Putri Jenderal Yang S2

Putri Jenderal Yang S2
Episode 36


__ADS_3

Tian Feng melepaskan cengkeramannya pada pundak Qing Xia, dia berubah menjadi bentuk manusia dan turun bersama Qing Xia di atas atap sebuah bangunan megah.


"Aku akan mencari lokasi kaisar, kau tunggu saja di sini." Ucap Tian Feng sembari mengeluarkan sayapnya.


Qing Xia menarik dan menahan sayap kiri Tian Feng yang berwarna merah darah.


"Tidak perlu!"


Tian Feng berbalik, menatap Qing Xia dengan kedua tangan di pinggang.


"Memangnya kau mau berkeliling istana untuk mencari letak kamar kaisar dengan kedua kakimu itu?"


"Aku sudah menemukan manusia kejam itu tanpa harus menggunakan kedua kakiku!" Sahut Qing Xia yang saat ini sedang memandang sebuah bangunan tinggi di depannya.


Tian Feng mengikuti arah pandangan Qing Xia. Dia hanya melihat sebuah bangunan tinggi, megah dan mewah namun tidak menemukan kaisar di teras bangunan tersebut.


"Aku tidak melihat ada manusia di sana!" Ujar Tian Feng mengerutkan alisnya.


"Bajingan itu sedang bersantai sambil menikmati kolam air hangat." Ucap Qing Xia dengan mata yang berapi-api.


Qing Xia berlari dan melompat ke bangunan tersebut. Dia berjalan dan bersembunyi, diam-diam menuju ke tempat pemandian.


Tian Feng berdiri menatap Qing Xia dengan wajah kebingungan. "Apa yang dikatakan oleh wanita itu? Dia melihat kaisar sedang mandi di dalam kolam? Aku bahkan tidak tahu isi di dalam bangunan itu adalah kolam mandi. Bagaimana dia bisa tahu kaisar berada di dalam sana?" Gumam Tian Feng penasaran.


Bola mata Tian Feng membesar, dia menatap Qing Xia yang masih bersembunyi di balik sebuah tiang penyangga bangunan.

__ADS_1


"Jangan bilang..."


Tian Feng akhirnya menyadari jika Qing Xia memiliki kemampuan mata tembus pandang. Kemampuan yang sejak dulu dia inginkan namun tidak pernah dimiliki olehnya.


"Aku selalu bertanya-tanya, apa yang spesial dari wanita ini. Ternyata... Dia memiliki apa yang ku inginkan." Pikir Tian Feng.


Qing Xia masuk ke dalam kolam pemandian kaisar. Selain kaisar dan wanita yang dipilih untuk melayaninya, tidak ada orang yang boleh masuk ke sana. Suara langkah kaki Qing Xia membuat kaisar terkejut dan bersikap waspada.


"Siapa di sana?"


Qing Xia memperlihatkan dirinya. Dia keluar dari balik tirai kain berwarna emas.


Kaisar menatap Qing Xia dengan wajah ketakutan.


Selir Ning yang saat ini menemani kaisar, turut ketakutan. Wanita itu memundurkan langkahnya, berdiri di belakang tubuh kaisar tanpa sehelai pun benang yang melekat di kulitnya.


"Karena kau akan segera mati, aku akan memberitahumu siapa aku!"


Qing Xia berjalan mendekati kaisar, dia menarik pisau belatinya dari sarung.


"Dengar, namaku Yang Qing Xia! Aku adalah putri dari Yang Fang Xi."


Kaisar memundurkan langkahnya, suara percikan air terdengar menggema di seluruh penjuru ruangan. Selir Ning pun ikut melangkah ke belakang seiring langkah kaisar di depannya.


Qing Xia turun ke dalam kolam, terus berjalan dan mendekati kaisar yang semakin ketakutan.

__ADS_1


"Sejak awal, seharusnya aku tidak membubarkan pengawal bayangan!" Gerutu Kaisar dalam pikiran.


"Yang Qing Xia, aku sudah membebaskan ayahmu dari hukuman mati. Apalagi yang kau inginkan?"


Kaisar mundur hingga ke ujung kolam, langkahnya terhenti karena terhalang dinding pembatas yang menjulang tinggi hingga ke langit-langit. Selir Ning menangis ketakutan, tubuhnya menggigil dan gemetaran membayangkan nyawanya akan segera berakhir di tangan seorang wanita muda.


"Kau membebaskan ayahku? Hahaha...!"


Suara tawa Qing Xia menggelegar di dalam ruangan.


Tian Feng masuk ke dalam ruangan, dia penasaran dengan apa yang akan di lakukan oleh Qing Xia.


Swossshhh!


Tian Feng merubah diri menjadi seekor burung kecil, dia terbang ke langit-langit bangunan dan bertengger di atas sana.


Tian Feng melihat mata Qing Xia yang berubah merah, bola mata yang tadinya hitam dan tenang kini menjadi semerah darah. Kebencian dan dendam terpancar dari tatapan mata wanita itu.


"Karena kau, sahabat dan keluargaku meninggal. Karena kau, orang-orang yang kucintai harus hidup menderita. Karena kau, ayahku harus menjadi pengemis selama bertahun-tahun. Aku tidak akan tenang sebelum membalaskan semua dendam itu kepadamu! Kau dan orang-orang yang telah menghancurkan keluarga Yang, aku akan membunuh kalian semua!"


Qing Xia mengangkat tangannya, mengayunkan pisau belati di leher kaisar.


Jlebbb!


^^^BERSAMBUNG...^^^

__ADS_1


__ADS_2