Rebirth : A Woman With Frozen Heart [Indonesia]

Rebirth : A Woman With Frozen Heart [Indonesia]
Prolog


__ADS_3

*UHUK!*


Darah keluar dari mulut seorang wanita saat dia mencoba mengumpulkan semua racun yang berasal dari kendi terkutuk yang dia pegang di tangannya. Saat roh-roh jahat menyerbu tubuhnya, menghancurkan tubuh sang wanita dari dalam dengan begitu keras, senyum pahit muncul di wajahnya yang pucat seperti bulan.


'Heh.. aku bodoh sampai akhir, ya?'


*Uhuk uhuk!!*


Darah terus menyembur dari bibirnya yang lembut saat toples terkutuk itu akhirnya hancur berkeping-keping. Wanita itu jatuh terlentang ke tanah, matanya menatap langit malam. Tidak ada bintang dan langit tampak menakutkan dan suram. Suasananya sesuai dengan situasinya sendiri.


Senyum pahit wanita itu tumbuh sedikit lebih lebar saat dia terus menatap langit malam yang suram. Dia mengingat kehidupan yang dia miliki sampai sekarang. Ibunya membencinya karena kemampuannya melihat hantu dan memilih untuk membesarkan saudara kembarnya. Dia diadopsi oleh keluarga Qing tetapi bukannya cinta, dia malah menerima kebencian. Pelecehan, hinaan, percobaan pencabulan, dia tanggung semua dengan harapan suatu hari nanti mereka bisa mencintainya.


Namun pada akhirnya sia-sia. Itu hanya angan-angannya sendiri. Sebuah keinginan yang tidak akan pernah terjadi, tidak peduli berapa kali dia berdoa ke surga.


'Aahh.. capek sekali...'


Wanita itu bergumam dalam hati. Pikirannya kemudian melayang ke memori lain. Itu adalah kenangan akan orang spesialnya. Yah.. orang spesial hanya untuknya..


Seorang pria yang dingin dan tampan. Seorang pria yang matanya hanya untuk saudara kembarnya. Pria yang sangat dia cintai. Seorang pria yang dia berikan hidupnya.

__ADS_1


Sebuah ejekan lemah keluar dari bibirnya yang berlumuran darah. Wanita itu merasa hidupnya memang menyedihkan, jenis pecundang yang paling buruk dan bodoh. Tidak ada yang mencintainya. Tidak ada yang peduli padanya. Teman satu-satunya hanyalah mereka yang sudah tidak hidup lagi. Ya.. teman-temannya hanyalah.. Hantu..


'Benar.. sangat menyedihkan..'


Kelopak mata wanita itu mengedip lemah lalu perlahan turun dan akhirnya dia memejamkan mata, mengalah pada kegelapan. Dia ingin melepaskan semuanya. Di akhir napasnya, wanita itu membuat sumpah di dalam hatinya.


'Dalam hidup ini, aku memberikan hidupku untukmu.. Di kehidupan selanjutnya.. aku ingin hidup untuk diriku sendiri..'


'...Aku... tidak akan jatuh cinta padamu untuk kedua kalinya...'


---


"Ming Yue!"


Dingin... ya.. kulit wanita itu dingin.. saat itu dia tahu bahwa dia sudah terlambat. Hatinya terasa kosong dan sakit seolah-olah seseorang telah mencungkil hati itu dari dadanya.


Menyesal... ya, dia menyesal karena terlambat menyadari perasaannya sendiri. Jika bukan karena kata-kata saudara kembar Ming Yue, dia tidak akan menyadarinya sama sekali. Kali ini, Long Zhi Qiang sangat menyesal.


Dia mengambil tubuh Ming Yue ke dalam pelukannya saat panas terbentuk di sudut matanya, perlahan tapi pasti itu menumpuk dan jatuh.

__ADS_1


"Ming Yue ..."


"Ming Yue.."


"Ming Yue.."


Tapi, tidak peduli berapa kali dia memanggil nama wanita itu, wanita yang  sekarang berada dalam pelukan sang pria tidak akan merespon. Isak tangis dan erangan penuh kesedihan keluar dari bibir Zhi Qiang saat dia mencoba mengingat kembali kenangan yang dia miliki dengan Ming Yue. Namun dia hanya mengingat perlakuan dinginnya terhadap Ming Yue.


Ming Yue yang selalu menyapanya dengan senyum hangat. Ming Yue yang selalu punya waktu untuknya baik siang maupun malam. Ming Yue yang selalu mendukungnya dari samping, mendorongnya untuk mendekati Ying Yue. Ming Yue yang memberikan nyawanya untuk menyelamatkannya dari 'Kutukan Seribu Roh'.


Ya.. Ming Yue yang hangat dan baik hati itu... Zhi Qiang hanya memberinya perlakuan dingin..


Menutup mata, Zhi Qiang mempererat pelukannya pada tubuh dingin Ming Yue. Lalu.. dia bersumpah..


"Ming Yue, jika ada kehidupan selanjutnya.. aku akan memberikan hatiku untukmu.."


Ya.. semuanya.. milik Ming Yue..


Hatinya..

__ADS_1


Tubuhnya..


Jiwanya..


__ADS_2