
sebenarnya yang menjadi pertanyaan apakah anak seperti itu benar benar ada" pikir jendral itu dalam hatinya
tiba tiba seorang prajurit berlari ke arah sang jendral dan berteriak " jendral ini gawat, jendral ini benar benar gawat"
jendral itu bertanya" ada apa prajurit?"
jendral ini benar benar musibah ada seorang penjahat yang menjarah harta masyarakat kami berusaha menangkapnya tetapi dia malah membuat kami babak belur jendral, dia sanggup menghajar 20 prajurit sendirian jendral sehingga kami meningkatkan status penjahat tersebut naik menjadi kelas A " jelas sang prajurit itu panjang lebar
note : dalam kerajaan tersebut buronan atau penjahat memiliki tingakatan yaitu tingkat s tingkat a tingkat b dan tingkatc dimana tingkat s merupakan penjahat yang paling sulit untuk diatasi dan tingkat c merupakan penjahat yang paling mudah diatasi
sang jendral berpikir dalam hatinya " sial kenapa harus sekarang, masalah pencarian pengawal tuan dika belum selese dan sudah datang masalah lain lagi hadehh.."
akhirnya sang jendral berkata
" maaf prajurit aku sedang sangat sibuk dan memiliki tugas yang tidak bisa ditinggalkan tidak bisakah kita tunda penangkapannya sampai besok? apakah penjahat itu sudah kabur?" tanya sang jendeal " bagaimanapun juga aku harus mendahulukan urusan pencarian pengawal tuan dika karena besok tuan dika harus segera berangkat. sial masalah ini benar benar membuat kepalaku hampir meledak" pikir sang jendral
" penjahat itu belum pergi jendral dia masih menjarah harta rakyat bahkan rakyat sendiri juga dihajar jika tidak mau menyerahkan harta bendanya saya khawatir jika kita menundanya sampai besok maka akan ada korban jiwa jendral" jawab prajurit itu
kemudian sang jendral bertanya lagi " berapa banyak jumlah penjahat itu?"
__ADS_1
" jumlahnya yang kami lihat ada 3 orang jendral tetapi yang bertarung hanya 1 orang jendral, tapi meskipun 1 orang dia sangat twrampil bela diri jendral, sehingga prajurit kita tidak mampu untuk menangkapnya.." jawab prajurit itu
" hey apakah kamu becanda? bagaimana mungkin 20 orang perajurit melawab 1 orang saja bisa dikalahkan , apakah peraajurit kerajaan ini benar benar selemah itu? jawab sang jendral dengan peerasaan kesal karena melawan 1 orang saja masa dia harus turun tangan sendiri
" masalahnya penjahat itu sangat sakti mandraguna tuan dan jika kita mengirimkan perajurit lebih banyak lagi kemungkinan hanya akan menambah korban tuan, disisi lain saat ini masyarakat juga benar benar terancam melihat situasi yang seperti ini kami tidak mungkin menunda sampai besok tuan, tuan saya benar benar membutuhkan bantuan anda tuan, untuk menangkapnya" jelas prajurit itu
" sial benar bwnar merepotkan, baik baik saya akan membantu menangkapnya " jawab sang jendral mulai berjalan mengikuti prajurit itu
"sepertinya aku harus menghukum prajurit itu dengan lebih keras karena dia benar benar membuatky repot sehingga tugas dari yang mulia raja untuk mencari pengawal yang ahli bela diri harus tertunda. jika tugas dari raja tidak aku selesaikan secara maksimal yang mulia raja pasti akan kecewa terhadapku bagaimana pun aku harus segera menangkapnya " pikir sang jendral dalam hatinya
akhirnya mereka sampai di tempat porak poranda bekas pertempuran prajurit dan penjahat itu " sial sepertinya aku menjadi penasaran dengan orang yang bisa mengalahkan 20 orang prajuritku seorang diri. dimana penjahat itu prajurit" tanya sang jendral
" sialan benar benar membuang waktu, cepat cari penjahat itu jika dalam waktu 5 menit penjahat itu tidak ketemu saya akan pergi silahlan kalian urus penjahat itu swndiri" bentak sang jendral karena kesal dengan waktunya yang terbuang banyak
" mohon maaf yang mulia saya alan segera mencarinya dia pasti belum pergi jauh ataupun mungkin dia masih bersembunyi di suatu tempat ...prajurit ayo cepat ikut aku kita cari penjahat itu" ucap sang prajurit itu sebelum pergi meninggalkan jendral untuk mencari penjahat yang hilang itu
sang jendral yang pergi sendiri duduk diatas batang pohon yang sudah tumbang sang jendral menutup mata dan berfikir kerasss " anak kecil yang ahli bela diri yaa, dimaba aku bisa mendapatkannya ini benar benar sangat sulit.
tiba tib sang jendral membuka mata karena mwndengar suara langkah kaki yang berjalan mendekatinya dari belakang ketika sang jendral menoleh kebalakang dia melihat seorang anak yang sedang asik memakan pohon mangga yang masih berkulit anak kecil itu mengupas buah mangga yang dia pegang dengan giginya ( mungkin istilahnya nggragas ya hehe)
__ADS_1
sang jendral menyapanya " hey nak apakah kamu lihat penjahat yang memporak porandakan tempat ini para prajuritku berusaha menangkapnya tapi justru sebaliknya para prajuritku yang di hajar habis habisan tempat ini porak poranda karena pertarungan mereka sehingga kemungkinan besar pertarungan mereka berlangsung sengit"
anehnya anak itu tidak menanggapi pertanyaan sang jendral anak itu terus menggerigiti buah mangga di tangannya dan berjalab terus tanpa menoleh pada aang jendral sang jendral heran apakah anak itu tidak bisa mendengar suaranya
" hey nak apalah kamu bisa mendengarku? " tanya sang jendral sekali laagi
karena tidak mendapat respon sang jendral itupun berdiri dan berniat menepuk pundak anak itu ketika jendral hendak menyentih pundak kiri anak itu tiba tiba tangan kanan anak itu langsung memegang tangn jendral yang hampir menyentih pundknya dan memelintirnya..
sang jendral terkejut atas respon buruk anak tersebut yang membuat tangannya kesakitan dan secara reflek langsung melayangkan tinjuan ke arah kepala bagian belakang anak tersebut
bakkkk
terdengar suara benturan ternyata anak itu langsung berbalik dan menangkis tinjuan reflek sang jendral dengan telapak tangannya yang kiri sehingga tangan kanan jendral yang kiri diplintir dan tangannya dicengkram oleh anak itu
sang jendral berkata sambil menahan rasa sakit tangannya yang di plintir " hey hey bukankah responmu ini terlalu berlebihan aku kan hanya mencoba beetanya kenapa kamu tiba tiba memelintir tanganku?" tanya sang jendral kepad aank itu
tetapi bukan nya menjawab anak itu malah semakin memperkuat plintiran tangannya pada lemgan kanan jendral dan mulai meremas tangan kiri sang jendral yang berada pada telapak tangan kirinya
tiba tiba prajurit datang dan berteriak " jendral kami sudah menangkap 2 penjahat yang bersengkokol dengan anak brutal itu"sambil membawa kedua anak yang sudah diikat
__ADS_1
ketika prajurit itu melihat kedua tanga jendral yang sedang diplintir dan diremat oleh anak laki laki. prajurit itu berteriak lagi " jendral cepat menjauh dari anak itu, anak itulah yang telah mengalahkan 20 orang prajurit kita sendirian."