
Pertarungan yang terjadi antara murid sekte cakar elang dan murid dari Klan Hu berlangsung tidak seimbang, dan menyebabkan kekalahan pada murid Klan Hu.
"ambil semua lencana giok milik mereka.." seru seorang murid dari sekte cakar elang yang kultivasi nya lebih tinggi, menyuruh teman teman nya..
Tiga orang murid dari sekte cakar elang pun segera mengambil lencana berisi poin milik ketiga murid klan Hu.
"kak Heng. Sepetinya kita mempunyai kesempatan yang baik.." bisik seorang murid dari cakar elang kepada yang kultivasi nya lebih tinggi tersebut, dengan melirik kearah Hu nuan yang tampak sudah tak berdaya..
"kau benar juga Guo cun.." sahut Fu heng yang mengerti maksud Guo cun, dengan tersenyum jahat dan menatap cabul kepada Hu nuan..
"sebaik nya kita bunuh saja mereka berdua, agar tidak ada yang mengetahui perbuatan kita.." ucap Guo cun lagi memberi ide, mata nya mengarah kepada dua lelaki murid Klan Hu yang juga sudah tak berdaya..
"bagaimana jika ada yang melihat kita. Bukankah peraturan nya dilarang saling membunuh.!?" ucap teman nya yang lain..
"bodoh..!Apakah kau melihat ada orang lain disini.!?" bentak tertahan Guo cun pada seorang teman nya tersebut..
"kalo begitu, cepat bunuh mereka berdua..!" perintah Fu heng pada teman teman nya..
Tiga orang murid dari sekte cakar elang pun kemudian melangkah mendekati Hu liong dan teman nya.
"apa yang akan kalian lakukan.." kata teman Hu liong dengan suara lemah..
Namun para murid dari Sekte cakar elang mengabaikan nya. sambil menyeringai, mereka terus mendekat dengan menggenggam pedang ditangan mereka.
"hentikan.. Apakah kalian akan membunuh kami.!?" kata teman Hu liong itu lagi dengan suara gemetar..
"bukankah dilarang untuk saling membunuh dalam kompetisi ini.!?" timpal Hu liong dengan suara lemah dan terbatuk..
"kalian sudah mendapatkan lencana milik kami, lalu mengapa kalian ingin membunuh kami.." lanjut Hu liong dan berusaha untuk bangkit..
"haha.. Kami tidak perduli. kami ingin kalian mati.." ucap Guo cun dengan menyeringai dan aura membunuh yang kuat, mereka terus mendekat..
"saudari Hu nuan. Cepat hancurkan lah token nomor peserta mu.." ucap Hu liong, mereka berniat untuk menyelamatkan diri dengan keluar dari fana kecil..
Namun saat Hu nuan ingin menghancurkan token nomor peserta nya untuk kembali ke menara akademi, dengan cepat Fu heng merampas token milik Hu nuan tersebut dan token milik mereka berdua juga dirampas oleh yang lain nya.
__ADS_1
"hahahaa.. Kalian tidak akan bisa pergi dari sini.." teriak Fu heng dengan tertawa lebar..
"cepatlah bunuh mereka berdua.." teriak Fu heng merasa tidak sabar, ia memaksa rekan nya untuk mempercepat membunuh Hu liong dan teman nya..
murid murid dari sekte cakar elang pun mengangkat pedang dan ingin mengayunkan pedang mereka mengarah ke Hu liong dan dan teman nya.
'wuszz..
Puluhan bayangan pedang berwarna putih melesat, menghantam pedang pedang milik murid sekte cakar elang.
"mengapa kalian ingin membunuh mereka.!?"
bentak Cang yuan yang muncul bersama Xia san didepan mereka..
Murid murid sekte cakar elang terkejut dan panik, melihat Cang yuan bersama Xia san muncul. mereka takut niat perbuatan keji mereka akan dilaporkan kepada pihak menara akademi.
"serang dan bunuh mereka.." teriak Fu heng kepada teman nya dengan sedikit panik..
murid murid dari sekte Cakar elang kemudian segera menyerang Xia san dan Cang yuan secara bersamaan.
dari atas batu tersebut Yang feng menyaksikan pertarungan yang terjadi antara para murid Klan Hu melawan para murid Sekte cakar elang dan, disusul dengan munculnya Cang yuan bersama Xia san didalam pertarungan itu.
Yang feng masih diam menyaksikan pertarungan Cang yuan dan Xia san melawan murid murid dari cakar elang tersebut.
namun tak lama kemudian, Xia san dan Cuan juga sudah mulai terdesak oleh serangan dari kelima murid sekte cakar elang.
saat bersamaan, ketika murid sekte cakar elang ingin menebaskan pedang nya pada Xia san dan cang yuan dan bermaksud untuk langsung membunuh mereka berdua.
'bugh...
Lima buah batu kecil dialiri energi qi yang cukup kuat, melesat seperti peluru dan menghantam titik vital meridian dari kelima murid sekte cakar elang tersebut hingga membuat mereka semua ambruk tak berdaya.
'wuszz..
Yang feng melesat menghampiri mereka. semua pasang mata yang ada disana terkesima melihat Yang feng melayang di udara, ia seperti sedang terbang lalu kemudian turun dan menjejakkan kaki nya ditanah.
__ADS_1
"orang orang laknat seperti kalian memang pantas untuk mendapatkan itu.." kata Yang feng kemudian tertuju pada lima orang murid sekte cakar elang, setelah ia muncul didepan mereka semua.
lima murid sekte cakar elang terkejut dan merasa ketakutan, tubuh mereka kini lemah seperti tidak mempunyai kekuatan.
"apa yang telah kau lakukan pada kami.!?" kata Fu heng..
"aku sudah melumpuhkan kultivasi dan merusak meridian milik kalian.." ucap Yang feng..
Kelima murid sekte cakar elang saling tatap satu sama lain, mereka merasa frustasi setelah mendengar perkataan Yang feng.
"lebih baik kau membunuh kami, dari pada kami harus mengalami kelumpuhan seperti ini.." teriak Fu heng merasa putus asa..
"apa kau pikir aku akan membiarkan manusia cabul seperti kalian akan tetap hidup, jika tidak ada peraturan dilarang saling membunuh.!?" ucap Yang feng dingin..
"ambillah semua lencana yang ada pada mereka.." ucap Yang feng pada Xia san dan Cang yuan..
Xia san mengangguk dan kemudian mengambil lencana yang ada pada kelima murid sekte cakar elang.
"huh..memang nya dia siapa, ngatur ngatur.." gerutu Cang yuan..
Yang feng melirik sekilas Cang yuan, lalu ia menghampiri ketiga murid dari klan Hu dan memberikan mereka masing masing satu buah pil pemulih energi.
"makan lah ini. setelah itu segeralah kalian kembali ke menara akademi untuk membawa mereka berlima. biar pihak menara akademi yang akan memberikan hukuman pada mereka, karena sudah berniat membunuh dan berbuat cabul.." ucap Yang feng..
Mereka bertiga juga Xia san dan Cang yuan terpana melihat pil yang diberikan Yang feng, mereka baru pertama kali melihat ada pil dengan aroma khas obatan herbal yan kuat dan kualitas sebaik itu.
"terima kasih saudara feng.." ucap ketiga murid klan Hu merasa sangat senang..
ketiga murid klan Hu menelan obat pemulih energi yang diberikan oleh Yang feng. Mereka Merasakan sensasi yang luar biasa saat pil tersebut melewati tenggorokan dan masuk hingga ke lambung mereka.
Mereka bertiga pun duduk, siap melakukan kultivasi untuk menyerap khasiat dari obat tersebut.
Kini energi ketiga murid klan Hu kembali pulih bahkan merasakan jumlah energi didalam dan'tian mereka telah meningkat dari sebelum nya, dan hanya menunggu waktu sebentar lagi untuk mereka meningkatkan kultivasi.
"kalau begitu kami pergi dulu.." ucap mereka bertiga berpamitan, dengan menangkupkan tangan mereka..
__ADS_1
Ketiga murid klan Hu kemudian mengikat dan membawa kelima murid dari sekte cakar elang untuk kembali ke menara akademi..