Putri Kebanggaan Jendral Tianzhi

Putri Kebanggaan Jendral Tianzhi
22


__ADS_3

tepat di depan istana tandu membawa tianzhi dan jianying sampai


"selamat datang" jianying turun dari tandu di ikuti tianzhi "jinying" jianying menoleh "Loh kakak sepupu ? kau datang ?"


"syukurlah kau kembali dengan aman" Kun memeluk jianying "emh ,oh ya dimana ayah ?" Kun yg baru saja akan menjawab


"selamat atas kemenangan kalian" jianying berbalik "salam untuk yg mulia raja dan permaisuri semoga diberi umur panjang" raja mengangguk "tidak perlu sopan lagi ,kebetulan ada tamu yg datang untuk mu" jianying mengerutkan kening "tamu ?"


tianzhi menegang ia menatap tajam "itu adalah aku nona jendral" jianying menoleh dan senyum nya pudar "jendral Heng ,alasan apa anda ingin menemui saya ?" ya pria itu adalah jendral Heng yg sebelumnya di buat malu oleh nya


"aku datang setelah menemui ayah mu ,tapi sepertinya jendral liu tak menyangka dan...." jianying menggertak ia menarik kerah jendral Heng "kau !!" semua orang terdiam melihat perlakukan jianying "jinying, tenang lah ayah mu baik-baik saja" Kun datang menenangkan


dengan kesal jianying melepas cengkraman di tangan nya "wah putri jendral ternyata cukup keras ya , benar-benar tak terduga" jianying melirik datar pangeran kedua berdiri tak jauh darinya "maaf kan sikap lancang ku yg membuat mata pangeran pedih tapi....aku putri jendral Liu bukan sembarang orang bisa meremehkan" jianying memalingkan wajah sejenak sembari mengatur ekspresi wajah


"yang mulia karna hamba baru kembali hamba akan langsung kembali ke kediaman untuk menemui ayah dan menceritakan tentang di Medan ,ditambah aku memiliki hal untuk di negosiasikan kembali nanti" kaisar mengangguk "tentu" jianying memberi hormat "terimakasih atas kemurahan hati yg mulia ,kak mari kembali" Kun mengangguk


"kalau begitu aku juga akan merepotkan putri karna beberapa hari ini aku tinggal di kediaman jendral" tangan jianying mengepal "benarkah ? kalau begitu kakak sepupu ku akan membawakan kereta tambahan untuk anda" jendral Heng berdesis "kenapa ? bukan kah kita bisa berbagi ?" jianying berbalik datar


"jendral Heng maaf saja ,aku seorang wanita terhormat dan memiliki janji pernikahan dengan orang lain akan buruk di mata calon ku untuk berada di kereta yg sama dengan JENDRAL HENG" jendral Heng terdiam

__ADS_1


"sudah jianying kau mengalah saja ,naiki kuda ku aku akan menuntun nya untuk mu" jianying melihat kearah Kun "tapi kaki ku masih sakit" tianzhi berjalan mendekat "aku ikut untuk memberi salam pada jendral Liu" tianzhi naik ke kuda "kalau nona tidak keberatan ?" tianzhi mengulurkan tangannya dan dengan tenang jianying naik (berkuda berdua ,bersama mu)


semua orang terdiam "kakak kau naik saja" Kun yg terdiam mengangguk "emh kalau begitu merepotkan jendral" tianzhi tak menjawab dan mulai menjalankan kudanya menuju kediaman jendral




sesampainya di kediaman "bukan kah itu akan buruk di mata raja melihat kau yg seharusnya memberi hormat dan melapor ?" tianzhi menggeleng "aku sudah memberi laporan sebelumnya jadi ketika datang hanya memberi hormat dan pergi" jianying menggeleng tidak paham "memang seorang jendral"




"kakak pertama" jianying menoleh "ouh adik tiri kesayangan ku datang" gumam jianying pelan "gadis kejam" jianying tersenyum kecil "adik bagaimana kabar mu ?" Li mei tersenyum "adik dan ibu semua baik ,hany saja beberapa hari ini ayah sepertinya dalam kesehatan buruk" jianying terdiam sejenak



"aku akan menemui ayah ,adik tolong bantu sebentar" jianying berlari meninggalkan Li mei melihat itu tianzhi juga beranjak menyusul tapi di tahan oleh Li mei

__ADS_1



"selamat atas kemenangan anda jendral" tianzhi mengangguk "terimakasih ,kalau begitu nona Li jangan halangi saya akan memberi hormat pada jendral Liu"


merasa di abaikan Li mei mendengus kesal



di dalam ruangan jianying dengan tergesa-gesa "ayah" jendral yg sedang merapikan selimut menoleh dan termenung "apa ini sikap pantas seorang yg baru saja kembali dari Medan perang ?" jianying tak menjawab dan mengeratkan pelukannya



"jendral Liu" jendral menoleh "jendral tianzhi , a yin jendral melihat kau tak malu ?" jianying menggeleng "tidak untuk apa peduli ,dan ayah kenapa kesehatan mu bisa terganggu begitu tiba-tiba sebelumnya semua baik-baik saja ?" jendral Liu menepuk lembut kepala jianying "ayah sudah berkecimpung di dunia militer dan beristirahat beberapa bulan ini jelas akan terjangkit kau tenang saja ini hanya penyakit biasa karna tua" jianying berdiri



"pergilah ke kamar mu dan bersihkan diri setelah itu temui ayah kembali" jianying mengangguk dan pergi dengan khawatir sementara itu ayah dan tianzhi saling tatap


__ADS_1


"jendral aku memiliki permintaan...."


__ADS_2