Raja Yang Sesungguhnya

Raja Yang Sesungguhnya
PART 13


__ADS_3

jendral yang berusaha menarik tangannya untuk melepas kan tangannya dari dekapan perempuan itu menyebabkan sang perempuan itu terbangun tetapi dia masih menutup mata pura pura tidur


perempuan itu berkata dalam hatinya


" apa apaan ini, benar benar memalukan kenapa ketika aku terbangun justru malah berbuat hal yang memalukan seperti ini? aku justru malah memeluk tangan jendral gila ini.. jika aku membuka mata tentu saja aku akan malu setengah mati .. sebaiknya aku pura pura tetap tidur.. sialan jendral ini dia pasti mau berbuat macam macam ketika aku sedang pingsan.


jendral masih berusaha melepaskan tangannya dari dekapan perwmpuan itu dengab menariknya dwngan sekuat tenaga " sialan apa apaan ini dekapannya kuat sekali aangat susah untuk melepaskannya, hey cwe apakah kamu sesuka itu dengan tanganku hingga tidak mau melepaskannya"


" sialan kau jendral bodoh aku jijik pegang tanganmu seperti ini, aku menahan muntah kerika memegang tanganmu ini" ucap perempuan yang sedang menutup mata itu pura pura tidur


" sialan aku tidak punya waktu banyak bocah " sang jendral berniat berhitung untuk mulai berancang ancang mengeluarkan semua kekuatannya untuk menarik tangannya


" dalam hitungan ketiga aku akan benar benar mengeluarkan seluruh kekuatanky bocah... 1... 2.....3.." sang jendeal langsung menarik tangannya sekuat tenaganya


dan ternyata ketika jendeal sudah mengeluarkan kekuatan maksimalnya gadis itu langsung melepas dekapannya pada tanhansehingga sang jendral langsung terdorong kebelakang hingga


brakkk punggung jendral itu langsung terbentur meja yang diatasnya terdapat vas bunga sehingga vas itu terjatuh dan pecah


" mau kau tidur atau bangub kau hanya terus menerus membuatku kesusahan gadis sialan saja gadis sialan....." sang jendral tidak merasa sakit karena benturan itu karena tubuhnya yang kuat tetapi dia merasa marah karena vas mahal yang dia tarih diatas meja yang pecah


setelah tangan jendral terlepas dari dwkapan perempuan itu sang jendral langsung beranjak bangun dan membuka pintu " SIALAN KAU PRAJURIT ADA APA MALAM MALAM KETOK KETOK PINTU KU KAU MEMBUATKU GAGAL UNTUK BERISTIRAHAT..


"momomohonn maaaaaf tutuan jendraall aaada orang yayayang ingin bertemu dengan tuan jendral" jawab prajurit itu terbata bata karena kemarahan sang jendral dan bentakannya membuat nyalinya seketika itu langsung ciutt

__ADS_1


" siapa kira kira orang yang mencariku malam malam?? apa jangan jangan yang mulia raja ? saya harus berkata apa lepada yang mulia.. saya telah gagal mendapat pengawal yang ahli bela diri untuk tuan dika. yahh mungkin sebaiknya aku pake saja putra prajurit yang gendut kemarin daripada tidak dapat apa apa" pikir jendral itu


" baiklah prajurit, kalau begitu antar aku kepadanya supaya urusan ini segera selesai aku benar benar lelah hari ini ingin segera istirahat." ucap jendral itu


" baik tuan jendral tolong ikuti saya" ucap jendral itu mulai berjalan dan sang jendral mengikutinya dari belakanh


" sebentar saya ingin mengambil kunci kamarkuu." ucap jendral kepada prajurit itu "akan menjadi masalah jika perempuan itu terbangun dan langsung melarikan diri aku harus mengunci pintunya untuk jaga jaga" batin jendral itu.. setelah mengunci pintu sang jendral swgera mengikuti prajurit itu


akhirnya merwka sampai di suatu tempat yang di tuju, aang jendeal melihat seorang anak kecil memakai jubah sehingga dia tidak dapat melihat wajah anak itu


sang prajurit akhirnya dapat bernafas lega karwna yang ingin menemuinya ternyata bukan yang mulia raja


" hey anak kecil ada urusan apa kau ingin menemuiku??" tanya sang jendral kepada anak kecil itu


" jendral sebaiknya anda segera melepaskan teman perwmpuanku yang anda tahan dia tidak salah apa apa, akulah yang menghajar para peajurit anda jadi teman perempuan saya tidak tahu apa apa." ucap anak kecil itu


" hey apa maksudmu dia yang membuat kedua tahanan melarikan diri jelas saja dia harus dihukum supaya jera bagaimana mungkin kamu mengatakan supaya saya melwpaskan orang itu demgan mudah hanya dengan memohon apa kau sedang bercanda disini? balas sang jendral


" jendral saya sudah kembali ke sini jadi lepaskan dia dia tidak tahuapa apa.. saya yang bertanggung jawab atas perampokan harta masyarat dan saya juga yang bertanggung jawab atas para prajurit anda yang terluka jadi jangan melemparkan pelaku kejahatan yang saya lakukan kepada orang lain yang tidak tahu apa apa." ucap anak kecil itu


"sebenarnya kamu telat untuk kembali tapi sepertinya kamu beruntung karena saya belum membunuh perempuan itu tapi jika kamu memang ingin perempuan itu bebas kamu harus mau menuruti semua perintahku apakah kamu mengerti? " tanya sang jendral


" apa perintahnya tuan?? saya bersedia melakukan apapun asalkan teman perempuan saya bisa bebas." balas anak kecil itu

__ADS_1


" hey hey kenapa kaamu mau menyetujuinya semudah ini. memangnya apa sebenarnya hubunganmu dengan perempuan itu?" tanya sang jendral


" kenapa anda ingin tahu urusan peibadi saya jendral?? apakah urusan pribadi saya sangat penting untuk anda?? bukankan yang penting saya mau menuruti perintah anda itu sudah cukup


" balas anak kecil itu


" hey hey bocah bukannya kamu tadi bilang mau menuruti perintah perintahku?? kenapa menjawab pertanyaanku saja kamu tidak mau? apakah perkataan mu tadi yang bersedia melakukan apapun asalkan teman perempuan mu bisa bebas hanya candaan haa??. tanya sang jendral


" jendral, kenapa saya harus menuruti perintah anda sedangkan anda belum membebaskan teman perempuan saya.. anda pikir saya itu sebdooh itu haa?" ejek anak kecil itu


"sudah lah kita urus besok saja, saya sudah lelah dan mengantuk ingin tidur kamu mau tidur dipenjara atau di luar silahkan memilih jika kamu tidur di luar itu artinya besok subuh kamu sudah harus datang menemuiku dan jangan sampai telat ... tenang saja jika kamu benar benar bisa memegang kata katamu maka temanmu itu akan aku bebaskan" jelas sang jendral panjang lebar


" baiklah jendral mungkin sebaiknya aku tidur dipenjara saja untuk jaga jaga supaya saya bisa datang tepat waktu" jawab anak itu


" baiklah jika itu pilihanmu ikuti aku.. akan aku antar kamu ke penjara". balas sang jendral


akhirnya sang jendral mengantarkan anak itu ke penjara dengan perasaan sedikit kesal karena dia bahkan belum sempat tidur nyenyak dari tadi karena selalu ada yang mengganggu tidurnya


ketika kedua orang itu sampai di pintu penjara sebelum masuk ke ruang bawah tanah ada sebuah pintu yang membatasi antara ruangan atas dan ruangan bawah tanah jendral berteriak " penjaga penjaga cepat buka pintu adakah orang didalam aana??" sialan kemana penjaga penjaga itu ...


terlihat di dalam ruangan bawah tanah para prajurit yang sedang ketiduran dengan minuman botol yang terletak dimana mana yg berarti mereka baru saja mabuk mabukan...


"hey sebaiknya kamu tidur dimana saja terserah kamu seperti yang kamu lihat penjara ini tidak bisa di buka.. seharusnya para prjurit masih berjaga didalam tapi y tidaj ada jawaban.. aku ingin tidur akan aku ambilkan selimut dati dalam kamarku" ucap prajurit itu

__ADS_1


__ADS_2