
'goarr..
'goarr.
Suara kawanan serigala terdengar ganas, dua remaja pria dan wanita sudah terlihat kelelahan melawan lima ekor serigala.
Tubuh mereka dipenuhi dengan luka cakaran dari binatang buas tersebut. mereka berdua terjatuh saat mau melarikan diri. kini mereka cuma bisa pasrah untuk menerima terkaman dari kawanan serigala itu.
'slazz..slazzz..
'slazz..slazzz...slazz..
Saat saat terakhir ketika napas mereka berdua sudah berada di ujung tanduk, tiba tiba bayangan pedang bentuk sabit berwarna hitam melesat menebas kawanan serigala itu. tubuh lima ekor serigala tersebut pun terbelah masing masing menjadi dua bagian dan jatuh ketanah.
Mata dua remaja itu terbelalak, mereka terkesiap melihat pemandangan yang ada didepan mereka.
"hei, siapapun kalian berdua. bila ingin bermesraan janganlah didalam hutan, apalagi sampai masuk ketengah hutan misteri. jika tidak mau menjadi santapan para binatang buas.." tiba tiba terdengar suara laki laki menegur mereka berdua..
Dua remaja itu terkejut mendengar suara yang muncul dari atas pohon. Mereka berdua semakin terkejut ketika menatap keatas pohon dan mendapati seorang lelaki berpakaian putih masih dibawah umur mereka, sedang berada disana.
__ADS_1
Belum sempat mereka berkata kata, laki laki itu sudah melesat pergi melompat dari pohon satu ke pohon lain nya meninggalkan mereka berdua.
Mereka berdua hanya bengong, sejurus kemudian saling tatap dan lanjut bengong lagi masih belum percaya dengan apa yang baru saja terjadi.
"yuan'er.."
"san'er.."
"saudara san.."
"saudari yuan.."
Terdengar suara memanggil manggil nama mereka berdua, dan kebetulan hari sudah mulai gelap.
"paman, saudara lie.. Kami disini.."
"guru, saudara lie..kami berada disini.."
Mereka berdua pun juga berteriak untuk memberitahu keberadaan mereka saat mendengar Liu bai dan Yang lie memanggil manggil mereka..
__ADS_1
"Yuan'er.. San'er, mengapa kalian lama sekali.!? Apa kalian tidak papa..?" tanya Liu bai merasa khawatir saat sudah sampai ditempat mereka berdua..
"tidak apa apa guru..kami berdua habis diserang oleh kawanan serigala beast saat mencari kayu bakar kedalam sana. Beruntung ada seorang pemuda yang sudah menolong kami.."kata Cang yuan menjelaskan apa yang telah terjadi pada mereka berdua..
"mengapa kalian sampai masuk ketengah sana, disana banyak binatang buas dan tekanan aura dari binatang beast yang ada disana pun cukup kuat.." Kata Liu bai lagi untuk memberitahu pada mereka.
"tadi nya kami merasa tidak mengapa, tapi saat terus melangkah kami merasakan aura nya semakin kuat. akhir nya kami sadar kalau kami sudah masuk ke kawasan hutan misteri. Kami pun berniat untuk keluar dari sana tapi tiba tiba lima ekor serigala beast tingkat tiga menyerang kami.." Xian san menceritakan apa yang mereka alami..
"yasudah.. syukurlah jika kalian tidak papa. sekarang lebih baik kita cepat kembali ke tenda karena hari sudah mulai gelap, kasian mereka juga sudah menuggu dan khawatir.." kata Liu bai mengajak mereka untuk kembali ke tenda mereka..
Kemudian mereka berempat segera pergi dari tempat itu..
......................
Disaat Yang feng sibuk menggerutu dan mau keluar dari tengah hutan misteri, Yang feng mendengar suara orang berteriak teriak dari pinggiran hutan misteri seperti diserang binatang buas. dengan cepat Yang feng berlari menemui suara itu dan melompat keatas pohon.
Yang feng pun mengalirkan Qi nya ke tangan melakukan perubahan energi dan menciptakan energi bayangan pedang berbentuk sabit. Yang feng kemudian mendorong energi tersebut kearah kawanan binatang itu, bayangan pedang itu pun melesat membelah kawanan binatang masing masing menjadi dua bagian.
setelah membunuh kawanan serigala yang menyerang Cang yuan dan Xian san, Yang feng kembali masuk ketengah hutan misteri untuk meneruskan perjalanan nya.
__ADS_1
Yang feng sebenarnya berniat pergi ke kota Dai pwok dengan memotong jalan melalui tengah hutan misteri agar lebih cepat tiba ditujuan.
Yang feng berlari dengan cepat, sesekali yang feng melompat keatas pohon melihat ke sekeliling nya untuk menghindari binatang buas yang sangat merepotkan.