![Rebirth : A Woman With Frozen Heart [Indonesia]](https://asset.asean.biz.id/rebirth---a-woman-with-frozen-heart--indonesia-.webp)
(A/N: BGM 'Liang Liang oleh Yang Zongwei ft. Zhang Bichen. (●♡∀♡))
Saat Long Zhi Qiang membuka mata, dia telah kembali ke 10 tahun yang lalu. Itu jauh sebelum dia bertemu Ming Yue. Zhi Qiang tidak pernah percaya pada sesuatu seperti reinkarnasi tetapi itu terjadi padanya.
Masih segar dalam pikiran Long Zhi Qiang bagaimana dia hidup setelah kematian Ming Yue. Dalam mimpinya, sebuah suara terus mengulangi tentang bagaimana dia gagal menyelamatkannya, bagaimana dia tidak memberi Ming Yue perhatian, bagaimana dia telah menghancurkan hati Ming Yue dan bagaimana dia seharusnya mengenalinya. Ya.. dia memang telah menghancurkan hati wanita itu..
Zhi Qiang hidup sebagai orang yang kesepian. Dia tidak menikahi Ying Yue dan dia tidak memiliki kontak dengannya setelah itu. Hatinya telah layu, menjadi kering dan sunyi. Misi .. hanya itu yang membuatnya terus berjalan dan dalam misi terakhir .. Dia meninggal ..
Setelah dia bereinkarnasi, Zhi Qiang mencari keberadaan Ming Yue. Tidak butuh waktu lama baginya untuk menemukan di mana dia berada dan sekarang Zhi Qiang ada di sini, berdiri di seberangnya. Zhi Qiang berpikir ingin mendekati Ming Yue sesegera mungkin. Ya.. sampai mata wanita itu menangkap kehadirannya dan ekspresi mengerikan terlihat jelas di wajah cantiknya.
Zhi Qiang menyaksikan aksi Ming Yue seperti adegan drama. Bagaimana wanita itu mengangkat tangan dan meletakkannya di dadanya sambil menatap Zhi Qiang dengan mata yang tak terbaca. Bagaimana wanita itu tampak lega segera setelah itu mengalihkan pandangannya, menyapu Zhi Qiang dari pandangannya seolah-olah dia tidak penting sama sekali bagi wanita itu. Seolah.. Zhi Qiang tidak lebih dari debu di matanya..
Zhi Qiang merasakan tusukan yang menyakitkan di hatinya saat sebuah kesadaran muncul di benaknya. Jika dia bereinkarnasi maka Ming Yue mungkin akan bereinkarnasi juga. Mata wanita itu ketika dia melihat dirinya barusan, itu tidak bisa disembunyikan. Ming Yue mengenalinya. Tapi jika wanita itu mengenal Zhi Qiang.. mengapa dia mengabaikannya..?
Zhi Qiang bersumpah dalam kehidupan terakhirnya bahwa dia akan memberikan segalanya untuk Ming Yue. Dia akan mencintai wanita itu dan memanjakannya habis habisan.
Mungkinkah...
Ingin mengetahui kebenarannya, Zhi Qiang menyeberang jalan dan mengejar kelompok tiga orang itu.
"Tunggu!" Zhi Qiang berhasil mengejar dan meraih lengan Ming Yue, menariknya sedikit.
Ming Yue menoleh dan menatap pria itu dengan dingin, "Apakah ada sesuatu?" Dia bertanya dengan nada dingin yang bisa membekukan hati siapa pun ketika mereka mendengarnya.
Lin Zhao dan Lin Shao sedikit gemetar. Keduanya memperhatikan baik Ming Yue dan pria tak dikenal dengan ketegangan di wajah mereka.
Zhi Qiang terperangah saat matanya bertemu dengan tatapan dingin Ming Yue. Ming Yue yang dia kenal sebelumnya bukanlah orang yang dingin, Ming Yue yang dia kenal sebelumnya adalah wanita yang hangat dan penyayang.
"Ming Yue.." Zhi Qiang memanggil namanya. Itu hanya sebuah nama tetapi ketika Zhi Qiang berbicara, itu mengirimkan riak di hatinya. Kerinduan yang tidak bisa dia bicarakan begitu besar sehingga dia hampir tidak bisa menahan diri untuk menarik wanita itu ke dalam pelukannya.
"Kau mengenalku, bukan?" Zhi Qiang bertanya dengan lembut tapi Ming Yue bahkan tidak memberikan reaksi apapun.
__ADS_1
Alasan mengapa Ming Yue tidak memberikan reaksi apapun adalah karena di dalam hati dia cukup terkejut. Kata-kata Zhi Qiang hanya membuktikan satu hal..
Dia adalah orang yang bereinkarnasi juga..
Tapi kenapa? Bagaimana Zhi Qiang bisa bereinkarnasi?
Apakah langit cukup kejam untuk mereinkarnasi dirinya bersama dengan pria ini?
Tidak...
Sudah cukup...
Bahkan jika pria ini juga bereinkarnasi, Ming Yue tidak ingin ada hubungan dengannya lagi..
Ming Yue sudah memberikan hati dan hidupnya kepada pria ini di kehidupan sebelumnya.. Seharusnya itu cukup untuk Ming Yue terbebas dari pria ini..
"Ya." Ming Yue akhirnya menjawab dan mata Zhi Quang berbinar. Namun kata-kata yang Ming Yue lontarkan selanjtunya menempatkan hatinya ke dalam jurang keputusasaan.
Mata Zhi Qiang dipenuhi keputusasaan, "..Apakah kau membenciku sekarang?" Dia bertanya dengan suara serak.
'Apakah aku sangat menyakitimu di masa lalu sehingga kau tidak ingin ada hubungan denganku kali ini?' Zhi Quang ingin menanyakan pertanyaan itu tetapi dia takut mendengar jawabannya. Itu karena dia tahu betul apa yang dia lakukan padanya di masa lalu.
"Benci?" Ming Yue terkekeh dingin, "Aku penasaran perasaan ini bisa disebut 'Benci' atau tidak. Mungkin istilah yang tepat adalah.. JIJIK.."
"Sekarang tolong lepaskan tanganmu dari lenganku." Ming Yue memerintahkan, matanya memberikan tatapan membunuh dan itu terpancar dari tubuhnya. Bahkan Bai Hu mendesis pada Zhi Qiang.
Zhi Qiang hampir tersedak oleh napasnya sendiri ketika aura pembunuh diarahkan padanya. Tangannya perlahan melepaskan cengkeraman di lengan Ming Yue.
"Jangan pernah muncul di hadapanku lagi." Ming Yue memberi Zhi Qiang peringatan. Tidak ada apa-apa selain rasa dingin di kedalaman mata hitamnya yang indah.
Zhi Qiang membalas tatapannya dengan tatapan menyakitkan. Dia menghela napas berat dengan perlahan dan dengan lembut bertanya, "Jika aku tidak ingin melakukan apa yang kau minta?"
__ADS_1
"Kalau begitu jangan salahkan aku kalau bersikap kasar." Ming Yue menjawab singkat.
Zhi Qiang memejamkan mata saat wajahnya terdistorsi, penuh dengan kesengsaraan tetapi ketika dia membuka matanya, tekad dan keras kepala tergambar dengan jelas di wajahnya. "..Aku tidak akan melakukan apa yang kau minta.."
(A/N : Kata-kata di bawah ini diucapkan oleh dua suara. makanya ada ikon {..})
{"Jika mencintaimu adalah sebuah dosa, maka aku akan dengan senang hati menanggungnya."}
{"Jika menginginkan dirimu adalah sebuah kejahatan, maka aku akan dengan senang hati menerima hukuman apa pun."}
{"Tapi kau harus ingat, Chang'e.. {Ming Yue..} Tidak peduli berapa kali kau menolakku, mengutukku, menghinaku, aku tidak akan pernah menyerah."}
{"Kau bisa melarikan diri bahkan sampai ke ujung dunia atau jauh ke dalam jurang sekalipun, aku.. Zhong Kui {Long Zhi Qiang} tidak akan pernah membiarkanmu pergi."}
Ming Yue mengerutkan kening dalam-dalam, matanya melebar ketika Zhi Qiang mengucapkan kata-kata itu. Dalam pikirannya itu tumpang tindih dengan suara lain yang mirip dengan Zhi Qiang. Suara itu berat, dalam dan penuh dengan sensualitas yang membahayakan jiwa. Suara yang membuat hati Ming Yue sakit karena kesedihan dan kerinduan.
Tapi kenapa? kenapa ada kesedihan dan kerinduan dihatiku?
Kesal karena perasaan yang tidak bisa dia mengerti, Ming Yue memelototi pria itu dengan sangat dingin. "Baiklah, lakukan yang terbaik. Jangan pernah menyesalinya. TUAN... LONG.." Ming Yue menyebut nama pria itu dengan sangat jijik sebelum dia berbalik dan pergi.
Zhi Qiang menatapnya pergi, mengingat nada jijik ketika wanita itu memanggil namanya. Tawa penuh ejekan keluar dari bibir Zhi Qiang. Dia benar-benar mendapatkan pembalasan atas kesalahannya dimasa lalu. Zhi Qiang sekarang harus membayar semua dosa-dosanya.
Wanita yang dia cintai, hatinya sudah tertutup es dan menjadi beku, tidak ada yang wanita itu mau berikan selain kedinginan untuknya. Sama seperti apa yang Zhi Qiang lakukan pada wanita itu dimasa lalu.
Namun Zhi Qiang tidak bisa menyerah. Tidak.. mungkin lebih tepatnya dia TIDAK INGIN menyerah. Akan lebih mudah bagi Zhi Qiang untuk membunuh dirinya sendiri daripada menyerah soal Ming Yue. Jika hukuman Zhi Qiang dikehidupan ini adalah mengejar Ming Yue tanpa henti maka Zhi Qiang akan dengan senang hati melakukannya. Sepertinya dalam kehidupan kali ini, mengembalikan perasaan Ming Yue padanya hanyalah angan-angan.
Tapi berada di dekat wanita itu lebih baik daripada tidak sama sekali. Bahkan jika Ming Yue membencinya, Zhi Qiang akan menjadi penguntit yang tidak tahu malu hanya untuknya.
'Ming Yue.. dalam waktu hidup ini kau tidak perlu melakukan apapun..'
'Biarkan aku yang datang kepadamu sebagai gantinya..'
__ADS_1