, lo keliatan nya anti sama cewe" ucap kenny
"Emang, cewe tuh ribet"
"Awas kemakan omongan sendiri" kini Kurnia membuka suara ia baru saja keluar dari kamar yang berada di markas itu
"Betul" sorak teman teman tomi membuat tomi menghela nafas pelan lalu menggelengkan kepala heran.
"Apa yang betul hah?" ucap tomi melotot membuat semuanya bungkam
...---...
...BERSAMBUNG...
...
...
..."Kalo laki tuh seharusnya bisa mengakui kesalahan nya, laki kok kasar? pakai rok aja deh mending"...
..."Minimal enggak usah ganggu hidup gue, Cuma perkara baju kotor aja marah gimana kalo diri lo gue kotorin? minta tanggung jawab gitu?"...
...🦪🦪🦪...
__ADS_1
...BHAY BHAY, YO AYO KOMEN AND LIKE NYA DUNG JANGAN LUPA YAAA, HAPPY READING GAIS.....