
Jianying menarik nafas dalam-dalam "maaf sebelumnya untuk Yang Mulia kaisar, Yang mulia permaisuri dan pangeran ke 3 , Jianying tidak bisa menerima hal ini"
penasihat yg geram mengutuk "nona Liu ,anda sangat berani menolak hal ini apa tidak takut membuat orang tersinggung" Jianying berbalik ia menggertak gigi "penasihat Yue ,anda sepertinya tidak sabar akan hal ini ? ,apa kejadian ini ada sangkut pautnya dengan anda ?" penasihat Yue mengerut alis
"nona Liu ,anda berkata begini tidak takut menyinggung saya ?" Jianying tersenyum "TIDAK , sebelumnya penasihat Yue aku ingin mengatakan sesuatu 'anda jelas tidak memiliki hak berbicara padaku dalam masalah ini ,tapi masih berani mengingatkan untuk tidak menyinggung ,maaf sebelumnya tapi ANDA yg menyinggung SAYA"
penasihat terdiam , Tianzhi menahan tangan Jianying "Penasihat Yue ,aku di ajarkan oleh kedua orangtua ku untuk mengutamakan diri sendiri ,dibanding yg lain tidak peduli apapun itu di tambah AYAH SAYA ,jelas mengharapkan kebahagiaan untuk saya lalu jika terjadi sesuatu apa anda berani menjelaskan pada Ayah saya ?"
permaisuri merasa tak enak "jinying..." Jianying yg menerima teguran lembut menghela nafas ,ia menutup mata nya sejenak "hamba berbicara terlalu banyak ,mohon pengertian dari Yang Mulia dan Yang mulia saya menolak ini bukan karna kepentingan sendiri tapi mengingat jendral Tianzhi sendiri sudah berjanji pada Jendral Liu sebelum akhirnya pergi untuk menjaga saya dan membahagiakan saya ,begitu juga saya ,saya sudah berjanji untuk akan selamanya berdiri di samping tianzhi dan berbagi semua kesulitan bersama dimasa depan ,jadi saya tidak bisa menerima pertunangan dengan pangeran ke 3 ,saya minta maaf"
Tianzhi terdiam mendengar kata-kata Jianying ,begitu juga kaisar dan permaisuri sendiri , Jianying yg sebelumnya di genggam tangannya oleh Tianzhi membalas genggaman tangan itu .
"Mohon Yang Mulia menerima alasan kami untuk bersama" kaisar melirik pangeran ke 3 yg juga terdiam "Itu hanya sekedar janji , Jendral Tianzhi bisa melakukan janjinya dengan menjaga dari jarak jauh" Jianying menatap datar
"kalau begitu , aku memilih selamanya sendirian daripada berpaling dari janji ,dan penasihat Yue kami berdua sudah berjanji kepada orang mati jika mengingkari nya aku khawatir mati nanti menjadi hantu"
__ADS_1
Jianying merasa sudah cukup bicara "Jianying akan kembali ke kediaman karna ada urusan ,untuk pertunangan ini tolong dipikirkan kembali terimakasih atas kepercayaan yg diberikan" Jianying melepas genggaman Tianzhi tapi segera di tangkap kembali "mari keluar bersama , silahkan di pikirkan kembali untuk Yang Mulia kaisar dan permaisuri"
ketika sudah berada di luar ruangan , Jianying menutup mata sejenak, Tianzhi menyadari hal itu dan menatap Jianying "ada apa ? apa kau merasa tak enak ?" Jianying menggeleng "tidak , bagaimana menurutmu tentang kejadian barusan ? apa aku akan dihukum karena berbicara tidak sopan seperti itu ?"
Tianzhi menggeleng "tidak Yang Mulia permaisuri jelas menyayangi mu ,dia tidak akan marah mungkin hanya merasa tak enak saja" Jianying menunduk "mau bagaimana pun juga ,jalan yg akan diambil nanti pasti berkaitan dengan kesejahteraan dimasa depan ,dihukum juga aku rela asal di saat bertemu dengan ayah nanti aku tidak dimarahi"
Tianzhi menggeleng "tidak ,aku tidak pernah bermain kata-kata ketika di depanmu ,selamnya didepan mu semua yg aku katakan adalah berasal dari hati dan merupakan kejujuran bukan sekedar omong kosong" Jianying terdiam ,ia bisa.merasakan betapa tulus dan perhatian nya Tianzhi dari kata-katanya barusan
__ADS_1
Tianzhi kembali menggenggam tangan Jianying "ah ,sebelum kembali ke kediaman bagaimana kalau temani aku pergi ke suatu tempat" Jianying mengerutkan dahinya "kau mau pergi kemana ? apa jauh ?" Tianzhi menggeleng "tidak juga ,mari" .
Jianying menatap bangunan didepannya dengan bingung "kita mau apa kemari ?" Tianzhi tersenyum "kau akan tahu setelah masuk ,mari" tiyanzhi menggenggam tangan Jianying dan mulai membawa nya masuk
beberapa pelayan yg ada memberi hormat "tuan muda kembali ?" Tianzhi mengangguk ,ia masih mengandeng Jianying yg bingung "sebenarnya kita mau apa kemari ?"
Tianzhi tersenyum "sudah mau sampai ,kau akan segera tahu" Jianying benar-benar merasa kalau ada yg salah hingga mereka memasuki sebuah pintu dan seorang wanita duduk menatap langit
"kau datang Tianzhi ?" Tianzhi mengangguk "ya ,dan aku membawa seseorang yg ingin ku kenalkan dengan ibu" Jianying seketika menegang "a-apa...i-ibu ?" wanita itu berbalik , wajahnya sangat cantik , penampilan nya sangat anggun hingga Jianying tidak mengira kalau dia adalah ibu dari Tianzhi
__ADS_1