Rebirth : A Woman With Frozen Heart [Indonesia]

Rebirth : A Woman With Frozen Heart [Indonesia]
Merampok Uang Siluman Rubah


__ADS_3

Dengan Xuan Wu dan Ming Yue di depan, Bai Hu ingin pergi ke sisi Ming Yue tapi dia dihalangi oleh Qing Long. mereke beragumen cukup gaduh dan Ming Yue hanya bisa menggelengkan kepalanya dengan pasrah.


Ternyata, Xuan Wu adalah ahli obat-obatan dan akupunktur. Dia tahu tentang semua tanaman herbal dan saat dia membantu Ming Yue, dia memberikan penjelasan tentang masing-masing dari tanaman herbal tersebut.


"Apakah ada yang salah, Tuan?" Xuan Wu bertanya ketika dia menangkapnya dalam keadaan melamun, seolah-olah pikirannya disibukkan dengan sesuatu.


"Ah, tidak.. Tidak ada yang salah. Aku hanya merasa aneh." Ming Yue menjawab, masih mengerutkan kening.


"Aneh?" Xuan Wu bertanya, menatap serius ke arah Ming Yue. Tiga orang lainnya juga memperhatikan Ming Yue dengan serius, membuatnya merasa malu. Ini adalah pertama kalinya dia diperlakukan dengan sangat serius, seolah-olah dia adalah harta yang berharga.


"Hanya saja.." Ming Yue ragu-ragu sebelum melanjutkan, "Aku merasa pikiranku jernih sekarang, aku bisa mengingat semuanya hanya dengan mendengar atau melihat sekali. Bukankah itu aneh?"


Keheningan turun tetapi segera digantikan oleh tawa. Ming Yue menatap mereka dengan penuh teka-teki, jelas tidak mengerti mengapa mereka tiba-tiba tertawa.


"Lady, Kau tidak perlu terlalu bingung." Bai Hu tersenyum.


"Ya, itu karena kau bukan manusia biasa lagi." Zhu Que menambahkan, "Lady adalah seorang kultivator sekarang. Kau memiliki aura dan itu jenis aura yang murni."


Xuan Wu membungkukkan tubuhnya sedikit dan mencondongkan wajahnya ke depan ke Ming Yue. Senyum lembut, penuh dengan pemujaan ada di wajahnya. "Jadi, kau bisa lihat Ladyku, kau adalah orang yang istimewa. Jangan pernah berpikir bahwa kau lebih rendah dari siapa pun. Para manusia fana itu seharusnya menyembahmu sebagai gantinya." Dia berkata dengan nada lembut, jari rampingnya mengetuk ujung hidung Ming Yue dengan ringan.


Tapi segera Qing Long menarik kerah Xuan Wu dari belakang untuk membuat jarak antara dia dan Ming Yue sambil berkata, "Terlalu Dekat."


Xuan Wu terkekeh dan menggelengkan kepalanya, "Qing Long, kau ini.. benar-benar.." katanya menghela nafas pasrah.


Ming Yue tersenyum hangat dan menjawab, "Terima kasih. Meski rasanya agak berlebihan untuk mengatakan bahwa mereka harusnya memujaku." Ming Yue tersenyum simpul.


Keempat binatang langit mengeluarkan senyuman yang penuh dengan ironi. Mereka tahu Ming Yue bisa mengatakan sesuatu seperti itu karena dia tidak tahu kebenaran tentang identitas aslinya. Lady mereka tidak ingat apapun tentang dunia langit sehingga Lady tidak tahu apa yang menyebabkan dia berada di alam fana.


Ming Yue mengumpulkan beberapa tanaman herbal dan Xuan Wu memilih dua ginseng untuk dijual oleh Ming Yue. Salah satunya adalah ginseng seratus tahun sementara yang lain adalah ginseng seribu tahun. Ini merupakan harta yang berharga! Ming Yue merasa sayang untuk menjualnya namun Xuan Wu bilang kalau ginseng semacam itu banyak di dimensi surgawi ini.


"Tuan, aku akan ikut denganmu." Bai Hu berkata dan mengubah dirinya menjadi kucing.


Pada awalnya Ming Yue penasaran dengan jenis kucing seperti apa Bai Hu akan mengubah dirinya. Namun ketika dia melihat Bai Hu mengubah dirinya menjadi kucing bengal perak yang lucu, bibirnya sedikit terbuka dan berjalan mendekat untuk meraih Bai Hu ke dalam pelukannya.


"Ya Tuhan, kau sangat lucu!" Ming Yue berkata sambil menempelkan hidungnya ke bulu Bai Hu.


"Hehe~ Aku tahu Lady akan menyukainya~" Dia berkata dengan angkuh dan itu membuat Qing Long menggertakkan giginya dengan perasaan kesal.

__ADS_1


Bai Hu menyeringai puas melihat Qing Long yang kesal. Bersama-sama, mereka mengucapkan selamat tinggal kepada semua orang dan meninggalkan tempat surgawi. Apa yang menyambut Ming Yue saat dia membuka matanya adalah jalur gunung. Masih dalam pelukan Ming Yue, Bai Hu mengamati sekitar area tersebut.


"Udara di sini cukup kotor, tidak seperti di Tianshang De Kongjian." Dia berkata dengan jijik.


"Benar, udara di Tianshang De Kongjian lebih baik." Ming Yue berkata sambil berjalan menuruni jalan gunung. Segera mereka keluar dari gunung dan menuju ke toko obat tradisional. Dia berhenti di depan toko dan membaca papan nama. Itu tertulis 'Toko Ramuan Sembilan Ekor'.


"Nama papannya cukup unik." Ming Yue berkomentar tapi Bai Hu menyipitkan mata kucingnya dan menatap toko dengan dingin. Ming Yue tidak menyadari ekspresi Bai Hu berubah dari baik menjadi buruk, dia memasuki toko dengan acuh tak acuh.


Saat dia masuk, yang menyambutnya adalah seorang wanita berusia pertengahan empat puluhan. Dia merokok dari pipa dan saat dia menatap Ming Yue dan Bai Hu, tubuhnya sedikit menegang. Matanya menjadi waspada dan gugup.


"Apa yang kau cari, gadis muda?" Wanita itu bertanya dengan nada kaku.


Tidak menyadari perilaku si penjaga toko, Ming Yue berjalan mendekat dengan Bai Hu di pelukannya. "Permisi, apakah Ibu pemilik toko ini?" dia bertanya dengan sopan.


"Ya, benar." Wanita itu menjawab.


"Saya memiliki tanaman herbal dan ginseng yang saya kumpulkan dari gunung terdekat dan saya ingin menjualnya. Bisakah Ibu melihat dan menentukan harganya?" Ming Yue meletakkan Bai Hu di lantai dan membuka tasnya, mengeluarkan semua tanaman herbal dan ginseng dan meletakkannya di atas meja.


Si wanita melihat kumpulan tanaman herbal dan ginseng diatas meja, rahangnya mengendur. Dia tidak percaya dengan apa yang dia lihat di depannya. Tanaman Herbal yang dibawa gadis muda ini semuanya langka dan berharga! Terlebih lagi barangnya segar dan dalam kondisi prima!


Namun, rahangnya semakin turun ketika dia melihat ginseng! matanya bisa mengatakan bahwa itu adalah ginseng berusia seratus  dan seribu tahun! Ini adalah harta karun!!


Bai Hu melompat ke konter dan berbicara dengan Ming Yue melalui telepati dan sengaja menghubungkannya dengan pikiran si wanita. "Buat 15 juta yuan untuk ginseng berumur seribu tahun, Tuan."


Wanita itu menegang, dia lupa tentang keberadaan Bai Hu. Ming Yue tidak tahu bahwa wanita itu bisa mendengar kata-kata Bai Hu sehingga dia dengan gugup mengucapkan apa yang Bai Hu katakan padanya, "Um.. karena itu ginseng berumur seribu tahun, uh.. ba-bagaimana kalau 15 juta yuan, Bu?"


'Ai Bai Hu! bukankah 15 juta yuan terlalu banyak?!' Ming Yue mengeluh dalam pikirannya.


'Sama sekali tidak, wanita ini mencoba mencurangi dirimu, Lady.' Bai Hu menjawab, nadanya agak dingin.


Ming Yue mengerutkan kening, merasa kebingungan dan membuat catatan mental untuk menanyakan apa yang membuat Bai Hu bersikap seperti ini begitu mereka meninggalkan toko.


Wanita itu mengangguk penuh semangat seolah-olah hidupnya bergantung pada momen ini. "Ya! Deal!" Dia berkata terburu-buru.


"Apakah kau punya rekening bank?" tanya wanita itu.


Ming Yue menggelengkan kepalanya dengan senyum malu-malu dan wanita itu tersenyum meyakinkan, "Kalau begitu mari kita buka akun. Aku akan menemanimu, tunggu di luar sebentar sementara aku bersiap-siap."

__ADS_1


"Aku akan tinggal di sini bersama wanita ini, Tuan." Bai Hu berkata dan Ming Yue mengangguk. Dia ingat Bai Hu mengatakan bahwa si wanita mencoba menipunya. Mungkin dia ingin memastikan wanita itu tidak melakukan sesuatu pada Ming Yue.


Begitu Ming Yue keluar dari toko, mata Bai Hu bersinar dengan warna kebiruan saat dia menatap wanita itu. "Apa yang kau lakukan di kota ini, Rubah?" dia bertanya sambil melepaskan aura langitnya.


Wanita itu berlutut di depan konter tempat Bai Hu duduk, gemetar ketakutan saat dia membungkuk dalam-dalam ke tanah untuk menyambut Bai Hu. "Hormat kepada langit, Siluman Rubah yang rendah ini menyapa penguasa Istana Langit Barat, Bai Hu."


"Angkat kepalamu dan jawab aku, Rubah!" Bai Hu memerintahkan dengan geraman harimau meskipun tubuhnya saat ini kucing.


Wanita itu tersentak ketakutan ketika dia mengangkat kepalanya dan menjawab dengan tergesa-gesa, "Rubah rendah ini pindah ke kota D 20 tahun yang lalu, Tuan dan tidak memiliki niat apa pun selain menjual obat herbal dan berkultivasi dengan damai."


Bai Hu menatap wanita itu sebentar sebelum memberikan peringatannya. "Aku mempercayaimu untuk saat ini, tetapi jika kamu memiliki niat buruk terhadap tuanku, aku akan mencabik-cabikmu!"


Wanita itu gemetar ketakutan. Siapa yang mau? Tuan Bai Hu mempunya kuasa atas beberapa hewan dengan taring dan penguasa tertinggi istana langit barat. Secara teknis, dia adalah salah satu binatang penjaga langit.


"Baik, Tuan Bai Hu! Rubah yang rendah ini akan memasukkan peringatan itu dalam hati dan selalu mengingatnya!" Wanita itu dengan tulus bersumpah sebelum mengajukan pertanyaan,


"Ta-Tapi Tuan.. gadis muda tadi, apakah dia--"


"Diam! Jangan pernah menyebut apapun tentang dia!" Bai Hu menggeram, memperingatkannya. "Keberadaannya rahasia. Apa pun yang kau pikirkan di kepalamu, jangan pernah keluarkan dari mulutmu mengerti?"


"Saya mengerti Tuan Bai Hu!" Wanita itu menjawab dengan penuh semangat sebelum keluar dari toko dengan Bai Hu di pundaknya.


---------------------------------------------------


Qing Long : *merajuk* (ー`´ー)


Zhu Que : *Menghela napas kesal* Jika kau ingin pergi dengan Tuan\, bicara saja.


Qing Long : tapi aku tidak bisa keluar dalam wujud Nagaku.. (`_´)


Zhu Que : Hmm.. benar, lalu bagaimana kalau diubah ke yang lain?


Qing Long: Seperti apa?


Xuan Wu: Sebuah gelang! Bagaimanapun juga, Bai Hu sudah berubah menjadi binatang untuk Lady~ (˘⌣˘)┐


Qing Long : Sebuah gelang... (Kalau begitu aku selalu bisa menyentuh pergelangan tangan Lady..) (∩_∩)

__ADS_1


Zhu Que : ........ ( ̄~ ̄;)(Orang ini bodohnya tidak tertolong..)


__ADS_2