![Rebirth : A Woman With Frozen Heart [Indonesia]](https://asset.asean.biz.id/rebirth---a-woman-with-frozen-heart--indonesia-.webp)
"Aku Ling Mao dari klan penyihir!" seru kucing
"Klan Penyihir?!" Ketiga orang itu berbicara secara sinkron.
Hantu dan roh jahat, binatang surgawi dan sekarang penyihir. Entah bagaimana Ming Yue menemukan semakin banyak misteri dunia, namun .. dia merasa bahwa ini hanyalah puncak dari gunung es ...
"Tidak terpikir Klan Penyihir itu ada .." Lin Zhao berbicara, tampak tercengang.
"Ya, sejak kita mengenal Kak Yue, kita bertemu banyak hal aneh seperti ini." Lin Shao setuju.
"Hei, jangan bicara seperti itu. Bukankah itu berarti Kak Yue aneh?" Lin Zhao mengerutkan kening.
"Yah, Kak Yue memang aneh kan? setidaknya dia mempunya sisi seperti itu.."
"Aku mengerti maksudmu tapi meskipun dia aneh, Kak Yue itu keren."
"Yah, tentu saja, meskipun dia aneh, dia adalah saudara perempuan kita yang paling keren!"
"Bisakah kalian berdua berhenti berbicara seolah-olah aku tidak ada di sini? Aku bahkan tidak tahu apakah kalian memuji atau menghinaku." Ming Yue menegur si kembar dengan ekspresi wajah kesal bercampur pasrah.
"Kami memujimu!" Si kembar membalas.
Sambil menggelengkan kepalanya, Ming Yue mengalihkan pandangannya untuk bertemu dengan mata kucing itu. "Oke melanjutkan topik sebelumnya, aku minta maaf tapi aku benar-benar tidak mengenalmu, Ling Mao"
Air mata jatuh dari mata kucing saat menatap Ming Yue dengan tak percaya. Pikirannya dipenuhi banyak pikiran. Apakah Lady kehilangan ingatannya? Apakah dia marah padanya dan memutuskan untuk berpura-pura tidak mengenalnya? Atau apakah Lady memutuskan untuk meninggalkannya dan sekarang mereka menjadi orang asing?
Semua pikiran ini berputar-putar di benaknya tapi suara lain yang dipenuhi amarah bisa terdengar bersamaan dengan kemunculan Bai Hu.
"Aku bertanya-tanya mengapa aku mencium bau busuk, ternyata itu kau, Ling Mao." Bai Hu menggeram, "Apa yang kau lakukan di sini?!" Dia bertanya pada kucing hitam sambil memberikan tatapan mematikan padanya.
__ADS_1
Ming Yue cukup terkejut dengan perilaku Bai Hu. Dia tahu Bai Hu adalah tipe orang yang meledak-ledak, itu bisa dilihat dari interaksinya dengan Qing Long. Namun, sikapnya terhadap kucing hitam ini benar-benar berbeda. Itu kasar dan penuh dengan kebencian sehingga membuat Ming Yue bertanya-tanya, apa sebenarnya misteri yang mereka sembunyikan? Apakah itu terkait dengan Chang'e? Lagi?
"Oke, tenang. Lebih baik kita pergi ke Tianshang De Kongjian dulu dan melanjutkan ke sana." Ming Yue berkata kemudian bersama-sama, mengirim mereka semua ke Tianshang De Kongjiang.
\==========================================================
(BGM : Unspeakable Yearn - Ost The untamed)
Di dalam gua tertentu, ada sebuah altar dan seorang wanita mengambang sementara tubuhnya dibungkus dengan rantai berwarna ungu tua..
"Chang'e!" Seorang pria dengan wajah tampan bagaikan iblis bergegas menuju seorang wanita yang tubuhnya ditutupi rantai ungu tua. Tangannya yang gemetar terangkat, ingin menyentuh wajah lembut wanita itu. Bahkan ketika matanya terpejam, darah mengalir di bibir merahnya yang lembut dan kulitnya sepucat hantu, wanita itu masih yang paling cantik di matanya.
"Chang'e.. tidak.. tolong buka matamu! tolong katakan padaku bahwa aku belum terlambat.. tolong.." Pria itu berbicara, suaranya serak penuh dengan kesengsaraan. Segera pria itu memanggil pedangBlood Moonmiliknya dan berusaha memotong rantai ungu tua tersebut tetapi rantai itu tetap utuh.
"Tuan, saya tidak bisa menghancurkan rantai ini. Rantai ini terlalu kuat!" SuaraBlood Moonbergema di benaknya.
*KLANG!* *KLANG!* *KLANG!*
"Tuan! Berhenti!"
*KLANG!!* *KLANG!!* *KLANG!!*
Suara tebasan pria itu menjadi lebih berat.. lebih keras.. tapi rantainya tetap sama. Seolah mengejek tindakannya yang putus asa dan sia-sia.
"...Zhong..Kui.." Bisikan lembut dan serak terdengar dan pria itu menghentikan gerakannya. Dia mengalihkan pandangannya untuk menatap si wanita.
"Chang'e!" Pria itu menyentuh wajahnya, tangannya gemetar. "Tunggu aku, aku akan menemukan cara untuk menghancurkan rantai sialan ini!"
Senyum lemah muncul di wajah Chang'e, "..Tidak ada gunanya.. rantai ini..ini.." Chang'e batuk darah sekali lagi, dia merasa waktunya semakin dekat.
__ADS_1
"Chang'e.. Tidak.. aku tidak akan menyerah! Bertahanlah! Ku.. kumohon.." Mata Zhong Kui perih, pandangannya menjadi kabur, "....Jangan pergi.."
Chang'e menatap pria itu dengan mata penuh kasih, "..Zhong Kui.. aku..." Rantai itu perlahan mengencang, menyebabkan dia batuk darah sekali lagi.
"..Jika ada... ada.. kehidupan lain.." Chang'e mulai berbicara tetapi Zhong Kui menggelengkan kepalanya saat air mata terus mengalir seperti air.
"Tidak! Jangan katakan itu!!" Tangannya sekali lagi meraih pedang di sisinya dan mulai memotong rantai itu berulang-ulang tetapi rantai itu terus mengencang dan perlahan tubuh Chang'e bersinar terang.
"...Jika..ada kehidupan lain..." Gumam Chang'e pelan, suaranya tidak sampai ke Zhong Kui yang masih memotong rantai. "..Aku ingin.. mencintaimu lagi.."
Tubuh Chang'e hancur dan berubah menjadi partikel cahaya dan rantai menghilang bersamanya. Zhong Kui hanya berdiri diam, pikirannya menjadi kosong dan digantikan satu emosi.
KEMARAHAN...
"Tuan .."Blood Moonmencoba memanggilnya, menyadarkan Tuannya dari pikiran kosong. Namun, keheningan adalah satu-satunya jawaban yang diberikan Zhong Kui.
"..Tuan..?"Blood Moonmencoba lagi dan kali ini Zhong Kui bereaksi.
"...Hilang.." Zhong Kui berbisik saat tangannya yang lain terangkat dan menyentuh dadanya. Hatinya terasa kosong dan sakit luar biasa. Seakan setengah jiwanya telah pergi, meninggalkannya sendiri.
"..Dia pergi.."
"Tuan.. Harap tenang--"
"Berisik.." Zhong Kui berbicara, nadanya lebih dingin dari es. Itu menyebabkanBlood Moonterdiam. "..Jika kau terus berisik.. Aku akan menghancurkanmu dengan tanganku sendiri.."
*Blood Moon*terkejut, ini adalah pertama kalinya tuannya berbicara kepadanya seperti ini. "..Tuan.."
Zhong Kui tiba-tiba mengeluarkan tawa yang menyeramkan, tawanya bergema di seluruh gua, membuat gua itu bergetar karena kekuatannya "... Hama.. Ya.. semuanya adalah hama.."
__ADS_1
"Mereka yang menyebabkan Chang'e dan aku terpisah.. Mereka yang membuatnya jauh dari jangkauanku... semuanya adalah hama.."
Zhong Kui tertawa sekali lagi, kali ini lebih keras. Dia kehilangan akal sehatnya, jatuh ke dalam kegilaan. ".. Hama.. harus dimusnahkan.." Katanya sambil tertawa, "..tunggu aku Chang'e.. aku akan memusnahkan semua hama.. lalu aku akan pergi ke tempat dimana dirimu berada.."