![Rebirth : A Woman With Frozen Heart [Indonesia]](https://asset.asean.biz.id/rebirth---a-woman-with-frozen-heart--indonesia-.webp)
Akhirnya sekolah berakhir setelah melalui begitu banyak kerumitan yang disebabkan oleh para hantu-hantu nakal dan tatapan penuh dendam dan benci dari Xu Lin dan Xiao Yin. Setelah bel jam terakhir berbunyi, Ming Yue segera keluar dari sekolah, mengabaikan teman-teman sekelas yang terus melemparkan tatapan penasaran padanya.
Rencana Ming Yue hari ini adalah mendapat uang dengan menjual tanaman herbal dan Gingseng. Lebih cepat lebih baik, jadi Ming Yue berjalan menuju gunung. Itu cukup jauh dari sekolahnya tetapi dia biasa berjalan kaki kemanapun jadi hal seperti ini tidak terlalu melelahkan bagi Ming Yue. Untungnya hari ini adalah Ming Yue tidak perlu bekerja di Restoran Paman Chu.
Sepanjang jalan, dia bertemu dengan beberapa orang, menanyakan kemana dia akan pergi. Daerah dimana Ming Yue berada bisa dibilang agak sepi dan sangat tidak biasa melihat anak gadis remaja berjalan-jalan di daerah itu.
"Gunung? Gadis muda, pergi sendirian ke gunung itu berbahaya." seorang pria tua yang tampak seperti berusia enam puluhan, memberi peringatan pada Ming Yue.
Jika dilihat dari penampilannya, Pria tua didepan Ming Yue ini memakai pakain yang cukup mahal. Ming Yue malah penasaran akan urusan yang dimiliki oleh si pria tua didaerah seperti ini.
"Tidak apa-apa, saya hanya ingin mencari tumbuhan liar untuk dijual. Saya tidak akan pergi terlalu dalam." Ming Yue berkata, berusaha untuk meyakinkan orang tua itu.
"Haruskah kakek menemanimu? Jika sesuatu terjadi pada gadis cantik sepertimu, itu akan menghantui kakek selamanya." Pria tua itu menawarkan, kekhawatiran terlihat jelas di wajahnya.
Untuk Ming Yue yang hatinya sudah mulai membeku, mendapat kekhawatiran dari orang asing seperti ini, membuat hatinya hangat walau sedikit. Meskipun dia memiliki kepribadian yang dingin sekarang tidak seperti dirinya di masa lalu, Ming Yue tidak akan sedingin itu untuk menyingkirkan orang-orang yang baik padanya. Adapun orang-orang yang menjadi musuhnya, dia akan membalas dengan dingin dan tanpa ampun.
Untuk beberapa alasan Ming Yue cukup takut pada dirinya sendiri. Dia adalah orang yang dulu percaya pada hal-hal baik dari orang-orang tetapi sekarang, dia menjadi orang yang berbeda. Seolah-olah jiwanya sendiri dibebaskan. Dia merasa bebas, tidak terbelenggu dan melihat segala sesuatu dalam perspektif yang berbeda.
Mungkin karena kasusnya sebagai orang yang bereinkarnasi, ketika para binatang langit menyebutkan kata-kata 'Alam Fana', jauh di lubuk hati Ming Yue mendapat pencerahan bahwa dia berbeda sekarang. Dia bukan manusia lagi. Tetapi jika dia bukan manusia, lalu dia apa?
Sambil merenungkan hal ini, bibir Ming Yue melengkung menjadi senyuman lembut. Itu hanya senyum lembut tetapi bagi orang-orang yang melihatnya, itu adalah senyum agung. Senyuman bak seorang dewi, elegan dan menawan.
__ADS_1
"Terima kasih atas tawaran baikmu, Kakek, tapi saya akan baik-baik saja. Jangan khawatir."
Jika terjadi sesuatu, Ming Yue bisa pergi ke Tianshang De Kongjian, jadi dia tidak terlalu khawatir.
Melihat Ming Yue bersikeras untuk pergi sendiri, lelaki tua itu dengan enggan melepaskannya. Tetap saja dia terus menatap punggung Ming Yue sampai dia memasuki jalur gunung, kekhawatiran terlihat di wajahnya.
Begitu Ming Yue memasuki jalur gunung, dia melihat sekeliling untuk beberapa saat sebelum menutup matanya dan segera tubuhnya menghilang. Saat Ming Yue membuka matanya, dia berada di Tianshang De Kongjian dan disambut oleh empat binatang langit.
"Tuan! Aku merindukanmu!" Bai Hu melompat ke arahnya, hampir menjatuhkan Ming Yue ke tanah.
"Hati-hati, kucing lumpuh! Apakah kau mencoba menyakiti Lady?!" Qing Long menggunakan ekornya untuk melingkari tubuh Ming Yue, melindunginya dari Bai Hu yang terlalu bersemangat.
Menyadari bahwa dia hampir melukai tuannya, Bai Hu tidak membalas Qing Long kali ini. Sebaliknya, dia menatap Ming Yue dengan tatapan meminta maaf. "Aku minta maaf, Tuan. Aku terlalu senang melihatmu datang." Bai Hu berkata dengan nada sedih.
"Tidak apa-apa. Lain kali hati-hati, oke?" Dia mengangkat tangannya untuk membelai kepala Bai Hu lalu mengalihkan pandangannya ke Qing Long dan tersenyum penuh terima kasih. "Terima kasih telah menjagaku, Qing Long."
Zhu Que terbang mendekat, "Apakah kau datang untuk melihat pertanian dan rumah hijau, Tuan?"
"Ya, aku berpikir untuk mengambil beberapa tanaman herbal dan ginseng lalu menjualnya sesegera mungkin untuk mendapatkan uang." Jawab Ming Yue.
"Kalau begitu aku akan membantumu." Xuan Wu berkata, tubuh kura-kuranya mulai bersinar dan segera dia berubah menjadi manusia. Ming Yue menganga melihat orang di depannya. Dia mengenakan pakaian kuno berwarna kuning, rambut hitam panjang dengan highlight kuning dan dia memiliki sepasang mata zamrud!
"Kau.. Xuan Wu..?" Ming Yue bertanya dengan takjub, menatap pria tampan di depannya, "Kau bisa berubah menjadi manusia?"
__ADS_1
Melihat ekspresi terkejut di wajah Tuannya, Xuan Wu tersenyum nakal, "Hehe~ Apakah kamu terkejut, Tuan~?" Dia bertanya dengan nada nakal.
"Sebenarnya, kami semua bisa berubah wujud menjadi manusia tapi kami lupa memberitahumu~ Jadi.. KEJUTAN~!" Xuan Wu menambahkan, merentangkan tangannya lebar-lebar dengan main-main.
"Huh, kau merusaknya." Tubuh Qing Long bersinar dan bentuk manusianya terungkap. Sama seperti Xuan Wu, Qing Long juga mengenakan pakaian kuno tetapi pakaiannya berwarna biru. Dia juga memiliki rambut hitam panjang dengan highlight biru dan sepasang mata berwana kuning keemasan.
"Yah, sangat tidak jika membantu tuan sambil menggunakan tubuh binatang, bukan?" Xuan Wu mengangkat bahu tanpa malu-malu.
"Aku pikir kau hanya ingin bersenang-senang daripada membantu Guru." Zhu Que berkata saat tubuhnya bersinar dan berubah menjadi bentuk manusia. Dia mengenakan gaun wanita kuno berwarna merah. Zhu Que memiliki rambut hitam panjang dengan highlight merah dan sepasang mata berwana cokelat. Dia tampak cantik!
"Aku tidak peduli selama aku dengan tuan ~" Bai Hu menyeringai saat tubuhnya bersinar dan bertransformasi. Bai Hu mengenakan pakaian kuno berwarna putih. Dia memiliki rambut hitam panjang dengan highlight perak dan sepasang mata berwarna biru, sebiru langit didalam dimensi surgawi.
Ming Yue hanya berdiri di sana, terdiam karena melihat transformasi mereka. Dunia yang dulu dia kenal sekarang hancur berkeping-keping, digantikan oleh dunia fantasi yang baru ini. Ming Yue benar-benar berada di dunia seperti itu sekarang. Terlebih lagi, para binatang langit sangat tampan dan cantik! Mereka bisa dengan mudah menjadi model top jika mereka memasuki dunia hiburan.
"Tuan?" Bai Hu membungkukkan tubuhnya dan melambaikan tangannya beberapa kali tepat di depan wajah Ming Yue. "Halo? Tuan? Apakah dirimu masih hidup?"
*PAKl!*
Qing Long memukul bagian belakang kepala Bai Hu, "Jangan kasar pada Tuan."
"OW! Sakit tahu, kadal bau! Aku tidak kasar, aku hanya bertanya karena Ladyku tidak merespon!" Bai Hu berkata dengan kesal sambil menggosok bagian belakang kepalanya.
Ming Yue akhirnya tersadar dari perasaan takjub yang menyerangnya ketika dia mendengar suara tamparan. Melihat Bai Hu dan Qing Long bertengkar seperti biasanya, dia akhirnya tertawa. "Maaf, aku hanya takjub. Kalian semua sangat tampan dan cantik, itu membuatku kaget."
__ADS_1
Keempat binatang langit menatap Ming Yue sebentar sebelum terbatuk beberapa kali. Mendengar Lady memuji penampilan mereka, tentu saja mereka merasa senang.
"Sekarang mari kita dapatkan tanaman herbal dan ginseng itu, Tuan~" Xuan Wu tersenyum hangat dan berjalan dengan Ming Yue di sisinya sementara yang lain mengikuti dari belakang.