REINKARNASI DEWA SEMESTA AWAN

REINKARNASI DEWA SEMESTA AWAN
ginseng salju


__ADS_3

"ah.. nampak nya aku ketiduran setelah kekenyangan.." gumam Yang feng terbangun dan menggeliatkan tubuh nya..


Yang feng keluar dari dalam goa dan menatap keatas langit, dibalik celah celah rimbun nya hutan terlihat samar samar matahari telah bersinar.


"rupanya hari sudah pagi, aku sangat terlelap dalam tidurku.." gumam nya lagi..


Yang feng melesat cepat pergi dari tempat itu dan meneruskan perjalanan nya, Yang feng menerobos didalam kerimbunan hutan dengan minim nya cahaya disana.


Cukup jauh sudah Yang feng meninggalkan kan tempat istirahat nya semula, didepan terlihat kabut putih seperti embun menutupi sekitar bagian bawah bukit.


Yang feng menghentikan langkah nya, Yang feng penasaran untuk mengetahui apa yang ada disana.


Dengan langkah cepat Yang feng sudah berada disekitar bawah bukit.


"mengapa hawa disini begitu dingin..?" gumam Yang feng..


Yang feng menerobos masuk kedalam kabut putih yang tampak seperti serpihan salju, didepan mulai terlihat sebuah lubang membentuk celah diantara bebatuan besar.

__ADS_1


Semakin mendekati celah tersebut, Yang feng semakin merasakan dingin yang menerpa seakan ribuan jarum es menusuk di sekujur tubu nya.


Yang feng pun dengan cepat memusatkan jiwa nya, mengalirkan energi dari dan'tian nya, memadatkan energi, dan melakukan perubahan energi menjadi elemen api membentuk perisai perlindungan didalam tubuh nya.


Seketika tubuh Yang feng terlihat bersinar dan mengeluarkan cahaya keemasan dengan energi yang panas, Yang feng melangkah lebih dekat lagi kearah celah tersebut untuk memastikan apa yang ada disana.


Mata Yang feng berbinar melihat apa yang ada didalam celah batu itu.


"ginseng salju.." gumam nya merasa sangat senang melihat ginseng salju yang sudah berusia puluhan ribu tahun..


Didalam celah terdapat lima buah ginseng salju berwarna putih sebesar kepalan tangan bayi, segera Yang feng mengambil dan memasukan nya kedalam cincin ruang nya.


Yang feng sendiri dapat mengetahui fungsinya dalam ingatan sang dewa, belum lagi ketika sudah diolah dan dibuat menjadi pil, itu akan dapat membuat pil tingkat dewa.


Secara perlahan kabut putih pun menghilang, kemudian kembali Yang feng melesat untuk melanjutkan perjalanan nya dan meninggalkan tempat itu..


......................

__ADS_1


Sekarang Yang feng sudah berada didekat gerbang klan setelah hampir dua minggu melakukan perjalanan menembus hutan misteri.


Yang feng merasa heran melihat keadaan disana yang tampak sepi seperti tidak adanya kehidupan disana.


'apa yang terjadi, mengapa tempat ini terlihat sepi..' batin nya, melihat tidak ada nya penjagaan di dekat gerbang..


Dengan cepat Yang feng berlari masuk untuk memeriksa keadaan didalam.


"apa..!? siapa yang melakukan ini..?" Yang feng sangat terkejut melihat keadaan klan yang sudah hancur, Yang feng berlari untuk melihat tempat tinggal nya yang dulu yang kini sudah di tumbuhi rumput rumput yang tinggi. Kemudian Yang feng berlari kekediaman paman nya.


"paman..paman jian.. Lie'gege.." teriak Yang feng memanggil manggil paman nya dan Yang lie, namun yang dipanggil tak kunjung datang..


Bangunan itu sudah terlihat rusak dan ditumbuhi rerumputan juga seperti lama tak berpenghuni, tetapi jika melihat kejadian dan bangunan lain yang seperti sengaja dirusak tampak belum lama terjadi.


Yang feng melihat pemakaman yang ada dibelakang aula klan, sebuah pemakaman besar terlihat seperti pemakaman massal.


"anggota klan Yang.." gumam Yang feng membaca tulisan yang ada pada batu nissan..

__ADS_1


"kemana paman jian dan lie'gege.!? apa yang telah terjadi disini.!? apakah mereka semua telah mati.!? Siapa yang menguburkan mereka.!? lalu siapa yang telah melakukan kekacauan ini semua..???" gumam Yang feng dengan wajah geram dan tangan terkepal, beribu pertanyaan telah memenuhi pikiran nya..


__ADS_2