Putri Kebanggaan Jendral Tianzhi

Putri Kebanggaan Jendral Tianzhi
18


__ADS_3

jendral Heng pergi dengan malu "wanita itu benar-benar di luar dugaan" selir jendral yg mendengar itu menoleh "jendral kau harus membalas dendam dia dengan berani membongkar rencana anda" jendral Heng berbalik


"kau diam saja ,di banding balas dendam lebih baik aku menarik nya menjadi selir ku mari kembali"


setelah kepergian jendral Heng "kau pergi kemana saja ?" jianying berbalik menatap tianzhi "hanya beristirahat" tianzhi bangun dari duduknya "kau bahkan tak berada di tenda mu , kau pergi kemana selama berjam-jam ?" jianying menghela nafas "hanya bernostalgia ,semuanya sudah selesai kan ? kita pergi dari sini besok ?" tianzhi menggeleng


"4 hari lagi kita baru bisa kembali" jianying mengangguk "kalau begitu beristirahat lah dulu dan tianzhi....kau lebih baik beristirahat agar luka mu tertutup" tianzhi terdiam sejenak "kau juga" jianying tak menjawab dengan anggukan "aku harus melakukan satu hal lagi baru bisa beristirahat dengan tenang ,jianzhen mari pergi" jianzhen mengangguk dan mengikuti nona nya itu pergi

__ADS_1


"jendral ?" tianzhi menggeleng "lakukan seperti perkataannya" lion bangkit mengikuti tianzhi yg melangkah pergi "tuan bukan kah anda dan nona bisa kembali lusa ?" tianzhi berbalik "aku akan membawanya jalan-jalan dulu di desa sebelumnya" lion mengangguk


hari sudah malam tianzhi bangun dan melihat keluar tenda milik jianying masih menyala bahkan tak memiliki suara apapun


lion muncul "tuan ada apa ?" tianzhi berdiri tegak "jianying dimana ?" lion menggaruk tengkuknya "tidak tahu ,oh ya besok para pemimpin mengajak untuk berpesta apa jendral ikut ?" tianzhi mengangguk dan berbalik masuk


"maaf mengganggu" tianzhi dan lion menoleh "bibi Lin ?" bibi Lin mengangguk "jendral apa anda melihat nona kami ?" tianzhi menggeleng "tidak apa nona mu tak ada di ruangannya ?" bibi Lin menggeleng "tidak ,apa jendral dan tuan ini tahu dimana nona kami ?" tianzhi bangkit "coba tanyakan saja pada para pengawal di depan tendanya" bibi Lin mengangguk "kalau begitu hamba izin pergi" bibi Lin keluar dari tenda meninggalkan kebingungan di pikiran tianzhi

__ADS_1


"tuan anda masih terluka lebih baik anda beristirahat agar bisa pergi bersama nona jianying" tianzhi mengangguk dan berbaring "hamba akan pergi" setelah kepergian lion tianzhi menatap langit-langit kasur nya "dari kemarin ia bertindak aneh bahkan pagi ini" tianzhi sedikit heran tapi ia tetap tenang dan menutup mata


aku akan mencari tahu nanti ,lebih baik memulihkan kondisi ku agar nanti bisa melindunginya jika sesuatu terjadi


di lain tempat jianying berdiri menatap dari jauh ke arah tenda tianzhi "nona hamba membawa kabar" jianying menatap turun "ada apa bibi Lin ?" bibi Lin membungkuk "nona Lou sudah berada di rumah besar jendral Lui , hamba juga sebelumnya sekalian memeriksa di rumah jendral tak terjadi apapun semua nya baik" jianying mengangguk "bagus lah"


"nona ini sudah malam dan angin malam akan dingin kenapa anda tidak kembali ke tenda untuk beristirahat ?" jianying menggeleng "aku baik-baik saja ,bibi Lin kau bantu aku rawat jianzhen sebentar ajarkan dia jurus-jurus ringan aku akan disini sebentar lagi" bibi Lin mengangguk dan pergi dari sana

__ADS_1


aku sudah mendapatkan penglihatan tentang kejadian itu tapi tetap tak bisa menolong nya , bagaimana bisa aku begitu tak berguna.....sangat memalukan


__ADS_2