
setelah bersiap sebentar mereka akhirnya tiba di ruang kerja , Jianying menatap sosok yg beranjak mendekat kearahnya dan Tianzhi
"tuan muda... nyonya , sesuatu terjadi padanya anda dan nona diminta kesana" wajah Tianzhi menggelap Jianying memegang tangan j
Tianzhi erat "Jianzhen siapkan kuda ,dan....ke-maksud ku Fang yin kau ikut aku" bibi Lin terdiam "baik nona" Fang yin segera pergi dan bersiap
Jianying menatap bibi Lin "bi kau dan Jianzhen di kediaman mengurus beberapa hal yg terlewat ,pastikan mengirim nya hari ini ,dan untuk tamu yg datang katakan saja aku akan menemuinya nanti ,aku akan pergi ke kediaman Jenderal semua yg disini aku minta bantuan bibi memantau " bibi Lin mengangguk "baik nona"
Jianzhen tiba "nona kereta sudah siap" Jianying mengangguk "emh anda ikut kami juga , Tianzhi mari pergi" Tianzhi mengangguk .
setibanya mereka langsung menuju kamar ibu Tianzhi, ibu Tianzhi terbaring di ranjang beberapa pelayan menemaninya dan ada tabib yg baru menyelesaikan pemeriksaan
"bagaimana keadaannya ?" tabib menunduk "berhasil selamat tapi ada racun yg mendiami tubuh nyonya, hingga kemungkinan masa hidupnya tidak akan lama" Tianzhi menegang seketika ia menatap wajah pucat ibunya
__ADS_1
Jianying menarik perhatian Tianzhi "kau tenang dulu, aku ingin memeriksa bibi juga" Jianying maju "bibi permisi sebelumnya" Jianying memeriksa denyut nadi lalu denyut di sekitar leher
"ke- para pelayan bisa meninggalkan kamar dulu ? ada sesuatu yg ingin ku sampaikan" Tianzhi memalingkan wajah kearah para pelayan ,sontak mereka membungkuk dan keluar , Jianying menatap tabib "racunnya tidak bahaya tapi jika mengalir ke jantung dan organ lain akan merusak setiap organ"
tabib mengangguk "benar ,racun ini termasuk jarang digunakan dan sangat berbahaya satu-satunya cara adalah mengeluarkan darah yg terkena racun dan mulai mengobati nya dari dalam ,tapi jarang ada tabib hebat yg bisa menghilangkan racun dari tubuh seseorang ditambah mustahil"
Jianying melirik Fang yin "aku punya cara , Tianzhi aku memerlukan persetujuan mu sebelum melakukan ini, dan tabib aku ingin meminta bantuan mu membuat obat penghilang rasa sakit dan juga penawar racunnya" tabib terdiam "aku bisa melakukannya tapi racun didalam tubuh tidak akan keluar walau kita memberi penawar racun" Jianying menggeleng "aku tahu jelas ,tabib tolong segera mempersiapkan penawar nya ,aku akan membuang darah yg terkena racun" tabib tergelak
"Tianzhi, aku akan menyelamatkan bibi tapi berjanjilah padaku setelah semuanya selesai kau harus berbicara dengan bibi ,kau sudah berjanji padaku semalam" Tianzhi menggenggam erat tangan Jianying "aku bisa berjanji tapi , bagaimana kau melakukan ini ? apa itu sangat bahaya ?" Jianying menggeleng "tidak ,kau juga percaya padaku kan ?" Tianzhi mengangguk
__ADS_1
Fang yin masuk kembali "nona aku sudah mendapatkan nya" Jianying tersenyum "bagus , Tianzhi kau bisa menunggu diluar" Tianzhi mulai melangkah keluar .
Jianying menarik nafas dalam-dalam "kau benar-benar akan melakukannya ? bagaimana kalau kesalahan terjadi ? bagaimana dengan nyawamu" Jianying tersenyum "kau menakutkan apa ,kau sudah membawa darah untuk diberikan pada bibi kan ?" Kelin mengangguk "tapi Jianying, terakhir kali saja kau..." Jianying menggeleng
"aku sudah membulatkan tekad, kau bantu aku sekarang " Kelin menghela nafas "kau harus baik-baik saja jika sesuatu yg buruk terjadi aku tidak akan memaafkan mu" Jianying mengangguk "ya ,mari cepat"
beberapa jam berlalu , Tianzhi ,dan yg lain masih menunggu didepan kamar dengan gugup tak lama berselang terdengar suara batuk dari dalam kamar
"apa nyonya sudah sadar ?" para pelayan saling bertukar tatapan, Fang yin membuka pintu dari dalam ruangannya masih sama didalam sana Jianying duduk di pinggir kasur sedangkan ibu Tianzhi yg sudah sadar bersandar pada ranjangnya
Tianzhi segera masuk kedalam "Bu.... Jinying" Jianying tersenyum "kenapa ? duduklah dulu disini" Jianying bangun dan memberi tempat pada Tianzhi untuk duduk
__ADS_1
"nona..." Jianying mengangguk "bibi bagaimana kabar mu sekarang ?" ibu Tianzhi tersenyum "lebih baik, Jinying kau mempelajari ilmu pengobatan ?" Jianying mengangguk pelan "hanya sedikit ,bibi dan Tianzhi mengobrol lah Jianying akan meminta pelayan menyiapkan obat penawarnya"
Jianying melangkah keluar dan dipapah oleh Kelin , Tianzhi menatap bingung 'kenapa tubuhnya melemah ?' Kelin berbisik "nona ,kau benar-benar sudah keterlaluan mulai sekarang kau tidak boleh melakukan ini lagi atau aku akan bunuh diri" jianying mengangguk "tidak lagi , setidaknya kita berhasil mendetoks semua racun ke tubuhku sekarang aku perlu menjaga kesehatan dan meminum penawar nya dengan rutin ,kau buatkan ramuan herbal untuk bibi" Kelin mengangguk "aku akan membuatkan nanti"