
yahh mungkin saja teman temanmu tidak tahu kalau kamu sebenarnya sudah tertangkap dan mereka terlanjur pergi jauh belum lagi saat ini sudah larut malam: ucap sang jendral..
" sesuai perkataanku tadi gadis kecil jika teman temanmu tidak kembali dan menolongmu maka kamu akan tetap tergantung seperti ini sampAi temanmu mau menolongmu sebaiknya kamu mulai membiasakan diri dengan hukuman ini ok.. aku mau pergi byee" ucap jendral itu
meskipun sang jedral mengatakan kalau dia tidak akan menghentikan hukuman nya kepada gadis penjahat itu, sebelum teman temannya datang...
tetap saja sang jendral tidakk tega jika membiarkan penjahat itu tetap dltergantung disana .. akhirnya sang jendral menarik tali yang mengikat gadis itu keatas sehingga ketika gadis itu sampai diatas... dang jendral terkejut
" apa apaan ini? kenapa tubuhnya dan wajahnya tiba tiba berubah... awalnya sang jendral melihat gadis itu seumuran dengan dika.. sebentar apa ada yang aku lupakan...
sang jendral mengingat kembali peristiwa didalam penjara..
" oiya tadi sebelum aku masuk penjara aku melihat seorang dengan tubuh dan wajah seorang prajurit yang tidak lain adalah wanita ini yang sedang menyamar setelah saya melihat prajurit penjaga pintu itu tidak bisa memilih kunci yang cocok dan kebingungan untuk membuka pintu penjara saya langsung memukulnya karena sudah jelas dia bukan prajurit penjaga penjara dan blarr tiba tiba dia berubah menjadi gadis kecil saya tidak terlalu memikirkan keanehan itu karena saya langsung terfokus pada perajurit yg berteriak dari dlaam penjara... apa mungkin?? apa mungkin dia bisa merubah diri menjadi orang lain merubah tubuh dan wajahnya.. ini mustahil tapi kenyataan nya dmemang seperti itu . sial siapa sebenarnya perempuan ini??" ucap sang jendrAl kebingungan
sang jendral melihat wajah perempuan itu yang berwarna merah menandakan aliran darahhhhnya turrun menuju ke wajahnya karena. posisi tergantung
" saya tidak mengira orang yang aku pukul karena menyamar sebagai perajurit ternyata perempuan secantik ini,, ucap sang jendral
sang jendral kemudian membawa perempuan yang dalam keadaan pingsan itu kekamarnya dan memanggil perawat kerajaan itu untuk memerikasanya..
" bagaimana perawat,, kondisinya? tanya sang jendral
" tuan jendral kondisinya tidak ada yang perlu dikhawatirkan dia hanya pingsan mungkin seyelah istirahat dia akan baikan" jawab perawat itu
" baiklah kalau begitu terimakasih.. maaf meskipun sudah larut malam tapi harus memanggilmu " ucap sang jendral
" tidak masalah tuan jendral ini sudah kewajiban saya sebagai perawat di kerajaan ini... baik tuan jendral saya mohon pamit" balas perawat itu
__ADS_1
sang jendral akhirnya tiduran di sofa yang berada dikamarnya karena ranjangnya dipakai tidur oleh gadis penjahat itu..
" yahh sepertinya aku tidak bisa mendapat pengawal untuk tuan dika.. dan tuan dika besok sudah harus berangkat ke sekolah bagaimana aku menjelaskan hal ini kepada yang mulia karena tidak bisa memenuhi permintaannya ..semua ini perempuan itu penyebabnya dia membuat anak kecil yang akan aku jadikan pengawal tuan dika kabur" pikir sang jendral itu pusing tujuh keliling
sudah larut malam sebaiknya aku segera tidurr... aku pikirkan besok saja penyelesaian masalah ini.. benar benar hari yang melelahkan
ketika sang jendral mulai menutup matanya untuk tidur...
tiba tiba perempuan yang sedang tidur di ranjangnya itu berteriak "tolongggg - tolonggg jangan tinggalkan akuuu. aku takut sendiriannn ayahhh! ibuuu!"
sang jendral yang terkejut langsung terjatuh dari sofa
brakkk
" sialan apalagi sih ini tidak bisakah kau biarkab aku istirahat sebentar?" sang jendral akhirnya bangkit dari lantai dan mendekati perwmpuan itu
tibaa tiba tangan kiri gadis itu terangkat lurus keatas seakan tangannya itu sedang berusaha menggapai sesuatu dan gadis itu berteriak " jangan pergi aku mohon jangan pergi ayahhh ibuuu .." teriak gadis itu dengan wajah yang berlumuran keringat karena rasa takut yang menguasainya
sang jendral tiba tiba tersenyum dan terpesona ketika melihat wajah perempuan itu yang ketakutan " apa apaan orang ini wajahnya yang ketakutan dan hampir menangis justru malah membuatnya terlihat semakin lucu, ahiihihihihi"
sang jendral kemudian memegang tangan kiri gadis itu yang terangkat sekaan meraih sesuatu dan meletakkan telapak tangan kiri gadis itu di antara kedua telapak tangannya ...mungkin sang jendeal berusaha membuat gadis itu sedikit tenang
" hey aku melakukan ini bukan karena apa apa... jadi jangan ke pd an gadis kecil aku hanya kasihan padamu tidak dan lebih.. paham?? ucap sang jendral pada gadis yang sedang tidur
setelah jendral itu meletakkan telapak tangan gadis itu diantara kedua telapak tangannya ... gadis itu mulai memegang tangan jendral itu dan mendekapnya seakan tidak akan melepaskannya
gadis itu mulai terlihat semakin tenang dan rasa takut yang tergambar diwajahnya perlahan lahan berubah menjadi sebuah ekspresi yang menyiratkan bahwa dia merasa nyaman
__ADS_1
" hey mau sampai kapan kau mendekap tanganku? aku harus segera tidur" sang jendral berusaha melwpas tangannya dari dekapan gadis itu tetapi dekapan gadis itu benar benar kuat seakan akan tidak akan melepaskan dekapannya pada tangan jendral itu
" sial benar benar merepotkan aku sudah mengantuk tidak bisa kah kamu membiarkan aku tidur tenang " ucap jendral itu
sebenarnya sang jendral memang tidak berniat membangunakan gadis itu karena dia seperti tidur pulas dan dia juga seperti ini karena kesalahannya
" hadeh apa boleh buat" sang jendral itu kemudian menutup matanya yang menandakan dia akan tidur dalam keadaan duduk diatas ranjang itu... sang jendral tidak berani untuk tidur di samping gadis itu karena takut dia tidak dapat mengendalikan diri dan berakhir dengan memperkoaa gadis tidak berdosa itu bagaimanapun sang jendral juga laki laki normal yang jelas tertarik dengan perempuan apalagi dengan perempuan seimut ini
tiba tiba
tok tok tok terdengar ada yang menegetuk pintu kamar jendral
"sialan apalagi sekarang?? tidak biaakah kalian biarkan aku istirahat sebentar saja?? sudah larut malam kenapa masih ada yg ganggu tidurku" kata jendral lirih
sang jendral bangkit dari ranjangnya yang dia jadikan tempat duduk tapi ternyata tangan jendral masih didekap erat oleh perempuan itu
" hey mau sampai kapan kamu mau megang tanganku gadis kecil "sang jendral berusaha melepas dekapan itu
" sialan apa apaaan gadis ini daritadi dia tidak mau melepaskan tanganku"
tok tok tok
mwnsengar suara pintu yang terus diketok aang jendral secara reflek berteriak "sialan berisikkkk woii"
akhirnya suara pintu yang diketok tidak terdenganr lagi.. anehnya meskipun jendral tersebut sempat berteriak gadis itu tidak bangun juga " dasar kebooo... tidak bisakah kamu bangun sebwntar saja aku kesusahan melepas dekapan tanganmu ini"
jendral yang berusaha menarik tangannya untuk melepas kan tangannya dari dekapan perempuan itu menyebabkan sang perempuan itu terbangun
__ADS_1