
...HAPPY READING...
...JANLUPP VOTE &&& SHARE...
......MAACIWWW ......
.......
.......
.......
.......
"Soalnya istri gue kalo malam suka minum, biar ga takut jadi kalo dia turun dia bisa liat gue tidur di sofa"
...***...
Pukul dua dini hari tania gelisah di dalam selimut, ia melirik alika yang sudah tertidur pulas, bagaimana ini tenggorokan nya terasa kering dirinya lupa membawa air untuk minum, rasa haus yang berlebihan membuat dirinya gelisah
Karena sudah tidak tahan lagi ia mendudukkan dirinya untuk sekedar mengumpulkan nyawa jika tidak dia akan terjatuh di tangga karena kehilangan keseimbangan nya
Tania dengan pelahan berjalan ke arah pintu dan membuka nya dengan sangat pelan supaya tidak menimbulkan suara, ketika berhasil ia langsung berlari kecil menuju tangga
"Percuma rumah gede, kalo bayar listrik sulit" dumel tania sambil menginjak anak tangga satu persatu, kesal melihat rumah yang sangat minim cahaya, setelah di rasa sudah turun dirinya langsung berlari ke arah dapur dan untung nya kali ini lampu dapur menyala.
"HUAAAAA HAN- eumphhhhhh" tania memukul mukul tangan yang membekap mulut nya, terkejut bukan main ketika melihat lelaki sedang memegang pisau suara hentakan pisau dengan talenan membuat tania panik, ia pikir itu adalah psikopat yang menyelinap masuk ke dalam rumah alika
Lama tatap tatapan, namun mata nya turun ke badan lelaki itu, tidak menggunakan baju. Apakah lelaki ini ingin pamer badan?
"Pake baju nya" ucap tania dengan nada memerintah
Lelaki itu menatap penuh jahil lalu menarik tangan tania untuk menyentuh sixpack yang berada di perutnya "Biasanya juga suka kan?" ujarnya dengan nada sensual
PLAKK!
Pukulan nyaring itu itu membuat lelaki yang ternyata suaminya merintis kesakitan "Mesum!"
Tomi merintis di buat buat seolah pukulan tadi memang teramat sakit membuat tania merasa bersalah dan langsung mengusap perut suaminya itu "Maaf, sakit banget ya?"
"Enggak kok"
Merasa di kerjain oleh tomi tania mengambil ancang ancang untuk memukul, namun tomi lebih dahulu menghindar dan beralih mengambil gelas lalu berjalan ke kulkas memindahkan isi air dingin dari botol ke gelas yang ia pegang, setelah itu tomi kembali menghampiri sang istri dan memberikan segelas air putih itu.
Tanpa lama tania menengguk air putih hingga kandas, setelah selesai tania memberikan gelas kosong kepada tomi "Makasih"
Tomi mengangguk sambil meletakkan gelas kosong itu ke wastafel
"Mas, laper?"
Tomi mengangguk ia memang sangat laper saat ke dapur yang ia temukan hanya nugget huruf tanpa pikir panjang ia segera mencari huruf huruf supaya membentuk nama tania dan untung nya ada.
"Tania?" ucap tania membaca huruf yang berada di piring itu
__ADS_1
"Itu ada gambar love nya kenapa ga di sebut?" ujar tomi kesal.
"Oh, love tania"
Tania tertawa renyah menatap piring itu "Love mas tomi too"
Tomi tersenyum manis ke arah tania yang kini sedang menundukkan pandangan nya "Aku mau makan tania dulu" ucap tomi membuat tania langsung mendongakkan kepalanya
"Ini" ucap tomi sambil menunjuk piring, maksud nya itu adalah nugget, haduhh tania mikir apa?
Tidak lama Tomi pun selesai makan ia kembali lagi ke sofa dan setelah mengantar tania hingga tangga, sekarang dirinya harus tidur lagi di sini, tanpa memikirkan hal lain Tomi langsung menutup mata.
"Mas"
"Hm?"
"Geser, aku tidur disini" ujar tania menggoyangkan tubuh tomi, tomi fikir suara itu adalah mimpi ternyata setelah membuka mata ia menatap wanita cantik yang kini telah berada di hadapan nya
"Sayang?"
"Aku tidur sini, ga bisa tidur daritadi" keluh tania dengan senang hati Tomi membagi tempat yang tidak besar itu untuk ia tidur berdua
Dan kini tania sudah berada di dalam pelukan tomi, harum vanilla yang berada di tubuh tania sangat memabukkan tomi sehingga dirinya tidak bisa berjauhan lama lama dengan sang istri.
"Mas, kamu ngerokok ya?" tanya tania ia menenggelamkan kepalanya di dada bidang tomi
"Kecium banget?"
Tania menganggukan kepala singkat
"Oh, ternyata kamu bawa pengaruh buruk buat aku ya, mas?" ucap tania tentu saja membuat tomi langsung terkejut, maksud istrinya bicara seperti itu apa? mengapa dirinya membawa pengaruh buruk untuknya?
"Kok gitu sih ngomong nya?"
"Kenyataan!"
"Maaf sayang, besok aku janji kalo mau ngerokok aku izin ke kamu, enggak bakal aku ulangi lagi" cerocos tomi dengan nada memohon
Tania mengerutkan kening nya bingung, ternyata Tomi salah mengartikan, bener bener menggelitik perut. "Bukan itu" ucap tania terkekeh ia mengecup dagu tomi kemudian mengeratkan pelukannya
"So what?"
"Pengaruh buruknya, kamu berhasil buat aku susah tidur kalo enggak di peluk kaya gini!! buruk sekali bukan?"
Terdengar helaan nafas panjang dari tomi "Itu pengaruh buruknya? aku kira apa"
"Ih, itu buruk sekali mas!!"
"Iya, maka nya jangan jauh jauh dari aku, biar kita bisa pelukan terus" ucap tomi lalu mengeratkan dekapan nya "Sekarang tidur, good night cantikku" ujar tomi sambil mengecup puncak kepala tania.
...***...
"ABANGGG" Alika mengetuk pintu kamar seftian dengan panik, saat bangun dirinya tidak menemukan tania, ia sudah mencari ke seluruh sudut kamar nya namun tidak menemukan tania, bisa gawat kalo Tania hilang.
__ADS_1
"Apa?" seftian membuka pintu kamar dengan menampilkan rambut yang acak acakan
"Tania ilang, enggak ada di kamar gue, tadi gue udah cek ke dapur juga ga ngeliat dia" jelas alika terburu buru
"HAH? ILANG?" pekik Wawan terkejut baru saja keluar dari kamar bersamaan dengan ilham yang menatap alika penuh tanya.
"Cepet cari" ucap seftian kesal yang melihat ketiga orang itu hanya menampilkan wajah seperti orang bego.
Mereka semua mencari ke setiap sudut, alika dengan berat hati harus memberi tahu kepada tomi bahwa tania menghilangkan, ia bergegas membangun tomi namun yang ia lihat adalah orang yang bikin panik tania sedang pelukan bersama suami nya, tanpa dosa mereka tidur dengan nyenyak kala semua orang panik.
"Ketemu?" tanya seftian melirik adek nya berdiri di depan sofa
"Tuh, lagi peluk pelukan" ujar nya terdengar sinis
"Udah, jangan di ganggu mereka lagi menyelusuri mimpi" ucap seftian sambil terkekeh geli menatap pandangan di depan nya, apa tidak pegal? sofa yang tidak terllau besar ini untuk tidur berdua. Bener bener sahabat kecilnya ini jika sudah bucin rasa pegal aja enggak bakal ke rasa.
"Bang, ayo ke dapur. Bantuin gue masak" Teriakan alika menyadarkan lamunan seftian dengan cepat mereka segera ia menghampiri sang adek
Sungguh, Wawan sangat kesal melihat pemandangan yang membuat hatinya sakit, merusak pagi nya saja. Dengan langkah gontai wawan menuju ke halaman luar rumah alika "Mau kemana lo?" tanya ilham yang sudah menyusul Wawan
"Depan, ngerokok"
Karena suara ribut ribut itu membuat tidur tania terusik, ia membuka kelopak matanya secara pelahan, objek yang pertama ia lihat adalah dada bidang tomi yang telah telanjang dada, tania tersenyum tipis melihat itu kemudian pandangan nya mendongak untuk menatap wajah suaminya saat terlelap, tampan. Tomi sangat tampan jika sedang tertidur seperti ini, dan kini mata tania tertuju kepada bibir tomi. Bibir yang memabukkan dirinya, tangan tania terulur untuk menyentuh benda kenyal itu namun..
"Cium aja" suara berat itu membuat tania langsung mengipas ngipaskan tangan nya di depan wajah.
"Aduh ini ac nya mati ya? panas banget" kelak tania ia sangat malu ternyata tomi sudah bangun dengan cepat ia mendudukkan dirinya dengan tangan yang terus mengibas di depan wajah.
"Sini sun pagi nya" ucap tomi ia sudah duduk lalu mendekatkan dirinya kepada tania dan memonyongkan bibirnya itu
Tania yang melihat itu bergidik ngeri ia mendorong wajah tomi agar menjauh dengan telapak tangan nya setelah itu ia langsung berdiri berniat untuk ke dapur mengambil minum
Tomi kembali menggoda tania ia berdiri di sofa "Tania, sun nya belum?"
"Pake baju kamu mas" Final tania kesal melihat kelakuan tomi yang membuat darah nya mendidih
"Iya sayang"
Setelah mengucapkan kalimat itu wajah tomi langsung berubah murung ia mendudukkan dirinya sambil menyandarkan punggung nya di punggung sofa
"*Astaga sayangku, pake baju kamu"
"Baru bangun, gerah"
"Tomi!! pake baju"
"Iya sayang*"
Tomi bangkit lalu mengambil baju nya dan langsung ia pakai "Iya, kaluna. Udah gue pake"
...***...
...BERSAMBUNGG......
__ADS_1
...NEXT? ...
...SHARE SHAREE GUYSS, DUKUNGAN KALIAN SANGAT DI BUTUHKANN...