Pupus

Pupus
Bab XVII


__ADS_3

***Assalamualaikum readers. Tinggalkan jejak disini ya, jangan lupa kasih vote, like, komentar dan bintang 5 nya ya 🙏😍


Makasih ya sebelumnya 😍


# happy reading***


Pagi yang cerah menyapa kedua insan yang kini berada di dalam mobil sport berwarna merah. Mereka masih di dera rasa cinta yang membara, yang tak jarang mereka melempar senyum tulus satu sama lain. Maira dan Darren berangkat ke kampus bersama, menyusuri jalan di pagi hari.


Kurang lebih memakan waktu 1 jam, mereka pun sampai di parkiran kampus B perguruan tinggi Medika. Maira dan Darren turun dari mobil yang sama, membuat seluruh pasang mata terbelalak heran, apalagi dengan gandengan tangan Darren yang tak kunjung ia lepaskan dari tangan Maira.


" Aku masuk masih nanti siang, aku mau ke kantin dulu, kamu mau ikut Ra?". Ucap Darren.


" Gak Ren, aku 15 menit lagi masuk, aku langsung ke kelas aja, mungkin Billa udh nungguin aku. Ntar kalau kelas udah bubar aku susulin deh ke kantin." Jawab Maira, yang di balas anggukan oleh Darren.


Maira dan Darren berpisah di pertigaan lorong kampus menuju tempat tujuan masing-masing.


Maira masuk ke kelasnya dan langsung duduk di sebelah Billa yang sudah datang terlebih dulu.


" Pagi Bill". Sapa Maira dengan semangat 45.


" Pagi Ra". Jawab Billa dengan suara yang bergetar.


Mendengar suara Billa yang di rasa aneh, Maira langsung menoleh pada sahabatnya itu.


" Lo kenapa nangis Bill?". Tanya Maira heran dan sambil memeluk tubuh Billa.


" Gue putus Ra. Huuuuuuaaaaaa". Tangisan Billa pecah sekelika.


" Lho kok bisa sih?". Tanya Maira yang berharap sahabatnya ini mau bercerita.


" Kemarin gue liat dia jalan sama cewek lain, masuk hotel pula. Padahal ceweknya masih cantikan gue Ra, gue sakit ati bener Ra. Cekit-cekit banget Ra. Huuuuuuaaaa". Jawab Billa menerangkan.


" Yahh, gak jadi donk Lo kenalin ke gue. Padahal kalo Lo gak putus, kita kan bisa double date Bill". Ucap Maira yang berusaha menenangkan.


" Maksud Lo Ra? Lo aja jomblo, gimana mau double date". Ucap Billa sambil memasang wajah cemberutnya.


" Gue memang jomblo, tapi mulai kemarin gue gak jomblo lagi". Jawab Maira sombong.


" Lo jadian sama siapa?". Tanya Billa heran dan sambil mengusap air matanya dengan kasar.


" Darren". Jawab Maira santai.


" Hah??!!! Serius Lo Ra? Lo gak bercanda atau ngaku-ngaku kan Ra?".


" Kepala lu peyang, enak aja ngaku-ngaku, emang gue cewek gatel apa!. Sinis Maira.


" Kenapa Lo punya cowok ketika gue jomblo sih Ra, huuuuuuaaaaaa". Tangis Billa pecah lagi.


" Udah deh, jangan nangis lagi, bsk nyari lagi bill, apa itu sama kak Romi, kan mayan tu Bill". Jawab Maira santai.


" Enak aja Lo, gue belum bisa lupain cowok sialan itu Ra". Ucap sedih Billa.

__ADS_1


" Tapi boleh juga sih kak Romi Ra, cakep juga". Senyum berbinar Billa yang muncul tiba-tiba.


" Halu Lo bill". Sinis Maira yang hanya di balas kekehan Billa, yang di bahas kekehan oleh Billa.


###


Darren menikmati makanan yang telah ia pesan, tiba-tiba sahabatnya datang dan mengagetkannya.


" Hai bro, sendiri saja Lo". Sapa Romi sambil menepuk pundak Darren.


" Hm". Jawab Darren yang lebih mirip deheman.


" Eh, hari ini kelas lagi kosong Ren, tadi gue ketemu sama Tania ketua kelas kita, kalau dosen lagi berhalangan hadir". Jelas Romi


"Oh". Jawab Darren singkat.


" Ck.. gila Lo, jawaban Lo gak bisa lebih panjang apa?". Tanya Romi dengan kesal, dan Darren enggan menjawabnya.


" Cabut yuk bro, mumpung kelas kosong". Ajak Romi


" Gue gak bisa, gue lagi nunggu seseorang". Jawab Darren tanpa mengalihkan pandangannya dari makanan yang berada di depannya.


" Siapa memangnya?". Tanya Romi heran.


" Kalau Lo mau tetep disini, ya Lo bakal tau, kalau Lo cabut gue gak bakal kasih tau Lo". Jawab Darren sambil menaikkan sebelah alisnya.


" Dasar Lo, bikin gue kepo". Jawab Romi sinis sambil memutarkan bola matanya malas.


💜💜💜


" Ikut gue ke kantin yuk Billa". Ajak Maira


" Disana ada Darren ya? ogah ah, yang ada gue jadi obat nyamuk ". Jawab Billa malas.


" Udah yuk ikut aja, siapa tau disana ada Romi juga". Paksa Maira sambil menarik lengan Billa.


" Lo apaan sih Ra, gue gak mau. Malu tau Ra". Elak Billa.


" Tapi Lo mau kan, buktinya Lo masih ngikut gue kan". Goda Maira sambil terkekeh.


" Abisnya Lo maksa sih, ya gue mau kan jadinya". Alasan Billa.


" Terserah Lo, repot memang ngomong sama orang lagi patah hati". Jawab Maira malas.


" huuuuuuaaaaaa, Lo ngingetin gue lagi Ra". Tangisan Billa pecah lagi, yang membuat Maira memijat pelipisnya yang tiba-tiba terasa pening.


Sesampai di kantin Maira memandangi setiap sudut mencari sosok yang sudah singgah di hatinya, mata Maira mendapatkan seseorang yang dicarinya, tepat di bangku pojok terdapat kedua laki-laki yang dengan asyiknya berbincang-bincang.


" DARREN ". Panggil Maira dari kejauhan.


" Hai sayang, udah kelar?". Tanya Darren sambil mencium pipi Maira.

__ADS_1


" Udah. Aku mau makan Ren, laper". Jawab Maira manja.


" Ya sudah kamu pesen makan dulu gih, aku udah makan kok". Jawab Darren.


Romi dan Billa terbelalak melihat pemandangan yang tepat berada di depannya.


Maira meninggalkan meja Darren, ingin memesan makanan.


" Lo sama Maira?".Tanya Romi sambil berbisik di telinga Darren


" Menurut Lo?". Jawab Darren yang lebih menuju ke pertanyaan.


" Gak nyangka hati Lo secepat itu luluh sama Maira". Jawab Romi


Maira datang dengan membawa makanan pesanannya, dan duduk di samping Darren.


" Lo gak makan Bill?". Tanya Maira kepada Billa yang sedari tadi hanya duduk diam, dan hanya di balas gelengan oleh Billa.


" Udah deh gak usah lama-lama galaunya, tu ada kak Romi yang nganggur". Tambah Maira sambil menunjuk Romi dengan ujung dagunya.


" Lo kenapa Bill?". Tanya Romi


" Gue gak papa kak". Jawab Billa malas.


" Dia lagi patah hati kak, baru putus sama pacarnya ". Goda Maira.


Plakk


Tangan Billa mendarat halus di kepala Maira.


" aaau!! Gila Lo Bill". Pekik Maira sambil mengelus kepalanya.


" Darren kepalaku". Manja Maira kepada Darren yang hanya di balas senyuman dan ciuman di kepala Maira.


" Sumpah kalian Bucin". Ucap Billa malas.


Ucapan Billa hanya di balas senyuman oleh ketiga temannya.


" Ra Lo makan sendiri? gak ada pajak jadian gitu, terutama buat gue sama Billa?, Ya gak bill?". Tanya Romi dengan meminta persetujuan Billa.


" Ya sudah ntar malam jam 7pm ke Arsyana'S cafe, Lo pada makan sepuasnya disana". Ucap Darren dengan berbinar.


" Serius Lo?". Ucap Romi dan Billa secara bersamaan.


" Cieee kompak cieee". Goda Maira.


" Mau Lo gue pukul lagi?". Sinis Billa.


" Udah-udah, jangan tengkar Mulu kayak anak TK". Titah Darren.


" Ra buruan makannya, keburu sore ntar malam kan kita ke cafe". Tambah Darren yang hanya mendapat anggukan oleh Maira.

__ADS_1


Maira menyelesaikan makannya dan mereka berempat menuju parkiran untuk pulang menuju rumah masing-masing.


Jangan lupa vote ya ya ya 😍


__ADS_2