
" kamu pikir saya akan memberitahukannya?? kedua temanku sudah lari ketwmpat yang jauh kamu telat jendral.. kamu sudah telat." ucap penjahat itu berusaha memanas manasi jendral
" tidak masalah saya akan mencariny meskipun sampai ke lubang semut sekalipun" ucap sang jendral
" sepertinya anda terlalu percaya diri tuan jendral teman temanku bisa kabur juga karena kebodohan anda jendral, saya tidak percaya seseorang dengan pangkat jendral benar benar sebodoh ini" ucap anak terswbut
"bagaimanapun juga saya harus bisa memperlambat jendral ini supaya kedua temanku tidak terkejar akan buruk jika dia mengejar temanku yang sedang kesusahan membawa anak sakti itu dalam keadaan pingsan" pikir penjahat itu
tiba tiba terdengar suara " ummm umm ummm ummm "
sang jendral meninggalkan penjahat itu yang sekarang dalam posisi tengkurap tidak berdaya dan terikat kedua tangannya di belakang dan menghampiri suara itu. sang jendral melihat perajurit perajuritnya yang sedang dalam keadaan terikat tidak berdaya di dalam penjara
sang jendral mengambil kunci itu dan memasukan ke lubang pintu penjara tetapi pintu itu tidak terbuka sang jendral mencoba kunci lain tetap tidak terbuka hal ini membuat jendral sangat keaal dan langsung mendobrak jeruji pintu penjara hingga penyot dan terbuka jendral langsung masuk jesalam penjara dan melepas kan para ptajuritnya dari ikatan itu
" jendral cepat kita kejar kedua temannya yang sudah kabur lebih dulu anak sakti itu sangat mengerikan, jendral kita tidak bisa membiarkannya berkeliaran" ucap salah seorang prajurit
" cepat kalian kejar" jawab jendral itu
"jendral memangnya tidak ikut mengejar?" tanya perajurit itu yang melihat jendral tetap ditempatnya dan tidak berniat untuk lari
" aku ada urusan dengan penjahat ini. dia tadi menghinaku aku akan sedikit bermain main dengannya atau mungkin bisa dikatakn memberikan sedikit hukuman kepadanya. cepat kalian kejar dan tangkap mereka" bentak sang jendral kepada perajuritnya
__ADS_1
akhirnya setelah para prajuritnya keluar semua dari penjara
" baiklah nona kecil sekarang tinggal kita berdua di tempat ini haruskah saya sedikit bermain main dengan tubuh indahmu ini? " ucap sang jendral menggoda
"dasar setan, tidak punya moral jika kamu berani menyentuhku maka aku benar benar akan menghancurkanmu jendral biadab" teriak penjahat itu kepada jendral
tetapi sang jendral menanggapinya dengan santai " uuuuu seramnya, kamu masih kecil tapi bisa marah membuatmu makin terlihat manis entah kenapa ketika melihatmu marah, justru malah membuatku semakinn tertarik denganmu" ucap jendral
" mau kau bawa kemana aku?.. jangan menyentuhku setannn" ucap perempuan sambil berteriak dan berontak ketika tubuhnya digotong sang jendral
" aku mau sedikit bermain main dengan tubuhmu jadi sebaiknya kamu nurut saja.... dan juga jangan terlalu banyak berteriak jika tidak ingin kehabisan tenaga secara sia sia" ucap jendral sambil berjalan dan membopong perempuan itu
akhirnya mereka sampai ditempat tujuan yaitu diatas tembok istana sang jendral langsung mengikat kaki penjahat perempuan itu
" hey kalau kau teriak terus menerus aku akan mencium bibirmu itu supaya kamu bisa segera diam.. aku ingin sedikit memberikan hukuman krpadamu karena membuat kedua tahanan kabur. tenang saja aku hanya akan mengikat kakimu dan menggantungmu terbalik supaya teman temanmu itu tidak kabur dan menyerahkan diri awowwowkwo" jelas sang jendral
" sekarang ayo kita lihat apakah teman temanmu itu akan menyelamatkanmu??" ucap sang jendral dengan senyum diwajahnya
sang jendral itu mulai mengikat kaki penjahat itu dan menurunkan tali yg mengikat kaki penjhat perlahan lahan dari atas tembok....
sehingga penjahat itu tergantung terbalik kepala di bawah dengan kaki terikat tali dan ujung tali itu di pegang oleh jendral jadi seperti memancing .. dan menahan tali supaya dia tidak jatuh...
__ADS_1
" hahaha temanku sudah pergi jauh. dia sudah keluar dari istana ini apa yang kau lakukan hanya sia sia saja jendral bego!" ucap gadis itu berteriak dalam keadaan kepala berada dibawah dan kaki menggantung
"hey apa yang kau katakan?? sepertinya hukuman ku belum bisa membuatmu kapok.. kita tunggu saja apakah teman temanmu itu peduli denganmu atau tidak.. jika kamu rela mengorbankan dirimu supaya teman temanmu bisa kabur... apakah mereka juga akan rela mengorbankan diri mereka untuk menyelamatkanmu... jika tidak, sungguh malang sekali nasibmu nona kecil mengorbankan nyawa untuk orang yang bahkab tidak perduli pasamu." balas sang jendral
" hey apa maksudmu ? aku menolong orang bukan untuk mendapat balasan supaya dia juga mau menolongku.. aku menolongnya tanpa mengharap imbalan ..jadi jika anda pikir jika mereka tidak menolong saya saya akan merasa sedih dan menyesal.. maaf saja itu hanya pendapat anda saja saya bukan orang seperti itu". balas sang penjahat dalam keadaan terbalik
" seperti biasa perempuan memang paling pandai kalau urusan ber silat lidah... tapi apa yang kau katakan bisa saja hanya kebohongan, padahal hatimu sekarang sedang berteriak " tolong teman teman tolong aku. aku takut huuuu bukab kah aku sudah menolong kalian kenapa kalian membiarkan aku menderita seperti ini dan meninggalkanku sendirian huuuu haaaaaa" mungkin seperti itu isi hatimu... sekarang kau hanya berlagak sok kuat padahal hatimu sedang berteriak memohon supaya teman temanmu itu menyelanatkanmu".balas sang jendral
" terserah bagaimana pendapatmu tapi yg jelas teman temanku tidak akan kembali kesini untuk menyelamatkanku karena mereka sudah pergi jauh jadi. jangan terlalu berharap" balas sang penjahat
"oh jadi begitu... tenang saja jika mereka tidak segera kembali untuk menolong mu. maka kamu akan tergantung seperti ini hingga kematianmu, mudah kan?? normalnya manusia hanya bisa kuat menahan 5 jam saja dalam posisi seperti itu jadi jika temanmu tidak segera datang bisa dipastikan takdir kematianmu sudah dapat diperkirakan" balas sang jendral
" saya bukan orang seperti itu, yang takut mati tuan jendral yang terhormat.. justru sebuah kebanggaan jika kematian saya bisa berguna bagi orang lain, saya merasa terhormat mati sebagai kesatria." balas sang penjahat itu
" hmmm mati sebagai kesatria... kesatria seperti apa ya?? kalau boleh tau kesatria yang menjarah harta rakyat itu kesatria yang bagaimana ya?" tanya sang jendral
sang penjahat mulai merasa.pusinh di kepalanya sehingga dia tidak menjawab pertanyaan sang jendral
" hey kenapa kamu tidak menjawab pertanyaanku ? apa kau sudah kehabisan kata kata ?? tanya sang jendral heran karena tiba tiba perempuan yang suka banyal bicara tiba tiba tidak menjawab pertanyaan nya
dalam keadaan setwngah sadarnya perempuan penjahat itu menjawab " aku malas meladenimu aku lebih suka tidur daripada harus meladenimu"
__ADS_1
" hey hey apa kau sudah sampai pada batasmu haaa?" tanya sang jendral...
karena tidak mendapat jawaban sang jendral kembali berkata " oh jadi sudah pingsan ya. benar benar menyebalkan.. sepertinya teman temanmu memang tidak menyelamatkanmu seperti yang kamu katakan. yahh mungkin saja teman temanmu tidak tahu kalau kamu sebenarnya sudah tertangkap dan mereka terlanjur pergi jauh belum lagi ini sudah larut malam: ucap sang jendral