Rahasia Kebaikan Ibu Mertua

Rahasia Kebaikan Ibu Mertua
Tawaran Dari Cala


__ADS_3

[Apa yang kamu ingin bicarakan? Apa kamu ingin meminta aku mempertanggung jawabkan perbuatan aku saat malam itu? Atau kamu ingin aku menikahi kamu, dan kamu bisa kaya raya. Itu kan yang sedang kamu rencanakan dengan Tari." Agam langsung menyela ucapan mantan kekasihnya. Laki-laki itu seolah tahu apa yang Cala telah rencanakan, bersama Tari.


[Agam, kenapa kamu berkata seperti itu, aku memang diawal, memiliki rencana untuk menjebak kamu dan semua itu atas perintah dari Tante Tari, tetapi aku tidak bisa mengikuti apa rencana Tante Tari, aku sadar aku salah tapi bukan berati kamu akan menghakimi aku kan?] tanya Cala dari balik telepon dan dapat Agam dengar dari cara dia berbicara kalau wanita itu juga sedang menyesali nasibnya.


[Lalu, tujuan kamu menelepon aku apa? Tujuan kamu datang ke rumah aku untuk apa juga? Tidak mungkin kan kamu akan berdiri dipihakku untuk melawan wanita licik itu. Asal kamu tahu kalau aku tidak lagi mencintai kamu, aku sudah menutup lembaran dengan kamu dan di hatiku hanya ada Livy dan buah hatiku,] Agam kali ini sudah benar-benar sadar dan hanya ingin mencintai dan memperbaiki hubungan dengan mantan istrinya.


[Yah, aku memang tidak ingin berdiri di pihak kamu, karena aku hanya ingin mengatakan kejujurannya. Aku dan kamu tidak pernah melakukan hubungan intim seperti yang aku katakan tempo hari. Aku hanya diminta oleh Tante Tari untuk menjebak kamu, dan nantinya meminta kamu untuk bertanggung jawab atas apa yang tidak kamu lakukan, lalu aku bisa menguasai harta kamu, dan nanti hasilnya akan dibagi dua dengan Tante Tari, tapi aku baru sadar kalau Tante Tari hanya memanfaatkan aku, dan kamu pastinya sudah tahu kalau Tante Tari sudah merugikan kamu,] Cala mengatakan semua yang terjadi pada dirinya dan semuanya adalah rencana Tari.

__ADS_1


[Maksud kamu mengatakan seperti itu apa? Kamu ingin aku bersimpati dengan kamu, dan kamu bisa melancarkan rencana kamu, tapan aku membenci kamu. Jujur sejak kejadian malam itu meskipun kamu tidak mengatakan dengan jujur apa yang sebenarnya terjadi, tetapi aku sudah menduga kalau kamu itu bersekongkol dengan nenek-nenek tua itu, dan kali ini dengan kejujuran kamu, aku semakin tahu siapa kamu, dan aku semakin hilang filling dengan kamu.Lebih baik kamu katakan ingin kamu apa, karena aku cape dan ingin istirahat,] tekan Agam pada Cala.


[Aku tidak minta apa-apa Agam, aku hanya ingin kalau kamu itu bisa memaafkan aku, dan membuang pikiran kamu yang melihat kalau aku itu wanita gamopangan,] balas Cala dengan jujur.


[Ok, kalau kamu mengatakan dengan jujur dan meminta agar aku percaya dengan kamu laku aku memaafkan kamu, apa kamu bisa pergi dari aku dan melupakan aku, dan juga tidak mengganggu aku lagi? Atau ada maksud lain dari semua yang kamu katakan saat ini?] Agam kembali menekan Cala yang mana laki-laki itu sudah tidak mau berhubungan dengan mantan kekasihnya yang dia anggap sama saja.


[Hahaha... kamu memang pantas mudah sekali dihasut oleh nenek-nenek peot itu, itu semua karena kamu memang mudah untuk dikibuli dan kamu juga sebelas, dua belas dari Tari mata duitan. Katakan berapa yang kamu inginkan agar kamu bisa pergi jauh dari kamu," ucap Agam dengan suara yang seolah meremehkan Cala.

__ADS_1


[Terserah apa yang kamu katakan, tapi asal kamu tahu kalau aku tidak mungkin melakukan ini kalau aku punya simpanan yang cukup untuk pergi dari kamu, aku hanya butuh satu milliar untuk pergi jauh dari kamu.]


Agam kembali tertawa dengan renyah ketika mendengar nominal yang Cala katakan, bahkan dia tidak menyangka kalau dia akan menjadi korban pemerasan oleh mantan kekasihnya. Sedangkan mantan istrinya yang membawa anaknya tidak meminta uang untuk menjalani hidup sepeserpun, semuanya dia lakukan secara mandiri berbeda dengan Cala. Kini tanpa Livy katakan kelebihannya dan juga ke kekurangan, Agam sudah bisa membandingkan sendiri dan Livy lah yang jadi juaranya.


Bersambung...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2