
perang berjalan tuan wu memperhatikan Medan yg sekarang sedang saling membalas "pasukan bersiap lah" para pasukan mengangguk "saudara wu aku akan pergi dulu menemui pasukan tabib untuk menanyakan tentang Medan sekarang" wu mengangguk "baiklah" tuan Jun membawa kudanya menjauh dari gunung
setelah merasa cukup jauh "pasukan kita mundur ke dekat hutan sebelah gunung" semua pasukan menatap heran "lalu bagaimana dengan pemimpin Jun ?" wu menggeleng "dia berkhianat mari kembali dulu" wu dan pasukan bala bantuan mundur dan bertemu dengan pasukan tambahan yg di kirim oleh jendral tianzhi
"bagaimana ?" tanya tuan wu pada pemimpin pasukan tambahan "Medan hampir bisa kita kuasai tapi entah kenapa pasukan lawan terus mundur membuat pasukan tak tahu harus bagaimana" tuan wu mengerutkan kening "maksud mu ? lalu dimana jendral ?" pemimpin itu menggeleng "seingat ku jendral memimpin di ujung kiri tapi pasukan ujung kiri saja hampir bergabung dengan pasukan utama di tengah" tuan wu berdesis "sepertinya ada yg salah" di tengah pikiran mereka
__ADS_1
seorang prajurit datang tergesa-gesa "tuan hamba tak sengaja mendengar kalau pasukan lawan akan menyerang dari belakang dan di titik pengawasan memang terlihat beberapa pasukan musuh ke belakang kamp kita" tuan wu terkejut "ini benar-benar gawat ,kau pimpin pasukan bala ketika ada tanda dari wakil jendral lakukan serangan dan beberapa prajurit berani ikut aku melindungi kamp" para prajurit mengangguk dan mengikuti tuan wu
di lain tempat tianzhi masih memobilisasi sampai "lapor jendral ada pergerakan ke barat oleh musuh" tianzhi memukul meja "ke arah barat ? jangan-jangan...jianying Lion pimpin pasukan aku akan mundur" sang pengawal menahan tangan tianzhi "tuan kalau laporan nya datang sekarang berarti sudah cukup terlambat" tianzhi menepis tangan pengawal nya "dia tak akan terluka" tianzhi segera menaiki kudanya dan pergi menuju ke arah selatan
di tengah jalan tianzhi bertemu dengan pemimpin wu yg membawa beberapa pasukan "jendral" tianzhi tak membalas "cepat masuk" pemimpin wu mengangguk "percepat"
__ADS_1
tianzhi langsung berlari dan memeluk jianying "kau benar-benar tak terluka kan ?" jianying mengangguk "tentu saja mereka menganggap ku remeh , kenapa kalian ada disini ? bagaimana dengan pasukan depan ?" tianzhi melepas pelukan nya "di Medan kami berhasil menjaga kondisi dan sedikit juga yg terluka pasukan bala juga sudah berada di hutan dekat gunung menunggu" jianying mengangguk "baguslah , sepertinya kita akan menang kalau begitu kalian kembali lah aku akan mengurus kekacauan disini" tianzhi sedikit ragu "apa yg kau pikirkan ?"
mata tianzhi melebar ia segera menarik jianying ke belakang nya dan menjadi kan dirinya tameng dari sebuah anak panah "jendral !!" jianying terdiam "bajingan beraninya bermain di belakang" jianying mengambil busur dan panah milik jianzhen dan memanah orang itu hingga mati tertusuk
semua orang terdiam tianzhi menahan darah yg keluar "bantu aku membawanya kedalam" pemimpin wu segera memapah jendral tianzhi masuk kedalam kamp
__ADS_1
"jianzhen pergi ambil kotak obat di tenda ku" jianzhen segera pergi mengikuti permintaan jianying