
jinying merasa bosan mendatangi danau matanya menatap kearah permaisuri yg sedang mengobrol dengan utusan kerajaan sebrang
jinying yg tak ingin mengganggu menatap danau ditemani pelayanannya "putri....." jinying menoleh "ada apa ?" pelayan membungkuk "i-itu selir Li meminta anda untuk menemuinya di belakang taman timur" jinying tersenyum remeh "kalau aku menolak ?" pelayan berbisik pelan "selir mengatakan ia tak akan segan membuat masalah dengan permaisuri" shuwan berdecih "berani sekali...kalau begitu mari melihat pertunjukkan yg dia buat tapi sebelum itu aku ingin kau....."
di taman belakang timur sepasang ibu dan anak berdiri "Bu ,apa kau yakin jinying akan datang ?" Li Wei tersenyum "tentu ,dia tak akan membiarkan permaisuri ikut terluka jadi dia pasti datang" Li mei tersenyum "baguslah"
tak lama jianying datang sendirian "jianying kau benar-benar penurut" jinying tak menjawab "kau harusnya sadar tak pantas menemani permaisuri !!" jianying menatap datar "aku tak mengerti maksud kalian ? ada urusan apa memanggil ku ? aku masih harus menemani yang mulia permaisuri" Li mei mendekat "yg akan menemaninya nanti aku bukan kau !!" jianying melirik datar Li mei yg tanpa malu berbisik di telinga jianying
__ADS_1
"kalian ibu dan anak seharusnya menjaga diri dan tak membuat keluarga jendral malu" Li mei yg kesal berniat memukul jianying tapi berhasil di tepis "kau !!" jianying menepisnya dan berpaling "jangan lupa selama beberapa hari ini aku mempelajari ilmu beladiri memangnya untuk apa ?" melihat ketangguhan jianying Li Wei memberikan kode
Li mei mendorong jianying ke belakang pohon yg kebetulan adalah sebuah kolam dalam yg kotor dan tak terpakai jianying terkejut ia berusaha berenang tapi ia kembali terdiam suara nya tak bisa ia keluarkan bahkan tubuhnya kaku "apa yg mereka lakukan !! dasar"
masih dengan pikiran nya tiba-tiba jianying di tarik paksa dan di buat berdiri sedangkan Li mei memasuki kolam dan mulai berpura-pura berteriak "jadi ini.... ta-tapi bagaimana menjelaskan aku tak bisa mengeluarkan satupun suara"
berbeda dengan itu Li Wei yg sebelumnya bersembunyi datang "pangeran terimakasih sudah menolong putri ku Li mei ? lihat ibu" Li mei mengangguk pelan "i-ibu" Li Wei memeluk Li mei "syukurlah kau baik-baik saja ,jianying !! kenapa kau melakukan ini" jianying mendengus tapi tak bisa "kalian pasangan ibu dan anak lihat bagaimana aku menyelesaikan kalian karna melakukan ini"
__ADS_1
"nona apa kau baik-baik saja ?" pangeran itu mendekat tapi langsung di tepis "dia orang ku ,pangeran kenapa kau bisa berada disini ?" pangeran membungkuk "aku datang karna mendengar suara minta tolong" tianzhi terdiam melihat pakaian jianying tidak terlihat basah padahal jelas ketika di sentuh sangat basah
"apa yg terjadi disini ?" permaisuri dan utusan kerajaan sebrang datang dan terkejut melihat kekacauan "putra ku ? kau tiba-tiba berlari apa untuk ini ?" pangeran yg menolong Li mei mengangguk "maaf kan shian kakak karna pergi tiba-tiba dan permaisuri maaf atas kelancangan hamba" permaisuri menggeleng "tidak apa selir Li ? apa yg terjadi ?" Li Wei berdiri dan menunjuk jianying "aku juga tak tahu tapi sebelumnya putri ku mendapat surat dari jianying yg memintanya datang kemari karna itu Li mei kemari.....aku tak menyangka jianying akan mendorong Li mei padahal dia tak bisa berenang" Li Wei memeluk Li mei "i-ibu aku takut"
semua orang memberikan tatapan mengintimidasi pada jianying kecuali permaisuri yg menatap tak percaya
"apa itu benar putri jinying ?" jianying terdiam
__ADS_1