Rebirth : A Woman With Frozen Heart [Indonesia]

Rebirth : A Woman With Frozen Heart [Indonesia]
Geng Harimau Merah


__ADS_3

Restoran Chu Hui memiliki desain yang sederhana tetapi meskipun demikian, restoran ini memiliki banyak pengunjung tetap. Sebagian besar karena Paman Chu adalah juru masak yang sangat handal. Ming Yue belajar banyak dari pria ini dan sangat menghormatinya.


"Bulan Kecil, kau sudah datang." Paman Chu berkata, "Duduklah di mana pun kau mau."


Paman Chu selalu memanggilnya 'Bulan Kecil' karena nama Ming Yue. Meskipun aneh disebut kecil ketika dia memiliki tinggi 169cm, namun dalam pandangan laki-laki, Ming Yue memang kecil.


Ming Yue tersenyum pada pria berusia 48 tahun itu dan melihat sekeliling, "Paman Chu, tidak ada pelanggan?" Dia bertanya karena restoran Chu Hui jarang tidak memiliki pelanggan satupun.


"Ah.. itu.. Sepertinya aku akan segera gulung tikar." Dia berkata sambil meringis, wajahnya menunjukkan ekspresi pasrah yang penuh dengan kepedihan.


 


"Kenapa?" Ming Yue mengerutkan kening, matanya menjadi waspada. Lin Zhao dan Lin Shao mengerutkan kening di kursi mereka.


 


"Bukan apa-apa. Kau tidak perlu khawatir tentang itu." Paman Chu melambaikan tangannya, mencoba menepis dan mengganti topik pembicaraan.


"Kau harus pergi mencari tempat lain untuk bekerja, Bulan Kecil." Paman Chu menambahkan


Ming Yue mengambil satu langkah lebih dekat, berhenti sebelum mengambil beberapa langkah lagi. "Paman Chu, kau menerimaku sebagai pekerja terlepas dari semua rumor tentang diriku. Untuk itu aku selamanya berhutang budi padamu." Ming Yue menyentuh tangannya,


"Tolong, beritahu aku, paman Chu.. Apa yang sebenarnya terjadi..?"


Paman Chu menghela nafas pelan, "Kau ini ah.. kenapa begitu keras kepala?"


Ming Yue tersenyum dan memiringkan kepalanya, menatap pria yang lebih tua dengan mata imut yang polos. "Mungkin aku mendapatkannya darimu?" Ming Yue berkedip beberapa kali dan Paman Chu tertawa pelan dan menepuk kepalanya.


Dia sangat menyukai gadis ini karena gadis ini kuat meskipun dia telah melalui banyak hal. Chu Hui An menganggap Ming Yue sebagai pekerja keras karena dia tahu bagaimana rasanya ditinggalkan oleh keluarga sendiri. Tidak ada seorangpun ada untuknya saat itu, tetapi setidaknya dia bisa ada untuk gadis ini.


"Sebenarnya--"


"Hei hei hei~ Lihat apa yang kita dapatkan di sini~" Sebuah suara kasar terdengar ketika pintu terbuka dan sekelompok orang berpenampilan kasar masuk. Dengan satu pandangan, siapa pun dapat mengatakan bahwa mereka adalah gangster. Ada enam orang, dua di antaranya membawa tongkat pemukul baseball.


"Sepertinya restoran ini masih memiliki pelanggan, ya?" Pria yang berlaku seperti pemimpin, berbicara.

__ADS_1


Lin Zhao dan Lin Shao menjadi tegang dan alis Ming Yue berkerut dalam. "Seperti anda tidak datang ke tempat ini sebagai pelanggan .." Ming Yue berhenti saat matanya dengan cepat mengamati pria itu dari ujung kepala sampai ujung kaki sebelum bertemu mata pria itu lagi, menunjuk ke pakaian mereka yang mencolok dan seperti preman. "..Dilihat dari pakaian yang anda kenakan."


Si Pemimpin memperhatikan kecantikan Ming Yue dari pertama kali dia memasuki restoran. Sial kecantikan gadis muda ini sangat menawan!! Sekarang melihat gadis ini dari dekat, menatap sosok mungil yang terlihat manis dan memiliki aura agung yang memikat, Si pemimpin merasa tubuhnya menjadi panas dan celananya menjadi ketat.


 


Sial! Dia ingin menekan gadis manis ini ditempat tidur dan membuatnya mengerang dibawah tubuhnya. Pasti terasa menyenangkan mengubah gadis muda ini menjadi wanita dengan 'belaian'nya.


"Bisa menemukan boneka cantik disini, sepertinya kita beruntung kali ini~" Si pemimpin berkata sambil menyapu tubuh Ming Yue dengan matanya yang bejat dan penuh nafsu.


"Bulan kecil--" Paman Chu ingin meraih Ming Yue untuk melindunginya, tetapi Ming Yue memberi senyum menenangkan pada lelaki tua itu. Paman Chu tidak tahu apa yang terjadi dalam dirinya tetapi melihat senyum Ming Yue, dia benar-benar merasa semuanya akan baik-baik saja.


"Tidak, cantik. Kami bukan pelanggan, kami di sini untuk mengambil lebih banyak uang dari lelaki tua itu. Tapi hari ini pasti hari keberuntunganku, untuk bertemu gadis manis sepertimu di sini. Ikutlah denganku, aku akan mengajari cara 'nikmat' untuk menghabiskan waktu." Pemimpin berkata dan menatap Paman Chu dengan mata penuh dengan ancaman.


Orang-orang dibelakang si pemimpin itu tertawa jahat saat mereka menatap Ming Yue, sangat jelas terpartri diwajah bejat mereka ketika mereka mebayangkan bagaimana mereka akan mencicipi tubuh Ming Yue setelah pemimpin mereka puas bermain dengan tubuh gadis ini. Perhatian kelompok terfokus pada Ming Yue yang menueurtnya adalah sesuatu yang baik. Ming Yue tidak ingin mereka terlalu memperhatikan Lin Zhao dan Lin Shao. Ini adalah satu-satunya cara agar Ming Yue bisa melindungi mereka. Bisa saja Ming Yue bisa mengirim sikembar ke Tianshang De Kongjian, tetapi dihadapan banyak mata yang ada disini, tidak bagus jika kedua saudara angkatnya yang berharga menghilang begitu saja.


Inilah mengapa dia bertahan menghadapi tatapan para mata mesum itu. Senyuman dingin muncul di wajah cantiknya, "Cara nikmat untuk menghabiskan waktu? Kedengarannya seru tapi tidak, terima kasih, aku benci bergaul dengan para pria kelas rendah." Ujar Ming Yue dengan angkuh.


Wajah si pemimpin gerombolan tersebut berubah merah ketika mendengar kata-kata Ming Yue, darahnya mendidih oleh amarah. Melihat bagaimana Ming Yue dengan arogannya mengucapkan kata-kata itu membuat kemarahannya semakin besar. Sikap arogan gadis ini benar-benar membuatnya kesal, dia tidak sabar untuk menindih gadis ini, memasuki tubuhnya dan 'mengajari' gadis ini untuk tidak sembarangan meremehkan pria sehingga dia tidak bisa bersikap sombong lagi.


*BAM!!*


Pria tersebut terbang sambil membungkuk ke depan dan punggungnya terhantam dengan keras ke dinding, suara retakan pun terdengar jelas.


. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .


Keheningan yang mendalam turun ke dalam restoran. Sekelompok pria ternganga melihat rekan mereka yang jatuh dan seperti robot, mereka dengan perlahan menoleh ke arah Ming Yue yang punggung tangannya masih menghadap mereka dan posturnya seperti di film Kung Fu kuno!!


Bahkan Lin Zhao dan Lin Shao yang menonton diam-diam dari samping, menatap Ming Yue dengan mulut berbentuk bulat dan binar di mata mereka bersinar layaknya bintang!


Perlahan dan elegan, Ming Yue menarik kembali tangannya dan kembali ke posisi berdiri. "Adakah orang lain yang ingin menunjukkan cara nikmat untuk menghabiskan waktu padaku?" Dia bertanya dengan nada dingin sambil berdiri dengan anggun, layaknya seorang dewi agung yang turun ke dunia fana.


Wajah si pemimpin menjadi pucat. Dia mengira gadis muda ini adalah seekor kelinci yang bisa dimainkan tapi dia jelas salah. Gadis muda ini bukanlah orang yang polos! Gadis ini adalah seorang Iblis es wanita!! Jika Ming Yue tahu bahwa pria itu menganggapnya sebagai kelinci kecil dan iblis es wanita, Ming Yue pasti akan membuat hidup pria itu seperti neraka.


"Kau... Apakah kau berani menentang Geng Harimau Merah?" Pria itu bertanya, nadanya mengandung peringatan.

__ADS_1


"Ya." Ming Yue menjawab dengan tenang. Dia tahu nama Red Tiger (Harimau Merah), itu adalah gangster terbesar dan terkuat di D City. Ming Yue sering mendengarnya di masa lalu dan merasa kagum atas takdir yang membuat dia terjerat dengan Geng tersebut dalam kehidupannya yang sekarang. Ming Yue menyadari bahwa dia sekarang mengambil jalan hidup yang berbeda dari kehidupannya yang sebelumnya.


 


Saat Ming Yue berubah maka masa depannya pun akan berubah..


Entah kenapa Ming Yue memiliki perasaan yang kompleks tentang hal tersebut, ada perasaan takut tapi juga ada kegembiraan dan semua itu tergabung menjadi satu..


Ming Yue bertanya-tanya dalam hati apakah ini perasaan Chang'e ketika dia mengatakan dia ingin menjelajahi dunia..


...Meskipun tujuannya adalah sesuatu yang membuat Ming Yue menggelengkan kepalanya..


 


Si pemimpin menggertakkan gigi dan mengepalkan tinjunya setelah mendengar jawaban Ming Yue. Dia menunjuk ke arah Ming Yue, "Kalau begitu lebih baik kau hati-hati, kau mungkin handal dalam bela diri tapi kau hanya satu orang. Kau tidak bisa melindungi semua orang--"


 


"JIKA .." Ming Yue memotong kata-kata si pemimpin dan aura membunuh keluar dari dalam dirinya, "Kalian berani menyentuh orang yang aku sayangi.." kata Ming Yue dengan kilatan dingin yang tajam muncul dari mata hitamnya,


"Aku tidak akan berbelas kasih.."


Kelompok itu merasakan tubuh mereka membeku saat aura membunuh diarahkan pada mereka. Mereka kehilangan kemampuan untuk bernapas saat mata mereka menatap Ming Yue dengan ngeri. Hanya satu pikiran yang terlintas di benak mereka saat itu.


GADIS INI PASTI ADALAH IBLIS!!


Mereka telah berada di sisi gelap cukup lama untuk memahami bahwa tidak sembarang orang bisa memancarkan aura membunuh seperti itu. Seolah-olah mereka berada di depan BOSS BESAR!!


Saat Ming Yue menarik kembali auranya, para pria dengan cepat bergegas keluar dari restoran. Namun si pemimpin orang yang terakhir keluar dan sebelum dia keluar dari restoran, dia melirik Ming Yue untuk terakhir kalinya sebelum bergumam, "Kau akan menyesal bermain-main dengan Harimau Merah."


"Menyesal atau tidak, aku akan mengetahuinya begitu aku mengunjungi wilayahmu." Ming Yue menjawab, "Beri tahu bosmu bahwa Ming Yue, 'anak terkutuk Kota D' akan mengunjungi Harimau Merah untuk 'Berbincang-bincang'." Ming Yue berkata, nada suaranya dingin dan.. terkesan sadis.


Si Pemimpin merasakan dingin menjalar ke punggungnya sebelum pergi dalam diam. Dia tahu rumor tentang Ming Yue 'Anak Terkutuk Kota D' dan dia setuju tentang satu hal. Gadis muda itu mungkin memang anak terkutuk. Siapa yang waras mengunjungi wilayah gangster?! Gadis itu bahkan mengatakannya dengan terang-terangan!


Sepertinya kota D akan segera berada dalam kekacauan..

__ADS_1


__ADS_2