
saran ayah sebaiknya jangan pernah memberitahukan kalau kamu seorang pangeran tapi jika kamu memang tidak mau menuruti nasehat ayah itu terserah kamu tetapi jika kamu terkena masalah maka kamulah yang harus bisa menyelesaikannya sendiri " jelas ayah setya panjang lebar sebelum keberangkatan setya... akhirnya dengan berat hati setya mulai meninggalkan rumah dimana dia dibesarkan.. dan mulai masuk kereta kuda yang disiapkan untuk keberangkatan setya menuju sekolah barunya...
sementara itu di istana dika, dika sedang khawatir menunggu ayahnya yang sedang berdiskusi dengan ibunya untuk memutuskan apakah dia di izinkan bersekolah atau tidak..
"kanda, dika masih belum dewasa dia masih belum bisa mwnjaga dirinya bagaimana mungkin saya sebagai seoeang ibu membiarkan anak ku satu satunya untuk pergi dan membahayakan dirinya sendiri. kanda aku mohon tolong tolak keinginan dika untuk bersekolah aku snagat takut kanda" ucap ibu dika berusaha meyakinkan suaminya untuk menolak keinginan dika bersekolah
" dinda, kita sebagai orang tua tidak seharusnya menghambat keinginan anak kita untuk menjadi raja hebat, kita sebagai orang tua seharusnya bersyukur karena memiliki seorang anak seperti dika yang mau bersekolah atas keinginan nya sendiri bukan karena paksaan, dinda jika kamu memang khawatir dengan keselamatan dika aku akan mencarikan seorang penjaga yang bisa diandalkan untuk melindungi dika" kata sang raja
" maksud kanda apa? tidak mungkin di sekolah itu seorang pangeran di perbolehkan membawa pengawal " kata ibu nya dika
" aku sudah memikirkan cara untuk mengatasi masalah itu kita bisa mengirim seorang anak seumuran dika yang pandai bela diri dan bisa menjaga dika dengan menyamar sebagai murid disana .jelas ayah dika
" tapi kanda itu tidak menjamin keselamatan dika , untuk seorang anak anak yang seumuran dika mustahil bisa ilmu bela diri" jelas ibunda dika yang masih tidak setuju dengan pemikiran suaminya
" tentu saja ada dinda dan aku sudah menemukannya dinda percaya saja kepada kanda. kanda tidak mungkin berbuat sembrono yang dapat membahayakan nyawa putra kita satu satunya, kanda sudah memutuskan bahwa anak inilah yang akan menjaga dika dinda tidak perlu khawatir terhadap keselamatan dika" jelas ayah dika
" baiklah kanda jika itu memang keputusan kanda, dinda percaya terhadap keputusan kanda" jelas ibunda dika yang menyetujui keputusan suaminya itu meskipun hatinya tetap saja merasa gelisah....
" baiklah kalau begitu sudah diputuskan bahwa dika akan pergi kesekolah itu" ayah dika kemudian keluar dari kamar untuk memberitahukan dika bahwa dia di izinkan untuk bersekolah " dika, ayah mengizinkanmu untuk bersekolah.... mulai besok kamu akan mulai bersekolah
__ADS_1
dika sendiri merasa senang dan sedih karena artinya dika juga harus berpisah dengan ayah dan ibunya dan mulai hidup mandiri " baiklah ayah Dika akan mulai menyiapkan perlengkapan yang diperlukan untuk berangkat besok."
kemudian sebelum pergi ke ruangannya ayah dika memberikan perntah kepada seorang prajurit "hey prajurit cepat panggilkan jendral suruh dia untuk segera keruanganku untuk menghadapku!"
" baik yang mulia " jawab perajurit tersebut
kemudian diruangan ayah dika terdengar suara ada yang mengetok pintu
tok tok tok.
" maaf yang mulia apakah ansa memanggil saya? saya mendapat pesan jika anda ingin bertemu dengan saya yang mulia" jelas orang tersebut
" masuklah jendral aku sudah menunggumu dari tadi" jawab ayah dika
"jendral mungkin kamu sudah mendengar perihal putraku yang telah aku beri izin untuk bersekolah". jelas sang raja
" benar yang mulia saya sudah mendengarnya kira kira ada masalah apa dengan hal ini?" tanya sang jendral
" jendral disekolah itu memiliki aturan tidak diperbolehkan untuk membawa prajurit untuk melindungi pangeran disana antara rakyat jelata dan seorang pangeran diperlakukan sama tentu saja hal itu membuatku khawatir, seorang pangeran ditempat jauh dan tanpa pengawaln kemungkinan besar disana akan banyak hal hal yang dapat membahayakan putraku, aku ingin engkau mencari seorang pemuda yang seumuran dengan dika yang dapat melindungi dika dengan menyamar sebagai murid, jika pengawal itu menyamar sebagai murid kemungkinan besar tidak akan ketahuan, bagaimana menurutmu jenndral?" tanya yang mulia
__ADS_1
" yang mulia, saya tidak bisa menjamin bisa mendapatkan pengawal yang seumuran dika dan bisa melindumginya.. normalnya seseorang yang seumurn dika tidak ada yang dapat bela diri apalagi melindungi dika, tapi saya akan berusaha mencarikannya yang mulia" jelas sang jendral
"baiklah jendral tolong segera dapatkan pengawal tersebut karena besok adalah waktu dika mulai bersekolah" jelas sang raja
baiklah yang mulia saya akan mengusahakannya semaksimal mungkin untuk mendapat kan pengawal tersebut saya mohon undur diri yang mulia" jelas sang jendeal mohon pamit kepada raja
"baiklah jendral silahkan.. dan tolong jangan sampai membuatku kecewaa " jelas sang raja sebelum kepergian jendral nya..
akhirnya sang jendral segera memulai pencarian anak yang dapat menjadi pengawal dika.. sang jendral mulai mengumpulkan para prajurit setelah para prajurit berkumpul sang jendral bertanya mengenai perguruan silat bela diri yang mengajar kan bela diri bagi anak anak
"hey para prajurit... apakah diantara kalian ada yang mengetahui tentang perguruan bela diri khusus untuk anak anak" sang jendral berasumsi jika ada perguruan tinggi yang khusu untuk anak anak maka disitulah tempat yang bagus untuk mencari pengawal bagi dika
para prajurit saling menatap satu sama lain dan diantara mereka tidak ada yang tahu bahwa ada perguruan tinggi khusus untuk anak anak
salah satu prajurit berkata " maaf jendral tapi setahu saya tidak ada perguruan bwla diri yang mengajarkan bela diri kepada anak anak mengingat bela diri merupakan sebuah keterampilan yang sangat berbahaya karena melukai fisik tidak mungkin ada perguruan bela diri yang mau mengajari anak anak bela diri mengingat besarnya risiko bahaua yang dapat menimpa anak tersebut"
sang jendral menjawab " kalau begitu apakah diantara kalian ada yang mrmiliki seorang putra yang masih kecil yang hebat dalam bela diri?"
para prajurit kembali terdiam mereka juga tidak mungkin mengajarkan bela diri kepada anaknya yang masih kecil..
__ADS_1
salah seorang prajurit mengacungkan tangan dan berkata " saya punya seorang anak yang hebat jendral, badan dia besar dan dia makan banyak kalau urusan bertarunh bisa dipastikan tidak ada anak seumurannya yang dapat mengalahkannnya"
" hmm ternyata memang tidak semudah yang dibayangkan, bagi seorang anak mustahil bisa memiliki pengalaman bela diri yang dapat diandalkan mengingat menjaga tuan dika merupakan sebuah tanggung jawab yang besar dan benar benar harus diperhatikan kalaupun ada anak terkuat tidak mungkin dia bisa mengimbangi kekuatan orang dewasa, sebenarnya yang menjadi pertanyaan apakah anak seperti itu benar benar ada" pikir jendral itu dalam hatinya