
Sementara itu di menara akademi..!!
Kini para tetua serta murid murid sekte cakar elang bersiap untuk kembali ke sekte mereka, setelah di diskualifikasi dari lima kali kompetisi yang diselenggarakan lima tahunan.
Sekte cakar elang terkena sanksi langsung oleh pihak kerajaan, sehingga tidak dapat mengikuti kompetisi selama lima kali penyelenggaraan. serta dicabut nya sokongan sumber daya dari kerajaan untuk sekte mereka.
Flashback...
Semua orang berada di menara akademi merasa terkejut. terutama mereka para tetua dari sekte cakar elang, ketika tiba tiba muncul tiga murid klan Hu yang membawa lima murid dari sekte mereka dalam keadaan terikat.
"Apa yang terjadi pada kalian, kenapa mereka diikat seperti ini.!?"tanya wasit dari menara akademi..
"maaf buat penyelenggara yang bertanggung jawab dalam kompetisi ini. saya harap, pihak menara akademi dapat memberikan hukuman yang setimpal atas kesalahan mereka berlima.." kata Hu Liong dengan nada lugas dan suara lantang..
"Memang nya apa yang telah mereka lakukan..?" Tanya wasit itu lagi..
"Sebelum nya kami bertiga telah melakukan pertarungan melawan mereka berlima, mereka kemudian mengalahkan kami bertiga dan berhasil merebut lencana milik kami. Namun bukan nya membiarkan kami pergi, justru mereka berniat melecehkan saudari Hu nuan dengan bermaksud untuk membunuh kami berdua terlebih dahulu. beruntung saudara Yang feng datang menolong tepat waktu, yang langsung melumpuhkan kultivasi mereka berlima.." kata Hu liong menjelaskan..
"Apa..!?" Seru dari para tetua klan Hu yang ikut mengantarkan murid murid mereka..
Para tetua tersebut terkejut dan sangat geram melihat lima murid dari sekte cakar elang, setelah mendengar penuturan dari Hu liong murid mereka.
Para tetua dari klan Hu hendak melompat melakukan serangan, untuk memberikan pelajaran pada lima murid dari sekte cakar elang.
"Tahan..!!" Seru dari ketua menara akademi dengan suara lantang, menghentikan mereka..
"Selama kalian berada disini, siapapun tidak diperbolehkan untuk mengambil tindakan atas kesalahan ataupun kecurangan yang dilakukan oleh para murid peserta kompetisi. Biarkan dari pihak kami yang menentukan hukuman apa yang pantas untuk mereka.." seru dari ketua menara akademi dengan lantang dan tegas..
Para tetua dari klan Hu akhirnya menghentikan niat nya, dan menyerahkan sepenuh nya kepada pihak menara akademi untuk hukuman yang akan diberatkan pada lima murid Sekte cakar elang..
Flashback off..
Kembali ke fana kecil.. Yang lie dan Lien hua juga sedang terus berusaha mencari keberadaan Yang feng, Xian san serta Cang yuan.
Lien hua bersama Yang lie melihat para murid peserta kompetisi ramai berkumpul dan seperti habis terjadi pertarungan diantara murid murid yang ada disana.
"saudara Lie. Nampak nya murid murid dari menara akademi telah memenangkan pertarungan diantara mereka.." ucap Lien hua setelah mengamati keadaan disana dari tempat yang sedikit jauh..
__ADS_1
"aku rasa juga begitu.." tanggap Yang lie..
"sebaik nya kita hampiri mereka, siapa tahu diantara mereka ada yang mengetahui keberadaan adik Feng, Xia san juga Cang yuan.." ajak Yang lie..
Yang lie bersama Lien hua pun segera melesat menuju tempat para peserta kompetisi yang ramai berkumpul.
disana para peserta tampak habis melakukan pertarungan, yang dimana kini para murid dari menara akademi terlihat seperti telah memenangkan pertarungan dan sedang mengumpulkan lencana milik murid lain nya yang berada disana.
"ambil semua lencana milik mereka.." seru salah satu murid menara akademi yang tahap kultivasi nya lebih tinggi, menyuruh rekan nya..
Sebelum nya beberapa tim dari para murid berbagai sekte telah melakukan pertarungan. dan secara kebetulan murid dari menara akademi datang belakangan, sehingga para murid menara akademi melawan para murid lain nya yang telah kelelahan dan berakhir dengan kemenangan buat mereka dari murid menara akademi.
'goarrr..
'goarrr..
Tiba tiba kawanan serigala bermunculan dari balik bukit dalam jumlah yang cukup banyak.
"Wang pai. Lihat itu..!" teriak seorang murid menara akademi berkata kepada yang tahap kultivasi nya lebih tinggi tersebut, ia melihat kawanan serigala yang muncul dari balik bukit..
semua murid peserta kompetisi pun terkejut dan tampak ketakutan melihat kawanan serigala dengan bulu berwarna perak yang mulai bermunculan.
"apa yang kalian lakukan disini para manusia hina..?" seru serigala yang berada paling depan dengan suara lantang dan tatapan yang seakan ingin menelan mereka bulat bulat..
mereka semua terkejut melihat binatang yang ada didepan mereka dapat berbicara, pasal nya mereka belum mengetahui tentang keberadaan binatang spritual yan belum pernah mereka jumpai selama ini.
"binatang macam apa itu, mengapa dia dapat berbicara.." seru mereka merasa semakin ketakutan..
'wuzzz..
beberapa serigala yang ada di bagian belakang langsung menyerang murid murid dari menara akademi secara brutal, dan berhasil mencabik cabik tubuh sebagian dari mereka.
Lien hua bersama Yang lie juga kini terjebak dalam keadaan sulit, dimana saat mereka baru saja tiba disana mendadak kawanan serigala itu bermunculan, dan mereka berdua pun tak luput dari ganas nya serangan kawanan serigala yang tampak sangat beringas.
'crasss..
'crasss...
__ADS_1
banyak sudah dari para murid peserta kompetisi yang tubuhnya terkena cabikan cakar dari binatang spritual tersebut, terutama mereka yang telah lelah saat sebelum nya habis melakukan pertarungan.
'crasss..
"arghhhh...
pekikan pekikan dari para murid bersahutan mengiringi kematian mereka, dimana saat mereka ingin berusaha menghancurkan token nomor peserta milik mereka untuk kembali ke menara akademi, namun telah didahului oleh kawanan serigala tersebut untuk mencabut nyawa mereka.
Rasa ketakutan akan kehilangan nyawa pun kini tampak jelas terlihat diraut wajah semua para murid peserta kompetisi.
'krekkkk...
suara dari salah satu batu dinding bukit yang ada disekitar mereka bergerak seperti merubah pola susunan nya, dan secara perlahan bergeser memperlihatkan celah yang semakin lama tampak jelas terbuka dan membentuk sebuah ruang didalam nya.
Ruang yang ada didalam seakan membentuk sebuah pusaran angin dengan memiliki daya hisap cukup kuat seperti magnit dan akan menarik siapa saja berada didekat nya. Aura yang keluar dari dalam pun tampak sangat mengintimidasi dan menekan pergerakan mereka.
Disisi lain, Xian san dan Cang yuan kewalahan berlari untuk mengikuti langkah Yang feng yang begitu cepat.
'brukk..
"Aduhh.."
Teriak Cang yuan yang menabrak tubuh Yang feng dari belakang, karena Yang feng menghentikan langkah nya dengan tiba tiba.
"Kenapa kau berhenti dengan tiba tiba..?" Dengus Cang yuan sambil menahan sakit..
"Makanya kau perhatikan jalan mu. Biasakan kakimu dalam posisi siap di pedal rem.." kata Yang feng tanpa melihat kebelakang, ia terus menatap ke depan yang membuat nya berhenti mendadak..
"Pedal rem kepalamu..apa kau pikir aku sedang mengendarai.!?" Gerutu Cang yuan kesal..
Xia san yang melihat Cang yuan tertegun sesaat, lalu tertawa terbahak bahak.
"Apa yang kau lakukan saudari Yuan.!? Apakah rem mu sedang blong..? Ha..ha.." tanya Xian san dengan tertawa..
Kedua pipi Cang yuan menggelembung merah menatap punggung Yang feng. ia merasa kesal terhadap mereka berdua, Terutama pada Yang feng yang seolah merasa tida bersalah dan tak mau bertanggung jawab.
"Lihat disana.." kata Yang feng kemudian. Ia menunjuk ke suatu tempat..
__ADS_1
Xian san dan Cang yuan pun ikut melihat kearah yang ditunjuk oleh Yang feng.
"Apa yang mereka lakukan disana.!? Mengapa semua murid berkumpul disana..?" Tanya Xian san..