
ketika prajurit itu melihat kedua tanga jendral yang sedang diplintir dan diremat oleh anak laki laki. prajurit itu berteriak lagi " jendral cepat menjauh dari anak itu, anak itulah yang telah mengalahkan 20 orang prajurit kita sendirian."
sang jendral sangat terkejut ketika mendengar bahwa anak kecil ini yang sudah menghabisi 20 orang prajuritnya sendirian kemudian tertawa" hahahaha muahahaha hah hah ah ah ah. hey apa kau sedang bercanda anak kecil ini bagaimana mungkib mengalahkan 20 orang perajurit dewasa. hey prajurit apa kau sedang mabuk"
anak itu semakib menambah kekuatannya untuk memelintir lengan jendral itu dan *** tangannya
jendral cepat pergi dari situ anak itu mau menghancurkan tanganmu, cepatlah mrelpaskan diri teriak sang prajurit dengan rasa khawatir karena melihat ekspresi anak itu yang terlihat semakin marah
sedangkan sang jendral sendiri terkejut dengan kekuatan anak itu yang bisa membuat tangannya sedikit merasa sakit bahkan ketika punggungnya di pukul dengan besi dia tidak bisa merasakan sakit karena kekuatan tubuhnya yang hebat tetapi ketika anak ini memelintir dan meremat tangnnya jendral itu merasa sedikit sakit pada kedua tangannya akibat plintiran dan rematan itu
kemudian prajurit itu berteriak " tenang jendral aku akan segera menyelamatkanmu" ketika prajurit itu sampai 3 langkh prajurit itu menelan ludah kakinya gemetar karena dia terlalu takut sehingga prajurit itu mundur kembali dan menghampiri prajurit lainnya " hey cepat kamu aja yang maju biar aku saja yang menjaga 2 penjahat ini kamu yang menyelamatkan jendral" jelas perajurit itu
" baiklah tenang saja serahkan bocah inguasan itu padaku" ternyata perajurit ini bwlum tau tentabg kehebatan anak kecil itu sehingga dia sampai berani menantangnya " hey bocah ingusan kamu biaa mendesak jendral karena jemdral menahan diri, tapi karena kamu benar benar telah membuatku marah aku tidak akan menahan diri rasakan jurusku"
perajurit polos itu melakukan kuda kuda dan berterika "bangau hitam berculaa satu mbeeekkkkkkk" perajurit itu langsung berlari menuju anak itu untuk menyeruduk anak itu dwngan kepalanyab tetapi anak itu mwlwpas salah satu cengkraman tangannya pada jendral untuk menahan serudukan kepala prajurit itu.. anak itu menggunakan jari telunjuknya
brakkk
kepala prajurit itu tertaha jari telunjuj anak itu kemudian prajurit itu berteriak " ini belum selesai rasakan jurus dorongan sapi perahhhhhhh mooooo" sang prajurit itu mendorong kepalanya semakin keras tetapi sang anak itu tetap dapat menahanny...
__ADS_1
sang jendral yang tangan kirinya terlepas dari cengkraman anak kecil iru langsung mwnyerang dengan meluncurkan tinju . anak itu dengan tangan satunya menahan kepala sapi perah dan tangan satunya memlintir terpaksa anak kecil itu melepas plintiran nya pada tangan jendral intuk bisa menahan tinju jendral itu
bakkk
terdengar suara benturan lagi antara tinjuan jendral dan telapak tangan anak itu jendral itu berteriak " ini belum selesai nak " aang jendral menambah kekuatan tinjunya dan anak itu kakinya mulai terdoring mundur karena beaarnya kwkuatan sang jendral... anak itu terlempar kebelakang dan bakkk punggungnya membentur pohon hingga pohon iru patah dan anak itu pingsan
aang jwndral berkata " sepertinya aku tidaj sengaja terlalu berlebihan terhadap anak kecil itu, yah semoga saja dia masih hidup" sang jendral berjalan mendekati anak itu kemudian melwtakkan jari tengah dan jari telunjuknya pada leher anak itu untuk memeriksa denyut nadinya" sial untung saja dia belum mati" ucap jendral itu " perajurit cepat bawa anak itu kita sudah menangkap nya kita penjarakan dia"
" dan juga untukmj prajurit sapi peras karena kebwranianmu kamu juga akan mendapat imbalan" ucap jendral sebelum pergi meninggalkan peajurit yang mulai membawa anak itu
sebentar sebenyar kenapa aku seakan melupakan sesuatu ya? oo iya bukankah aku saat ini mencari seorang anak yang ahli bela diri untuk menjadi pengawal tuan dika dan anak kecil itu sangat pandai bela diri tentu saja itu akan cocok... tapi kan dia seorang penjahat memangnya dia mau melakukan perintah menjaga tuan dika??
sesampainya di istana sang jendral langsung pergi ke penjara untuk melihat kondisi anak itu" hey prajurit dimana kau penjarakan anak yang tadi sore dibawa kesini" tanya sang jendral
" anak yang mana tuan jendral saya yang bertugas dan bertanggung jawab atas penjara ini tidak mendapati tahanan seorang anak yang dibawa kesini dari pagi sampai saat ini tapi sore tadi memang ada penjahat yang tertangkap dan dipenjara di sini tapi dia bukamlah seorang anak anak melainkan orang dewasa" jawab prajurit penjaga penjara
" Apa? bagaimana mungkin seorang anak berubah menjadi orang dewasa. apa anak kecil itu melarikan diri?? tapi melarikan diri dalam keadaan pingsan itu juga tidak mungkin" sang jendral berfikir keras
" prajurit tolong bawa aku pada penjahat yang tadi sore dibawa kesini" perintah sang jendral
__ADS_1
" baik tuan jendral mari ikut saya, akan saya tunjukan tempatnya" jawab prajurit penjaga dan mulai berjalan " kita sudah sampai tuan jendral, ini tempat tahanan nya" jelas sang prajurit sambil menunjuk salah satu jeruji besi
" tolong buka pintunya prajurit saya ingin melihatnya, " perintah sang jendral
" tapi yang mulia tahanan disana itu berbahaya jika anda masuk bagaimaba jika tahanan itu tiba tiba menyerang anda tuan jendral" jelas sang perajurit
" tidak masalah, saya bisa membela diri tidak akan semudah itu untuk menyerangku" jelas sang jendral
" baiklah tuan jendral jika anda memaksa" sang prajurit mengeluarkan kunci.
kunci itu sangat banyak tetapi dirangkai menjadi satu sang prajurit memasukan salah satu kunci itu kedalam lubang kunci pintu penjara dan memutarnya tetapi pintu penjara tidak terbuka artinya kunci itu slah dan prajurit menggunakan kunci yang lain untuk membuka pintu penjara tetapi lagi lagi kunci yang dia pakai tidak dapat membuka pintu penjara yang artinya bukan kunci itu yang cocok sang prajurit terlihat gemetar tangannya dan mencoba kunci itu satu persatu
"maaf tuan jendral saya lupa kunci untuk penjara ini jadi saya harus mencoba satu persatu kunci dengan kebingungan" ucap penjaga itu
tiba tiba jendral langsung menyergap penjaga itu dan menjatuhkannya dalam keadaan tengkurap dan memegang kedua tangannya supaya tidak bisa memberontak... sang jendral curiga dengan gerak gerik pengawal kerajaan yang bahkan tidak bisa ingat kunci yang cocok
sang jendral memukul prajurit itu dan tiba tiba blarrr wajah perajurit itu berubah menjadi seorang penjahat perempuan yang bersengkokol bersama anak sakti
" sialan cepat katakan dimana ke 2 temanmu itu labur?" bentak sang jendral dwngan perasaan murka
__ADS_1
" kamu pikir saya akan memberitahukannya?? kedua temanku sudah lari ketwmpat yang jauh kamu telat jendral.. kamu sudah telat." ucap penjahat itu berusaha memanas manasi jendral