Putri Kebanggaan Jendral Tianzhi

Putri Kebanggaan Jendral Tianzhi
26


__ADS_3

di kemudian hari jianying mulai mengatur kembali kediaman ,membuat jadwal baru dan memperhatikan beberapa hal yg penting .


malam ini jianying sendiri karna tianzhi sedang pergi atas panggilan kaisar ,karna itu jianying meminta bibi Lin pergi dan meninggalkan nya sendirian di ruangan belajar .


setelah semuanya pergi jianying bangkit ia menatap pantulan dirinya di cermin "emh...aku melupakan diriku ? aku terbuai dalam keluarga ini bahkan semasa hidup aku tidak pernah namanya menangisi orang yg pergi ,aku benar-benar merasa malu ,aku seharusnya sadar ini bukan tempat ku tapi tetap saja perasaan yg ada disini semuanya menghangatkan hati beku ku"


di tengah lamunannya sesuatu bergerak maju ,jianying yg sedang membenarkan posisi nya sebenarnya menyiapkan diri untuk sesuatu yg mendekat .


ia meraih belati yg ada di tepi meja dan menyembunyikan di balik lengan bajunya , sesuatu itu semakin dekat dan dekat ,hingga akhirnya berdiri tepat di belakangnya ,jianying segera berbalik sembari menyondong kan belati di lengan bajunya


"nona... no-nona jangan membunuh ku" jianying terdiam "ka-kau..." dia adalah seorang gadis cantik "anda nona Kalista kan ? ini aku nona Kelin..." jianying terdiam "kau masuk juga ?" Kelin mengangguk "ya ,tapi hidup ku tidak lebih baik dari nona" jianying menatap Kelin

__ADS_1



"nona , bagaimana menurut anda tentang ku ? aku disini cukup baik kan ?" jianying mengangguk "ya ,aku hanya tidak menyangka warna rambut mu, tidak seperti saat kau di dunia sebelumnya"


Kelin mengerucut kan bibir "nona kesal kan ? padahal aku lebih suka warna rambut ku sebelumnya" jianying menggeleng "kau tetap selalu baik bagaimana mana pun bentuknya ,tidak perlu merasa buruk"


mendengar itu Kelin tersenyum "nona ,kau sangat baik oh ya nona aku tak sengaja melihat mu beberapa hari lalu di pemakaman ,kau menangis seperti itu awalnya aku agak ragu untuk menemui tapi setelah melihat berkali-kali aku yakin itu anda karna itu aku baru datang"


"kau sedang mengejek atau menghibur ? ,oh lalu kau tinggal dimana beberapa hari ini ?" Kelin menggaruk tengkuknya "a-aku tinggal di sebuah rumah ,dekat pasar aku hidup dengan baik kok" jianying mengangguk "mulai besok pindah saja kemari ,aku memerlukan bantuan mu untuk mencari cara agar kita bisa kembali" Kelin mengangguk "tentu" jianying tersenyum


"lalu ketika diluar kau dipanggil bagaimana ?" Kelin tersenyum "fang yin ,aku dipanggil Fang yin nona" jianying mengangguk "oh apa kau ingat kisah lanjut dari kematian ayah pemeran utama ?" Kelin menggaruk kepalanya berusaha memikirkan

__ADS_1


"maaf nona ,aku tak ingat tapi jangan khawatir aku akan membantu anda menangani masalah disini" jianying tersenyum "baiklah ,kau kembali dulu saja besok datang dan minta lah kepala pelayan disini menerima mu" Kelin mengangguk "baiklah, nona aku akan kembali jaga diri anda ya" Kelin segera pergi melewati jendela dan menghilang seketika .


jianying termenung "jika Kelin juga ikut ,apa ada cara untuk kembali ?" "kembali kemana ? kau mau pergi ?" jianying tersedak mendengar ada yg membalas perkataannya .


ia menatap ke depan "ah... ka-kau sampai kapan ?" tianzhi tak menjawab dan mengunci pergerakan jianying "tidak peduli hal itu tapi, kenapa kau mengatakan cara kembali ? dan siapa itu Kelin ?" jianying seketika berkeringat tapi ia langsung merubah ekspresi nya dan berusaha mendorong tianzhi agar tidak terlalu dekat


"kau sudah datang tiba-tiba ,malah mengunci pergerakan ku , jendral aku khawatir aku memiliki pandangan buruk tentang mu" tianzhi masih diam ia menatap wajah jianying ,"jika ada yg memberatkan mu katakan padaku ,aku bisa membantu mu menangani nya ,kita akan segera menikah setelah umur mu dewasa" jianying terdiam


"kau terkejut ? ada apa ,kau melupakan janji mu di depan nisan saudara dan ayah ku ?" jianying memalingkan pandangannya "ti-tidak ,ha-hanya saja..." jianying benar-benar kesal karna semakin ia memalingkan wajah semakin dekat tianzhi menatapnya.


"tianzhi...kau menjauh lah dulu ,mari bicara dengan posisi benar !!" tianzhi menunduk dan berbisik di telinga jianying "ah...posisi benar ? kau kan sudah duduk lalu apa aku perlu memangku mu ?" jianying menggertak "tianzhi !! ,jangan bercanda lagi"

__ADS_1


__ADS_2