Putri Kebanggaan Jendral Tianzhi

Putri Kebanggaan Jendral Tianzhi
19


__ADS_3

besoknya tianzhi terbangun di luar sangat sepi karena masih sangat pagi bahkan matahari belum naik


tianzhi sudah tak bisa tidur memilih keluar dan melihat lihat sebentar ,tianzhi berjalan-jalan keluar dari tenda tak banyak orang bahkan bisa.di bilang tak ada sedikitpun


"bagaimana bisa tidak ada pergantian shift malam ?" tianzhi menggeleng dan terus berjalan mata nya tanpa sengaja menatap seseorang yg sedang duduk sambil mengambil beberapa tanaman obat


"jianying ?"


jianying menoleh dengan terkejut "ka-kau eh jendral kenapa kau ada disini ?" jianying berniat bangkit tapi entah kenapa kakinya tak bekerja sama dan membuat dirinya kehilangan keseimbangan dan hampir terjatuh

__ADS_1


tianzhi yg melihat itu menangkap jianying "kau baik-baik saja ?" jianying terdiam melihat wajah tianzhi dan sadar ia mendorong tianzhi tapi karna berada di tepi danau dan ada beberapa batu mereka terjatuh di tanah


jianying menutup mata mengusap lengannya ketika ia membuka mata ia terdiam dirinya berada di bawah tianzhi astaga hal yg tak bisa di pikirkan


"nona hamba mem-bawa nya ?" jianying menoleh bibi Lin Dan Jianzhen terdiam "apa yg kalian lakukan ?" jianying sadar dan menarik tangan yg awalnya ingin mendorong tianzhi "jendral kau harus segera bangun" tianzhi sadar segera beranjak duduk di ikuti jianying


"nona dan jendral mau melakukan apa ?" jianying menatap lalang "kau bicara apa ? itu kesalahpahaman" jianzhen malah menatap seolah tak percaya dan mendekati tianzhi "jendral kau kan terluka mana bisa melakukan itu bahkan di luar begini" jianying menatap tak percaya


"yak !! ini salah paham dan jianzhen kau benar-benar sesuatu !! pergi ke ruangan ku dan kerjakan kembali tugas yg aku dapat kemarin !!" jianzhen menggeleng "tidak mau ,dari pada memikirkan ku seharusnya nona tidak lupa luka jendral mungkin terbuka" jianying tersadar dan langsung menoleh "kau tak merasa sakit ?"

__ADS_1


tianzhi terdiam melihat raut khawatir jianying mereka saling tatap . tanpa di sadari jianzhen tertawa kecang "pufftt ha.haha maaf aku tak bisa menahan untuk tertawa" jianying sadar apa yg dia lakukan segera menatap tajam "JIANZHEN !! BERANINYA KAU"


tianzhi hanya memalingkan wajah menahan senyum "nona baiklah aku serius sekarang jendral sepertinya menahan sakit" jianying berbalik "tianzhi kau..." jianying membalik tianzhi dan tanpa di duga tianzhi malah menahan tawanya merasa kesal.


"jianzhen !! uhukk-uhukk" jianying menutup mulut nya karna tiba-tiba ada sensasi batuk berat semua orang langsung menatap kearahnya tianzhi langsung menarik tangan jianying "jianying kau baik-baik saja ?" jianying tak membalas hanya bisa menutup mulut dan menahan suara batuk nya


jianzhen langsung menghampiri mereka bersama bibi Lin "nona" jianying tak bergeming ia masih batuk berat "panggil tabib cepat" tianzhi langsung menggendong jianying dan membawanya pergi dari danau


jianzhen dan bibi Lin segera berpisah jianzhen memanggil tabib sedangkan bibi Lin menemani tianzhi membawa jianying ke dalam tenda

__ADS_1


sesampainya di tenda jianying masih batuk "ambilkan minum" bibi Lin segera menuangkan teh hangat "ini" tianzhi merebut nya dan menyodorkan ke mulut jianying


jianying menggeleng pelan "kau harus minum agar tenang" jianying menggeleng tianzhi meneguk teh nya dan menarik jianying untuk memberikan teh nya lewat mulut ke mulut melihat itu bibi Lin memalingkan wajah sedangkan jianying sudah tersentak


__ADS_2