Putri Kebanggaan Jendral Tianzhi

Putri Kebanggaan Jendral Tianzhi
11


__ADS_3

"aku ingin kau mengatakan apa yg terjadi sejam sebelum aku dan jendral sampai" prajurit terdiam sejenak "tidak ada yg terjadi ,para pemimpin hanya menyiapkan kedatangan anda tapi tak mengira kalau jendral akan membawa wanita ke Medan perang" jianying mengangguk


"aku tahu karna sebelum nya perkataan pemimpin kalian sudah jelas menyiratkan sesuatu ,kebetulan karna kau hanya seorang prajurit aku mau kau melakukan sesuatu untuk ku" bibi Lin menunduk mendengar setiap kata nya


"tapi sebelum aku memberi tugas aku perlu tahu siapa kau kan ? tenang saja kalau aku sudah mendapat apa yg aku inginkan aku akan membebaskan mu" prajurit itu terdiam sejenak "nama ku Lou jianzhen ,aku putra terakhir dari kediaman Lou di timur" jianying mengangguk "yg aku dengar keluarga kalian di rampok habis oleh wanita yg menjadi ibu tiri mu ? dan terpaksa kau diusir dengan kakak perempuan mu ? lalu dimana dia ?" jianzhen menggigit bibir bawahnya


"nona benar keluarga Lou kami berantakan karna wanita penyihir itu, untuk kakak ku dia sekarang bersembunyi di selatan ia tinggal di kota Yun Taek untuk bersembunyi karna sebenarnya dia diburu" jianying mengangguk "aku cukup sedih , bagaimana kalau kau membantu ku dan aku akan memperbaiki nama keluarga kalian serta melindungi kau dan kakak mu ?" jianzhen mengangguk tanpa berpikir panjang


"tentu" jianying tersenyum kecil "apa kau tak khawatir aku menipu mu ? apa kau benar-benar percaya pada ku ?" jianzhen terdiam dan mengangguk "nona aku sudah tahu kalau anda adalah orang baik karna ketika perjalan kita mau kesini anda terus berbicara dan memilih lewat jalan lain" jianying mengangguk "kau cukup pintar ,benar aku memang sengaja terus mengulur waktu dan memilih jalan lain karna ada yg menyiapkan sesuatu karna itu juga aku menyuruh pengawal meninggalkan tenda"


"tapi sebelum itu aku akan mengatakan sesuatu ,aku ingin kau mengawasi seseorang untuk ku dan dapatkan bukti tapi nanti setelah aku memberikan tanda kau mengerti ?" jianzhen mengangguk "hamba mengerti" jianying mengangkat tangan memberikan kode pada bibi Lin


"kalau begitu aku akan menganggap mu orang ku ,obati luka mu dan berdirilah di depan tenda ku kau akan menjaga tenda untuk jendral aku akan mengurus nya" jianzhen mengangguk dan bersujud "terimakasih pada nona" jianying tersenyum "bangkit lah ,kau bisa pergi sekarang" jianzhen mengangguk dan berbalik pergi dengan obat di tangan nya


"bibi Lin aku mau kau pergi mengawasi tempat dimana kakak perempuan jianzhen ,Lou Jia Qing dan lindungi dia" bibi Lin mengangguk "tapi nona bagaimana dengan anda ? dan kenapa kita harus melindungi kakak perempuan nya ?" jianying mengambil teh yg sudah di tuangkan bibi Lin "karna dia tidak akan berbohong pada ku, dan kakak nya aku akan membuat keluarga Lou menjadi berdiri di dekat kediaman jendral kita bibi Lin pergi lah secepatnya jangan sampai seseorang melihat" bibi Lin mengangguk paham "baik nona"

__ADS_1




beberapa saat kemudian rapat di adakan jianying juga ikut hadir dengan jianzhen di sisinya



"prajurit rendah seperti dia kenapa ada disini ? ini bukan tempat dia bisa melakukan semaunya" jianying mengangkat pandangannya "kalau begitu ini juga bukan tempat pemimpin seperti anda berbicara seperti itu" jianzhen yg sebelumnya merasa terintimidasi menjadi tenang karna pembelaan jianying




"*astaga apa aku salah lihat ? dia memberi tatapan seperti itu untuk apa* ?"

__ADS_1



jianying mendekat dan melihat peta tentang lokasi Medan perang nanti "jendral menurut saya kita bisa menaruh beberapa pasukan di bagian belakang untuk menghindari kalau terjadi serang dan untuk mendapatkan bantuan di saat penting" tianzhi mengangguk "pemimpin Qin benar benar hebat" semua orang menatap kearah jianying



"nona terlalu memuji" jianying mengangguk "tapi kalau pasukan bantuan di taruh di sana bukan kah akan mendapat tabrakan nanti ? bagaimana kalau di komandokan di belakang gunung ini agar ketika kekalahan telak tak menyebabkan korban" jianying tersenyum remeh "emh usulan dari jendral ini meyakinkan" tianzhi sedikit membulatkan mata tapi dengan cepat jianying menyenggol pelan lengan tianzhi "kalau begitu bagian bala bantuan ini pemimpin Jun saja ya" pemimpin Jun mengangguk "kalau begitu bagaimana dengan rencana selanjutnya ?" jianying terdiam sejenak "ah kalau itu yg lain akan memimpin pasukan di baris depan oh ya jendral tianzhi apa aku harus berada di kamp saja untuk berjaga-jaga ?"



tianzhi mengangguk "emh" pemimpin Jun mengangguk "bagus lah nona memang lebih baik di baris belakang agar aman ,kalau begitu saya izin undur lebih dulu" tianzhi mengangguk pasrah . pemimpin Jun meninggalkan ruangan membuat semua orang menatap bingung seolah mempertanyakan mengapa menyetujui hal seperti itu begitu saja



jianying berbalik dan tersenyum "*meremehkan ku ? aku adalah seorang pemimpin di kehidupan sebelumnya semua hal berbau politik dan bahkan perang begini aku bisa.....dasar rubah tua*" pandangan mata jianying melembut seolah ia benar-benar bahagai

__ADS_1


__ADS_2