
Promo Novel Akulah Jodohmu dari Author teh ijo. Ramaikan ya guys.
Bab 1 : Awal Pertemuan
Menjadi seorang artis terkenal adalah impian seorang Arshen Dinata. Sejak kecil dirinya sudah bercita-cita menjadi seorang artis. Nasib baik pun memihak padanya. Saat ini impian dan cita-cita Arshen sudah dalam genggaman tangannya. Seluruh penjuru tidak ada lagi yang tidak mengenal siapa itu Arshen.
Seorang aktor muda dengan sejuta pesona yang wajahnya selalu menghiasi layar televisi. Tak heran jika para wartawan dan paparizi selalu mengincar keberadaan Arshen untuk mendapatkan informasi seputar kehidupannya, karena saat ini Arshen adalah ladang cuan untuk para pemburu berita. Itu semua karena nama Arshen sedang naik daun dan wajib untuk dikuliti. Terlebih lagi sampai saat ini para pemburu berita belum menemukan sosok wanita yang sedang dekat dengan Arshen, meskipun Arshen sudah mengatakan jika saat ini dia tidak sedang menjalin hubungan dengan wanita manapun, tetapi para pemburu berita tidaklah percaya.
Siang ini, Arshen yang baru saja pulang liburan sudah ditunggu oleh para pemburu berita di Bandara. Mereka sudah tidak sabar untuk meliput bagaimana perjalanan Arshen selama liburan.
"Shen, di pintu utama sudah banyak wartawan. Mending kita melewati jalan pintas saja. Aku tidak sanggup untuk menghadapi para pemburu berita itu," ucap Seno—asisten pribadi Arshen.
"Terserah kamu saja. Yang penting kita sampai rumah tepat waktu. Kamu tahu kan bagaimana singa penguasa rumah jika sudah marah."
Seno langsung menyebikkan bibirnya. "Dosa ngatain orang tua kayak gitu!"
"Aku tidak mengatainya, Sen! Itu fakta. Mommy-ku sangat galak seperti singa," ujar Arshen tanpa rasa berdosa pada Mommy-nya.
Seno hanya mendengus kasar. Memang sangat benar jika Mommy-nya Arshen itu galak, tetapi itu semua demi kebaikan Arshen.
Dengan kacamata hitam serta topi hitam yang menutupi sebagian wajahnya, membaut yang berpapasan tidak mengenali sosok Arshen.
Karena Arshen sibuk dengan ponselnya dia tidak memperhatikan jalan, hingga dari arah arah yang berlawanan, tak sengaja tubuh Arshen menabrak seorang wanita hingga membuat ponsel yang ada ditangan wanita itu jatuh.
__ADS_1
Dia adalah Kenza Aulia Putri Wijaya, wanita yang baru saja pulang ke tanah kelahirannya setelah menetap diluar negeri selama 6 tahun.
Arshen yang menyadari kesalahannya langsung mengambil ponsel yang jatuh di lantai. Matanya terbelalak saat melihat ponsel keluaran terbaru dari merek buah apel itu sudah retak ****** garis Spiderman.
"Oh, My God! My Phone!" teriak Kenza yang langsung menyambar ponsel dari tangan Arshen. Kenza segera membolak-balikan serta mencoba untuk menghidupkan ponselnya. Namun, nyatanya ponsel Kenza sudah innalilahi.
"Sorry, aku gak sengaja," ucap Arshen dengan rasa bersalahnya.
"Kamu sudah menghancurkan ponselku! Aku tidak mau tahu, kamu harus memulihkan semua file yang ada didalamnya!" tekan Kenza.
Saat itu juga tubuh Arshen terpaku ketika melihat kecantikan alami wanita yang ada dihadapannya. Mendadak dadanya bergerumuh dengan kuat saat dirinya ditatap oleh Kenza. Seakan hatinya telah jatuh cinta pada pandangan pertama.
"Hei! Malah bengong!" seru Kenza yang merasa diabaikan oleh Arshen.
Saat itu juga Kenza menertawakan ucapan Seno yang dianggap merendahkan dirinya. Jangankan sepuluh ponsel, seluruh gerai ponsel saja biasa dia beli dengan kekayaan yang dimiliki oleh dua orang Daddy-nya.
"Ini bukan masalah uang untuk ganti rugi. Aku hanya menginginkan dia memulihkan file di ponselku!" Tunjuk Kenza kearah Arshen.
"Maaf Nona, jaga sikap Anda. Apakah Anda tidak tahu saya? Sekalipun tidak tahu pasti Anda tahu siapa pria yang ada di hadapan anda saat ini. Dia adalah Arshen Dinata, artis papan atas. Seharusnya Anda bahagia bisa bertemu dengannya," ucap Seno.
Lagi-lagi Kenza hanya tersenyum tipis. "Aku tidak peduli siapa dia. Yang aku mau, dia memulihkan semua file yang ada di ponsel ini. Kalau tidak aku akan teriak jika ada artis yang sedang naik daun tidak mau bertanggung jawab atas apa yang telah dilakukannya. Bagaimana?" ancam Kenza.
Namun, belum sempat Seno memberikan jawabannya, Arshen langsung mengambil topi yang dipakai oleh Seno untuk dipakaikan kepada Kenza. Ternyata tanpa disadari, ada seorang paparizi yang sedang mengintainya.
__ADS_1
"Apa-apaan sih ini?" Kenza berusaha untuk melepaskan topi dari kepalanya. Namun, Arshen mencegahnya.
"Jangan dilepaskan! Disini ada paparizi!"
"Lalu apa hubungannya denganku?"
"Jelas ada! Karena saat ini kamu sedang bersamaku. Jika mereka sampai mengenali wajahmu, aku pastikan hanya butuh satu menit wajahmu akan viral di media sosial. Bahkan tidak sampai lima menit wajahmu juga akan masuk ke televisi. Ikuti aku!" Tangan Arshen menarik lengan Kenza untuk ikut dengannya. Jangan ditanya lagi bagaimana detak jantung Arshen bersuara.
Tak ada sedikitpun perlawanan dari Kenza, karena tanpa ponselnya ia tidak bisa sampai di rumahnya. Bahkan nomer keluarganya saja, Kenza tidak hafal. Lalu bagaimana dia akan menghubungi keluarganya jika saat ini dia sudah berada di Indonesia?
"Lepaskan aku!" Kenza berusaha menepis tangan Arshen.
"Diam saja! Di belakang ada yang mengikuti kita," bisik Arshen.
"Seno, panggil pak Sam untuk kesini. Sepertinya sebentar lagi mereka akan mengepung kita," titah Arshen.
"Kamu tenang saja, aku sudah memberitahu pak Sam untuk kesini. Saat ini jangan sampai wajah wanita itu terlihat!"
"Gak usah kamu kasih tahu, aku sudah tahu!"
Kenza merasa seperti seorang penjahat yang harus diamankan oleh petugas. Ingin rasanya memberontak, tetapi dia takut jika kepulangannya malah membuat heboh keluarga. Tidak ada pilihan lain, Kenza hanya pasrah saat dibawa pergi oleh Arshen.
( Silahkan baca selengkapnya di lapak teh ijo )
__ADS_1