![Rebirth : A Woman With Frozen Heart [Indonesia]](https://asset.asean.biz.id/rebirth---a-woman-with-frozen-heart--indonesia-.webp)
Ming Yue makan malam dengan keluarga Wu setelah kejadian itu. Bai Hu sudah beralih ke wujud kucing dan menikmati makanan yang diberikan kepadanya. Wu Shi Jian bertanya tentang sekolah Ming Yue, tidak seperti Ming Yue yang bersekolah di SMA No.3 di Kota D. Lin Shao dan Lin Zhao bersekolah di Sekolah No.1.
Fan Mei bertanya tentang kehidupan sehari-hari Ming Yue, namun Ming Yue hanya mengatakan bahwa dia membayar uang sekolahnya sendiri dengan bekerja di restoran Paman Chu. Informasi itu saja sudah cukup bagi Fan Mei untuk mengetahui bahwa Ming Yue tidak diperlakukan dengan benar oleh Keluarga Qing sehingga dia tidak menyelidiki lebih jauh. Namun Kakek Wu dan Tuan Wu saling melirik satu sama lain, jelas mereka akan menyelidiki soal Ming Yue dan kesehariannya di Keluarga Qing.
Ming Yue dibawa ke ruang tamu setelah makan malam. Pasangan Wu berpikir bahwa Ming Yue mungkin lelah sehingga mereka membiarkannya pergi ke kamar tamu lebih awal. Ming Yue sedang duduk di tempat tidur sambil memperhatikan desain mahal di ruangan itu dan tidak lama kemudian, ketukan terdengar.
"Silahkan masuk." Ming Yue menjawab dan pintu dibuka dari sisi lain. Dua kepala muncul, itu adalah Lin Shao dan Lin Zhao.
"Apakah ada sesuatu?" Ming Yue bertanya, memiringkan kepalanya dengan expresi bingung.
Lin Shao dan Lin Zhao memasuki ruangan dengan senyum malu-malu di wajah mereka. "Yah.. kami ingin berbicara lebih banyak denganmu, Kak Yue." Kata Lin Shao sambil menggaruk bagian belakang kepalanya.
"Dan kami ingin lebih sering bermain dengan Bai Hu." Lin Zhao menambahkan.
"Kalau begitu, silakan duduk." Kata Ming Yue dan si kembar duduk di karpet sambil bermain dengan Bai Hu.
Lin Shao dan Lin Zhao telah menjadi penggemar baru Bai Hu. Ming Yue terkekeh dan menggelengkan kepalanya melihat bagaimana mereka berdebat tentang menempatkan Bai Hu di pangkuan mereka. Karena mereka terlalu berisik, itu membuat Bai Hu kesal, jadi dia membuat aturan untuk membiarkannya duduk di pangkuan mereka secara bergantian.
"Heh~ Jika kadal bau itu melihat bagaimana anak-anak ini memujaku, dia akan sangat cemburu~" Bai Hu berbicara sambil menikmati belaian tangan Lin Zhao.
"Kadal Bau?" Lin Shao memiringkan kepalanya, tampak bingung.
Ming Yue melengkungkan bibirnya dalam diam sebelum menjawab, "Sebenarnya aku punya empat pelindung. Bukan hanya Bai Hu."
"Eh?!" Lin Zhao dan Lin Shao berteriak serempak.
'Seperti yang diharapkan dari saudar kembar, mereka bersinkronisasi dengan baik.' renung Ming Yue
__ADS_1
"Di mana mereka? Hewan apa?" Lin Shao bertanya dengan penuh semangat.
"Hmm.. yah mereka berada di Dimensi yang berbeda." Ming Yue menjawab dan mengalihkan pandangannya ke Bai Hu, "Bai Hu.. Bisakah aku membawa mereka ke Tempat Itu?"
"Kau adalah pemilik Tempat Itu, Tuan. Kau dapat membawa siapa saja yang ingin kau bawa ke sana. Tidak ada aturan di Tempat Itu yang melarang orang luar untuk datang." Bai Hu menjelaskan,
'Atau lebih tepatnya .. Kau adalah pemilik hukumnya sejak Tianshang De Kongjian dibuat olehmu.' Bai Hu merenung di dalam.
"Tempat itu? Tempat apa yang kalian bicarakan? Dimensi yang berbeda?" Lin Shao tidak bisa menahan kegembiraannya.
"Dimensi yang berbeda.. jadi tempat seperti itu juga ada?" Lin Zhao bergumam heran.
"Kenapa kalian tidak mencari tahu sendiri?" Ming Yue mengangkat tangannya dan menawarkan si kembar. "Sentuh tanganku."
Si kembar saling memandang sebelum mengangguk dan menyentuh tangan Ming Yue. Mereka tidak menutup mata mereka tetapi pemandangan berubah dalam sekejap mata. Mata mereka terbelalak kaget melihat pemandangan di sekitar mereka. Hal yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata.
"Apakah ini mimpi?" Lin Zhao bertanya sambil mencubit pipinya sendiri dan sedikit meringis kesakitan. "Ini bukan mimpi.. kita benar-benar berada di Dimensi yang berbeda."
"Selamat datang di tempatku, Tianshang De Kongjian." Ming Yue berkata dengan senyum hangat yang jarang ada di wajahnya.
"Tuan, selamat datang kembali." Tiga binatang langit menuju ke arahnya. Mata Lin Shao tampak seperti akan keluar dari rongganya saat dia melihat Qing Long, Zhu Que dan Xuan Wu menuju ke tempat mereka berada.
Lin Zhao menegang dan mendekati Ming Yue, memeluk lengannya. Itu wajar baginya untuk memiliki reaksi seperti itu karena apa yang dia lihat adalah hal-hal yang biasanya dia lihat di TV.
"Naga.. phoenix.. kura-kura hitam.." Lin Shao bergumam sambil linglung sebelum dia berteriak seperti orang gila "INI TERLALU LUAR BIASA!!!"
"Tuan.. kedua manusia ini.." Zhu Que menatap si kembar.
__ADS_1
"Mereka adalah tamuku." Ming Yue berkata singkat, "Tolong bersikap baiklah kepada mereka."
"Tentu saja, Ladyku." Zhu Que menjawab singkat. "Tamu-tamu yang terhormat, selamat datang di Tianshang De Kongjian. Nama saya Zhu Que, naga yang kalian lihat adalah Qing Long dan kura-kuranya bernama Xuan Wu. Senang bertemu dengan kalian berdua." Zhu Que menyapa Lin Shao dan Lin Zhao.
"Namaku Lin Shao dan ini saudara kembarku, Lin Zhao. Senang bertemu denganmu juga." Lin Shao tersenyum senang.
"Ayo, aku akan membawa kalian berdua ke istanaku." Ming Yue mulai berjalan dan si kembar mengikuti di sebelahnya.
Sepanjang jalan, Ming Yue menjelaskan tentang Tianshang De Kongjian seperti resor pribadinya. Si kembar sama-sama bersemangat belajar tentang Dimensi surgawi dan betapa indahnya tempat itu. Seolah-olah datang langsung dari buku cerita atau film fantasi.
"Kak Yue, tempatmu sangat indah." Lin Zhao menghela nafas senang saat dia berdiri di balkon ruang pribadi Ming Yue yang berada di lantai paling atas Istana Bulan. Matanya menatap pemandangan di depannya.
"Benar sekali! Aku benar-benar senang mengenalmu, Kak Yue!" Lin Shao berkata, "Aku dapat memiliki pengalaman sekali seumur hidup. Aku, Wu Lin Shao benar-benar mengagumi dan menghormatimu dari lubuk hati terdalam, Kak Yue."
Ming Yue terkekeh pelan, "Apa maksudmu dengan mengatakan pengalaman sekali seumur hidup, kau tidak ingin datang ke sini lagi?" Ming Yue bertanya dengan nada iseng.
Lin Zhao dan Lin Shao saling menatap dengan penuh semangat sebelum mengalihkan pandangan mereka ke Ming Yue. "Maksudmu, kami bisa datang lagi?" tanya mereka bersamaan.
"Tentu saja bisa. Kita bisa membawa Kakek Wu, Paman Jian dan Bibi Mei nanti. Jaga rahasia tempat ini untuk sementara, kita bisa mengejutkan mereka nanti." Ming Yue berkata dengan kedipan.
"Yaaaay! Terima kasih Kak Yue!" Lin Zhao bergegas dan memeluknya erat-erat, jelas senang dia bisa mengunjungi Dimensi surgawi lagi.
"Yeeees! ini keren sekali!! Aku ingin melihat wajah Kakek ketika dia melihat tempat ini!" Lin Shao berkata dengan penuh semangat.
Ming Yue tertawa lembut melihat betapa bersemangatnya si kembar.
Pada saat ini keluarga Wu tidak tahu bahwa dengan bertemu Ming Yue dan mendapatkan akses ke Tianshang De Kongjian, mereka akan menjadi salah satu keluarga paling kuat dan berpengaruh di bawah perlindungan dunia langit di masa depan.
Ming Yue juga tidak mengetahui bahwa Keluarga Wu adalah keluarga yang sengaja dipilih untuk menjadi pelindungnya di dunia fana. Namun semuanya akan terungkap di masa depan..
__ADS_1