Putri Kebanggaan Jendral Tianzhi

Putri Kebanggaan Jendral Tianzhi
16


__ADS_3

jianying berdesis setelah selesai menyelamatkan tianzhi "jendral !!" lion masuk dengan terburu-buru "bagaimana keadaan jendral ?" jianying melirik tianzhi yg menutup mata "dia sudah aman" lion mendengus "jendral bahkan terkena panah beracun benar-benar tak bisa di toleransi aku akan menghabisi orang yg memerintahkan mereka" jianying menghela nafas


"kalau kau mau terus marah-marah Pergi lah dia perlu istirahat di tempat tenang" lion berbalik melihat jianying dan segera melangkah pergi


sepertinya nona jianying ini peduli pada tuan ,kalau tidak kenapa dia mengeluarkan aura menyeramkan seperti itu ?"


jianzhen masuk setelah kepergian lion "nona pasukan kita berhasil mendapatkan tawanan bahkan ada salah satu selir kesayangan pemimpin jendral mereka" jianying bangkit "bagaimana dengan pemimpin Jun ? di mana dia ?" jianzhen menggeleng "kami masih tak tahu tapi ketika kami memeriksa pria yg menembakkan panah terlihat ada token yg sebelumnya di miliki pemimpin Jun" jianying berdesis "bagus ,mari menemui tawanan jangan lupa kirim sebuah surat tentang selir itu" jianzhen mengangguk mengikuti jianying yg melangkah pergi

__ADS_1


jianying melihat beberapa pemimpin yg memperhatikan para tahanan "nona bagaimana keadaan jendral ?" jianying melirik datar mata nya memberi kode agar tutup mulut dan benar saja sedetik kemudian semua orang diam


"kalau tidak salah anda bukankah seorang selir dari jendral Heng kan ? kenapa anda bisa berada di sini ?" wanita itu memalingkan wajah kesal "benar dan kalau tidak salah bukankah Anda hanya gadis yg di kucilkan bahkan tak sebanding dengan anak selir itu ?" jianying yg sebelumnya tersenyum merubah ekspresi wajah nya


"apa benar ? nona jianying adalah gadis yg tak sebanding dengan anak selir jendral Liu ?" jianying memalingkan wajahnya


jianzhen langsung mengikuti di belakang tak lupa dengan seorang pelayan wanita kepercayaan tianzhi

__ADS_1


hari sudah sore tianzhi terbangun "jendral" tianzhi berusaha melihat dengan jelas dan "lion ?" pengawal itu memeluk tianzhi "tuan aku pikir anda akan bangun nanti" tianzhi mendorong pengawal nya itu "menjauh ,di mana jianying ?" lion berdiri dan menuangkan teh kemudian memberikannya pada tianzhi


"nona jianying...kami kurang tahu tapi beberapa jam yg lalu dia berada di aula mengobrol dengan selir jendral Heng dan pergi" tianzhi beranjak tapi di tahan "tuan anda baru bangun" tianzhi menepis "aku sudah baik-baik saja ,mari temui jianying" tianzhi berdiri tegak


"wakil" seorang prajurit masuk "Jen..." tianzhi mengangkat tangan "ada apa ?" pengawal membungkuk "jendral Heng sudah berada di kamp dan bertemu dengan selir nya ia juga meminta nona jianying itu menemuinya" lion mengerutkan kening "untuk apa ?" pengawal menggeleng "tidak tahu hanya itu" lion mengangguk "kau bisa pergi ,jendral kau beristirahat lah sejenak biar aku yg mengurus jendral Heng" tianzhi menggeleng "tidak kau pergi utus seseorang mencari keberadaan jianying ,aku akan menemui jendral Heng"


di beda tempat jianying tertidur di sebuah pohon tak jauh dari sana jianzhen berdiri mengamati dan menjaga sekeliling

__ADS_1


tanpa sengaja mata nya beralih menatap sebuah kuda yg bergerak menuju kamp "apa itu kuda utusan jendral Heng ?" jianying membuka mata "jianzhen mari kembali" jianzhen tersentak "nona ?" jianying tak membalas dan melangkah pergi


__ADS_2