Raja Yang Sesungguhnya

Raja Yang Sesungguhnya
PART 30


__ADS_3

" kamu pikir saya peduli haa? yang jelas kamulah yang membuat penjahat itu kabur, tapi tenang saja karena kalian berhasil menangkap 2 temanku hukuman kalian tidak akan berat" balas penjahat perempuan yang sedang menyamar


" haa? 2 temanku? maksud nya bagaimana tuan jendral?" tanya prajurit dengan tatapan wajah curiga


" sial aku salah ngomong, bagaimana ini? bagaimana cara aku mencari alasan?" batin penjahat yang sedang menyamar itu dengan wajah bingung


" Apa maksudmu haa? aku bagaimana mungkin aku mengucapkan bahwa 2 penjahat ini adalah temanku? sepertinya otakmu itu masih geser prajurit hingga kamu sendiri menjadi berhalusinasi lagi" balas penjahat perempuan yangs edang menyamar


" maaf tuan jendral, sepertinya pengaruh halusinasi rubah betina itu masih belum hilang terhadap ku, sehingga aku berhalusinasi lagi bahwa engkau menyebut 2 penjahat ini sebagai teman anda, maaf tuan jendral" ucap prjajurit


" sialan dia menyeb utku rubah betina awas aja lu prajurit g tau diri." batin penjahat perempuan yang sedang menyamar menjadi jendral


" sudah 2 kali kamu melakukan kesalahan, tentu saja hukuman nya akan lebih berat, tapi sebelum aku menghukum mu, cepat bawa masuk kedua


temanku ini" ucap sang penjahat


"yang mulia saya mendengar lagi anda menyebut 2 temanku, mohon maaf saya harus membasuh muka dulu untuk jaga jaga siapa tahu pengaruh halusinasinya bisa hilang, saya mohon diri tuan jendral" ucap prajurit itu kepada penjahat yang sedang menyamar


" sialan, aku salah bicara lagi, kenapa aku terus salah bicara seperti ini" batin sang penjahat yang sedang menyamar


" Baiklah siapa yang merasa masih terkena pengaruh halusinasi sebaiknya segera membasuh muka dengan air, siapa tahu pengaruh halusinasi bisa hilang." ucap salah seorang prajurit kepada prajurit lainnya


tiba tiba penjahat yang menyamar menjadi jendral menyela " hey prajuirt memangnya aku sudah mengizinkanmu untuk pergi dan membash muka?, sebaiknya kita amankan dulu 2 penjahat ini, jika kita terlalu mengulur ulur waktu takutnya kedau penjahat ini akan kabur lagi seperti penjahat perempuan yang satunya" ucap penjahat yang menyamar menjadi jendral


" mohon maaf tuan jendral karena saya lancang, baiklah cepat bawa kedua penjahat ini masuk ke penjara kita basuh muka kita setelah mengamankan 2 penjahat ini" ucap prajurit


" baik" balas para prajurit


para prajurit pun akhirnya membawa kedua penjahat itu dimana yang satunya pingsan akibat terkena pukulan dan yang satunya masih sadarkan diri.


sesampainya di depan jeruji penjara. para prajurit itupun langsung memasukan kedua penjahat itu kedalam jeruji besi.


" baiklah, sekarang giliran memberikan hukuman kepada kalian, karena telah membuat penjahat yang satu lolos dan malah menangkapku, dan juga karena telah menfitnahku tadi." ucap penjahat yang sedang menyamar

__ADS_1


" apa hukumannya tuan jendral?" tanya prajurit itu


" hukumannya kalian akan ditahan selama semalaman dipenjara, bukankah ini sudah termasuk ringan." jelas sang penjahat yang sedang menyamar


" tapi tuan jendral"


" tidak ada tapi tapian, cepat laksanakan perintahku, kalian harus bisa mempertanggung jawabkan kesalahan yang telah kalian perbuat, apa kalian memang tidak punya semangat prajurti sama sekali?" tanya prnjahat dengan menggebu gebu


" maaaf tuan jendral, baiklah kami akan melaksanakan perintah anda" balas prajurit


para prajurit itupun langsung memasuki penjara. jangan lupa ikat tangan dan kaki kalian dan juga tutup mulut kalian dengan kain." ucap penajahat yang sedang menyamar


" baiklah tuan jendral" ucap prajurit


" umm tuan jen


" APAAA? " jawab tuan jendral dengan nada sedikit keras membuat para prajurit keakutan


" kami tidak bsa mengikat tangan kami sendiri tuan jendral, tolong bantu kami." ucap prajurit


penjahat yang sedang menyamar sebagai prajurit pun akhirnya memasuki penjara dan mulai mengikat para prajurit di dalam penjara dan tidak lupa mengikat mulut mereka juga. sebelum penjahat itu mengikat tali salah seorang prajurit dia bertanya, " hey kunci penjara 2 penjahat anak kecil tadi dimana?"


" disakuku tuan jendral," balas prajurit


sang penjahat yang menyamar itupun menggeledah saku salah seorang prajurit dan menemukan banyak sekali kunci yangd isatukan dengan lingkaran. " yang mana kuncinya?" tanya penjahat yang menyamar


" tlong lepaskan ikatan tanganku ini tuan jendral, agar aku bisa memberitahukannya. akan sulit jika menunjukan letak kuncinya dengan mulutku" ucap prajurit itu


" baiklah,"


begitu ikatan tangan terlepas, prajurit itu langsung memegang kumpulan kunci yangs angat banyak, " ini kuncinya tuan" ucap prajurit sambil memegang salah satu kunci


" baiklah kalau begitu, aku akan mengikat tangan dan mulutmu." ucap penjaahat yang menyamar sebagai jendral

__ADS_1


begitu penjahat yang menyamar sebagai jendral keluar dari jeruji penjara tempat para prajurit bodoh ditahan dia langsung hendak mengunci jeruji besi itu. tapi dia bingung lagi, " haduh, aku lupa menanyakan nya dimana kunci untuk mengunci jeruji besi ini" sang jendral itupun masuk ke penjara tempat prajurit dipenjara dan bla bla bla


akhirnya jendral bisa mengunci jeruji besi tempat para prajurit ditahan.


" baiklah sekarang giliran nya aku menyelamatkan teman temanku." batin penjahat yangs edang menyamar dalam hatinya


sang penjahat yangs edang menyamar pun langsung menggunakan kuncinya " hmm, tadi kuncinya kalau tidak salah yang ini." ucap jendra


akhirnya sang jendral bisa membuka pintu penjara dan menghampiri kedua teman nya


' hey apa kau tidak apa apa?" tanya penjahat itu kepada salah satu teman nya yang masih sadar, sedangkan teman yang satunya lagi amsih pingsan akibat terkena pukulan sebelumnya.


" iya, aku tidak apa apa." balas teman penjahat yang sedang menyamar itu


" baiklah sekarang kalian harus melarikan diri. apa kau bsia membawa dia yang masih sedang pingsan itu?" tanya penjahat yang menyamar


" baiklah, aku bisa membawanya tetapi mungkin membutuhkan waktu untuk kami bisa keluar dari sini." ucap teman penjahat itu


" aku akan disini terlebih dahulu, untuk berjaga jaga. akan buruk jika sang jendral segera datang dan kalian amsih belum bisa melarikan diri" ucap sang penjahat yang sedang menyamar


" apa kamu tidak apa apa? bagaimana jika jendral itu bisa menangkapmu? " tanya teman penjahat itu


" tenang saja, aku bisa malih rupa, tentu saja akan sangat sulit untuk bisa mengenaliku sebagai penjahat itu heheh" balas penjahat yangs eedang menyamar


" baiklah, aku mengerti." ucap anak kecil itu sambil mulai berdiri sambil membopong salah satu temannya yang sedang pingsan


" berhati hatilah" ucap penjahat yang sedang menyamar


" anda juga berhati hatilah, dan berjanjilah untuk segera kembali." balas teman penjahat itu


" sepertinya saya tidak berani untuk berjanji, tapi tenang saja, aku akan berusaha untuk segera kembali, dan kita bisa berkumpul kembali" balas penjahat yang sedang menyamar


" baiklah, sampai jumpa" ucap teman penjahat itu sambil mulai pergi

__ADS_1


sedangkan penjahat yang sedang menyamar itupun melihat kepergian kedua temannnya itu keluar dari penjara.


__ADS_2